Palembang, Februari 2026 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menyelenggarakan Kuliah Umum Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bekerja sama dengan PT Surveyor Indonesia Cabang Palembang pada hari Senin, 02 Februari 2026, yang bertempat di Aula KPA Politeknik Negeri Sriwijaya. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan sebagai bagian dari penguatan kompetensi dan kesiapan lulusan dalam menghadapi dunia kerja dan industri.
Kegiatan kuliah umum diawali dengan kata sambutan Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya, Bpk Ir. Irawan Rusnadi, M.T., yang menekankan pentingnya pemahaman keselamatan dan kesehatan kerja sebagai kompetensi fundamental bagi mahasiswa polsri. Menurutnya, penerapan K3 tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga pembentukan sikap kerja profesional, displin, dan bertanggung jawab di lingkungan industri.


Sambutan selanjutnya disampaikan oleh General Manager PT Surveyor Indonesia (Persero) Cabang Palembang, Bpk Wahyu, yang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dengan Polsri dalam pelaksanaan kuliah umum ini. Ia menegaskan bahwa penerapan K3 tidak hanya menjadi kewajiban regulatif, tetapi juga budaya kerja yang harus dibangun secara konsisten untuk menciptakan lingkunagn kerja yang produktif dan berkelanjutan.
Kuliah umum ini juga turut dihadiri oleh Wakil Direktur III Polsri, Bpk Ir. Dicky Seprianto, S.T., M.T., IPM, dan Wakil Direktur IV Polri, Ibu Dr. Irma Salamaj, S.T., M.T., serta para Ketua Jurusan di lingkungan Politeknik Negeri Sriwijaya, sebagai bentuk dukungan pimpinan terhadap sinergi antara pendidikan dan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Pemaran materi kuliah umum disampaikan oleh Ibu Iswarina Sakura Fatri, dengan topik Pengenalan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3. Materi mencakup konsep dasar SMK3, tujuan dan manfaat penerapannya, tahapan implementasi SMK3 di perusahaan, serta peran tenaga kerja dan lulusan vokasi dalam mendukung keberhasilan penerapan sistem tersebut di lingkungan kerja.


Kegiatan ini berlangsung secara interaktid melalui sesi diskusi dan tanya jawab mendapatkan antusiasme tinggi dari para mahasiswa. Melalui kuliah umum ini, mahasiswa memperoleh pemahaman komprehensif mengenai pentingnya penerapan SMK3 sebagai bagian dari budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Sriwijaya terus menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas lulusan yang tidak hanya unggul secara kompetensi teknis, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap aspek keselamatan dan kesehatan kerja sesuai dengan standar dan regulasi nasional.


