Politeknik Negeri Sriwijaya Gelar FGD Revitalisasi TEFA untuk Penguatan Olahan Kopi dan Tata Kelola Kemitraan Strategis

Palembang, Desember 2025 – Politeknik Negeri Sriwijaya kembali melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Program Revitalisasi Perguruan Tinggi Vokasi Tahun 2025 yang mengusung tema “Penyusunan Revitalisasi TEFA untuk Meningkatkan Olahan Kopi dan Tata Kelola Kemitraan Strategis yang Berdampak.” Kegiatan ini merupakan langkah strategis jurusan Rekayasa Teknologi Budidaya Perkebunan (RTBP) dalam memperkuat Teaching Factory (TEFA) berbasis komoditas unggulan daerah, khususnya kopi.

FGD dibuka secara resmi oleh Ketua Jurusan RTBP, Bapak Robert, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Beliau menekankan bahwa TEFA bukan hanya laboratorium produksi, tetapi juga ekosistem pembelajaran riil yang harus mampu menjawab kebutuhan industri dan pengembangan potensi daerah.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Task Force Revitalisasi, Marta Aznury, yang menjelaskan bahwa revitalisasi TEFA tahun 2025 difokuskan pada peningkatan sistem produksi, standarisasi kualitas olahan kopi, serta penguatan jejaring kemitraan strategis yang berorientasi pada keberlanjutan dan dampak ekonomi.

FGD menghadirkan dua narasumber utama yang kompeten di bidangnya. Narasumber pertama, Bapak Anjas Hariansyah, S.P., Kepala Bidang Produksi Tanaman Perkebunan, Dinas Pertanian Kota Pagar Alam, menyampaikan materi bertajuk “Kebijakan dan Regulasi Pemerintah terkait Budidaya Kopi di Pagar Alam.” Beliau memaparkan arah kebijakan pemerintah daerah terhadap pengembangan budidaya kopi, regulasi yang mendukung peningkatan produktivitas, serta peluang kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah dan petani lokal.

Narasumber kedua, Ibu Novia Anggita, S.P., Founder PT Agri Ekspor Indonesia (AKOR), membawakan materi “Tata Kelola Kemitraan dan Strategi Ekspor Kopi di Pagar Alam.” Dalam paparannya, beliau menjelaskan bagaimana manajemen rantai pasok, kemitraan yang sehat, dan pemenuhan standar ekspor menjadi kunci bagi produk kopi Pagar Alam untuk menembus pasar internasional. Beliau juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi vokasi dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan inovatif untuk mendukung industri kopi nasional.

Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan Politeknik Negeri Sriwijaya mampu menyusun model revitalisasi TEFA yang lebih relevan, adaptif, dan berdampak bagi pengembangan UMKM kopi, peningkatan kualitas produk, serta perluasan kemitraan strategis dengan industri. Hasil diskusi akan menjadi dasar penyusunan roadmap TEFA yang terukur dan berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara pemateri, dosen, mahasiswa, dan mitra industri, yang menghasilkan berbagai rekomendasi penting terkait peningkatan kualitas pembelajaran vokasi dan penguatan ekosistem hilirisasi produk kopi.

Politeknik Negeri Sriwijaya Selenggarakan Rapat Kerja 2025 untuk Penguatan Tata Kelola dan Finalisasi Perencanaan Tahun 2026

Palembang, Desember 2025 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025 sebagai agenda tahunan yang bertujuan memperkuat perencanaan strategis, mengevaluasi capaian program, serta memfinalisasi anggaran tahun 2026 berbasis Sistem Informasi Keuangan (SIMKEU). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan institusi, para ketua jurusan, ketua program studi, dan perwakilan unit-unit pelaksana di lingkungan Polsri.

Raker dibuka oleh Direktur Polsri, Ir. Irawan Rusnadi, M.T., setelah sambutan awal dari Ketua Panitia Raker, Drs. Zakaria, M.Pd. Agenda pembukaan juga diisi dengan penampilan tari tradisional serta sesi foto bersama seluruh peserta.

Pada hari pertama, peserta mengikuti paparan mengenai Rencana Strategis (RENSTRA) dan penilaian SAKIP oleh M. Anthony Fauzi, S.Kom., dilanjutkan sesi Leaders Talks dengan menghadirkan Dr. RD. Kusumanto, M.T.; Dr. Ing. Ahmad Taqwa, M.T.; Ir. Irawan Rusnadi, M.T.; serta Prof. Dr. Ir. Leila Kalsum, M.T. Sesi ini menekankan penyelarasan strategi dan anggaran institusi yang lebih sistematis, terstruktur, dan berbasis data.

Selanjutnya, wakil direktur dari seluruh bidang memberikan arahan dan evaluasi capaian program tahun berjalan, antara lain Bidang Akademik, Bidang Perencanaan dan Keuangan, Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, serta Bidang Kerja Sama, Humas, dan Sistem Informasi. Pemaparan capaian P3M, PPMPP, serta sosialisasi terkait SPI turut menjadi agenda penting.

Pada hari kedua, Raker berfokus pada paparan teknis perencanaan dan penganggaran BLU oleh Dr. Yulindasari, S.T., M.Eng beserta tim, disusul laporan evaluasi dan usulan program dari seluruh jurusan dan unit kerja. Sesi ini menjadi ruang pemantapan sinergi antarunit dalam mendukung target institusi menuju peningkatan layanan pendidikan dan riset terapan.

Hari ketiga ditujukan untuk finalisasi anggaran berbasis aplikasi SIMKEU, termasuk penyelarasan Rencana Kinerja Direktur, penyusunan tindak lanjut PICA, serta sinkronisasi anggaran 2026 bersama tim perumus dan tim pengembangan sistem. Kegiatan ditutup dengan materi Character Building oleh Rama Sugandhi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, serta sesi Fun Game sebagai penguatan kolaborasi antar peserta.

Rapat Kerja Polsri 2025 diakhiri dengan penyerahan dokumen hasil perumusan kepada Direktur Polsri, disaksikan seluruh peserta, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan institusi yang unggul, responsif, dan berdaya saing tinggi.

Polsri Hadiri Kunjungan Industri ke Omron Manufacturing of Indonesia

Palembang, November 2025 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) turut berpartisipasi dalam kegiatan Kunjungan Industri yang diselenggarakan oleh PT Omron Electronics Indonesia bekerja sama dengan Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia (FDPNI). Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 27 November 2025 tersebut bertempat di Omron Manufacturing of Indonesia (OMI), Kawasan EJIP Plot 5C, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Continue reading