Politeknik Negeri Sriwijaya Gelar Uji Witness, Perluas Skema Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa

​Palembang, Februari 2026 – Dalam upaya meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja, Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) melalui Unit Penunjang Akademik (UPA) Layanan Unit Kompetensi (LUK) melaksanakan kegiatan Uji Witness Penyesuaian dan Penambahan Ruang Lingkup Skema Baru pada Sabtu, 14 Februari 2026.

​Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB ini dipusatkan di Ruang UPA Layanan Uji Kompetensi serta berbagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) di lingkungan kampus Polsri, Palembang. Uji Witness ini merupakan tahap final dalam rangkaian proses legalisasi skema baru setelah sebelumnya melewati tahap pengajuan, verifikasi, dan full assessment.

​Sebanyak 19 skema sertifikasi baru dari berbagai jurusan, seperti Teknik Mesin, Teknik Sipil, Administrasi Bisnis, hingga Bahasa & Pariwisata, diujikan dalam agenda ini. Beberapa di antaranya meliputi skema Digital Marketing, Editor Video, hingga Estimator Biaya Konstruksi. Kehadiran skema-skema baru ini bertujuan memberikan lebih banyak pilihan bagi mahasiswa untuk memperoleh sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional sesuai bidang keahliannya.

​Proses uji kompetensi ini disaksikan dan diamati langsung oleh tim Master Asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Kompetensi (BNSP), yakni Silvia Wahyuni Harahap (Lead Asesor) dan Hendriyan Matheus. Tim BNSP melakukan pemeriksaan dokumen, memantau jalannya asesmen di lapangan, serta mengevaluasi interaksi antara asesor dan peserta untuk memastikan seluruh proses sesuai dengan standar nasional.

​Wakil Direktur I Politeknik Negeri Sriwijaya dalam sambutannya menegaskan bahwa penambahan ruang lingkup ini sangat krusial bagi program studi yang sebelumnya belum memiliki skema sertifikasi kompetensi mandiri. Jika dinyatakan lolos, LSP Politeknik Negeri Sriwijaya secara resmi dapat menggunakan 19 skema tersebut untuk menguji mahasiswa maupun calon alumni, sehingga mereka memiliki bukti kompetensi yang sah saat memasuki dunia industri.