Palembang, Oktober 2025 — Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) turut menghadiri Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 Tahun 2025 yang diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang pada tanggal 17 Oktober 2025. Pameran bergengsi ini menjadi momentum penting dalam memperingati 40 tahun kemajuan perdagangan Indonesia dan memperkuat posisi bangsa di kancah ekonomi global.
Dengan mengusung tema “Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries”, TEI 2025 menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui inovasi dan kemitraan global. Acara ini mempertemukan para pemimpin bisnis internasional, pelaku industri, pengusaha, akademisi, serta pemangku kepentingan strategis dari berbagai negara untuk menjajaki peluang kolaborasi dan investasi lintas sektor.
Rangkaian kegiatan TEI 2025 dibuka dengan Global Talent Forum. Forum ini mengangkat tema “Bridging Industry 4.0 Competency Gaps via University–Enterprise Alliances” dan menghadirkan Mr. Achmad Adhitya, Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia, sebagai pembicara utama. Forum ini menyoroti pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam menyiapkan talenta unggul di era Revolusi Industri 4.0.
Pada sesi sore, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang menjadi simbol penguatan kerja sama internasional di bidang perdagangan, investasi, dan pengembangan SDM berbasis inovasi.
Kehadiran Politeknik Negeri Sriwijaya dalam ajang ini mencerminkan komitmen institusi dalam memperluas jejaring global serta mendukung penguatan peran pendidikan vokasi dalam pembangunan ekonomi nasional. Melalui partisipasi aktif di TEI 2025, Polsri berupaya memperkenalkan potensi pendidikan vokasi Indonesia yang kompetitif dan relevan dengan kebutuhan industri global.
Pameran TEI 2025 juga dihadiri oleh berbagai pembeli dan investor internasional dari negara-negara kredibel, menjadikannya sebagai ajang strategis untuk memperkuat kolaborasi, membuka peluang ekspor, dan meningkatkan citra positif Indonesia sebagai mitra perdagangan yang andal di dunia internasional.






