Polsri Berpartisipasi Aktif dalam Kick-Off Program Bestari Saintek 2026

Palembang, April 2026 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan riset terapan dan inovasi dengan berpartisipasi dalam kegiatan Kick-Off Program Bestari Saintek yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada tanggal 28–29 April 2026 di Jakarta.

Program Bestari Saintek merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem pemanfaatan sains dan teknologi melalui pendekatan riset yang berorientasi pada dampak (impact-driven research). Program ini juga dirancang untuk meningkatkan kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, industri, serta pemangku kepentingan lainnya dalam rangka mempercepat hilirisasi hasil penelitian dan inovasi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembekalan (coaching) pada Selasa, 28 April 2026 yang diperuntukkan bagi para ketua tim peneliti penerima program. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pemantapan terkait substansi program, mekanisme kontrak, serta pengelolaan administrasi dan pendanaan riset. Selain itu, peserta juga mengikuti sesi konsultasi teknis bersama fasilitator dan tim pakar guna memastikan kesiapan pelaksanaan program secara optimal.

Selanjutnya, pada Rabu, 29 April 2026 dilaksanakan kegiatan penandatanganan kontrak Program Bestari Saintek yang berlangsung di Auditorium Graha Diktisaintek, Jakarta. Kegiatan ini turut dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi penerima program, pejabat di lingkungan kementerian, serta mitra terkait. Selain penandatanganan kontrak, kegiatan juga diisi dengan seremoni peluncuran program, kunjungan poster hasil riset, serta sesi business matching yang mempertemukan perguruan tinggi dengan mitra industri untuk menjajaki peluang kolaborasi dan implementasi hasil penelitian.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Polsri, Ir. Irawan Rusnadi, M.T, hadir sebagai perwakilan pimpinan perguruan tinggi. Kehadiran ini menunjukkan dukungan penuh institusi terhadap pelaksanaan program nasional yang berorientasi pada peningkatan kualitas dan kebermanfaatan riset.

Polsri juga berkontribusi melalui keterlibatan salah satu penelitinya, Dr. Nyayu Latifah Husni, S.T., M.T, yang dipercaya sebagai Ketua Tim dalam Program Bestari Saintek. Adapun judul penelitian yang diusung adalah “Living Lab Sekanak Connect di Kawasan 27 Ilir Palembang sebagai Model Pengelolaan Sungai Perkotaan Berbasis Komunitas dan Teknologi”.

Penelitian ini mengangkat pendekatan living lab yang mengedepankan kolaborasi multipihak dalam pengelolaan sungai perkotaan. Fokus utama kegiatan meliputi penguatan peran masyarakat dalam menjaga ekosistem sungai, pemanfaatan teknologi untuk monitoring dan pengelolaan lingkungan, serta pengembangan model pengelolaan yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain. Kawasan Sekanak di Palembang dipilih sebagai lokasi implementasi karena memiliki potensi strategis sekaligus tantangan dalam pengelolaan lingkungan perkotaan.

Keikutsertaan Polsri dalam Program Bestari Saintek menjadi langkah konkret dalam mendukung agenda pembangunan nasional berbasis inovasi. Melalui program ini, Polsri diharapkan mampu memperkuat kapasitas riset terapan, meningkatkan kualitas kolaborasi lintas sektor, serta menghasilkan solusi inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Partisipasi ini juga sejalan dengan peran Polsri sebagai institusi pendidikan vokasi yang berorientasi pada praktik dan solusi nyata, khususnya dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di tingkat lokal maupun nasional. Dengan keterlibatan aktif dalam program ini, Polsri terus berupaya menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem riset dan inovasi yang berkelanjutan di Indonesia.