Palembang, April 2026 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan riset terapan dan inovasi dengan berpartisipasi dalam kegiatan Kick-Off Program Bestari Saintek yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada tanggal 28–29 April 2026 di Jakarta.
Continue readingTag Archives: penelitian
Tim Peneliti Polsri Gelar Dialog Publik ChannaSense 2025: Perkuat Ekosistem Inovasi Budidaya Ikan Gabus di Sumatera Selatan
Palembang, 19 November 2025 — Politeknik Negeri Sriwijaya melalui Tim Penelitian Program Perdikari 2025 menyelenggarakan Dialog Publik ChannaSense 2025 di Hotel Beston Palembang. Kegiatan ini dirancang untuk mempertemukan pemangku kepentingan lintas sektor dalam membahas inovasi teknologi dan peluang bisnis budidaya ikan gabus di Sumatera Selatan.
Acara turut dihadiri oleh Wakil Direktur Bidang Akademik, Dr. Yusri, M.Pd, dan Wakil Direktur Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi, Dr. Irma Salamah, S.T., M.T.I., yang memberikan dukungan penuh terhadap riset dan kolaborasi inovatif yang dikembangkan Polsri.

Pemaparan penelitian disampaikan oleh Ketua Peneliti, Dr. Nyayu Latifah Husni, S.T., M.T., yang menjelaskan perkembangan riset ChannaSense—teknologi berbasis Internet of Things (IoT) untuk membantu pembudidaya dalam mengontrol kualitas air, suhu, pH, dan sistem pompa secara otomatis, sehingga mampu menekan kerugian dan meningkatkan produktivitas.
Sebagai narasumber utama, Muhammad Hafizh dari Samsara – PT Karya Muda Berdampak memberikan perspektif ekosistem bisnis dan penguatan UMKM. Sementara itu, panelis dari Dinas Perikanan dan Kelautan Sumsel, Dinas Koperasi dan UKM Sumsel, Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang, Bank Indonesia Sumsel, Universitas Sriwijaya, serta Politeknik Negeri Sriwijaya turut membahas potensi ikan gabus dari sektor pangan, farmasi, hingga peluang hilirisasi berbasis teknologi.
Mitra budidaya seperti Kandang Om Bobby dan SMK Indralaya Selatan juga berbagi pengalaman dan kebutuhan lapangan, termasuk tantangan mortalitas benih, kualitas air, dan akses terhadap teknologi.
Acara dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) untuk menyusun Business Model Canvas, membahas rantai nilai industri gabus dari hulu hingga hilir, akses pembiayaan, legalitas usaha, dan strategi pemasaran berkelanjutan.
Dialog ditutup dengan penyampaian rekomendasi yang akan menjadi dasar pengembangan roadmap kolaborasi teknologi dan bisnis di bidang perikanan. Polsri menegaskan komitmennya untuk terus membangun inovasi serta memperkuat ekosistem kemitraan demi memajukan sektor perikanan berbasis teknologi di Sumatera Selatan.



