Politeknik Negeri Sriwijaya Gelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Asesor untuk Perkuat Kualitas Sertifikasi Profesi

Palembang, April 2026 — Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Uji Kompetensi Asesor Kompetensi (ASKOM). Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 20 hingga 24 April 2026, bertempat di Hotel Batiqa Palembang.

Pelatihan ASKOM ini bertujuan untuk mempersiapkan tenaga asesor yang kompeten, profesional, serta mampu melaksanakan asesmen kompetensi secara objektif dan sesuai dengan standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Hal ini menjadi langkah strategis dalam menjaga mutu sertifikasi profesi serta mendukung pengakuan kompetensi tenaga kerja baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sebanyak 48 peserta yang merupakan perwakilan dosen dari 10 jurusan di lingkungan Polsri mengikuti kegiatan ini. Para peserta dibagi ke dalam dua kelas dan sebelumnya telah melalui proses internalisasi sebagai tahap awal persiapan. Kegiatan ini juga menghadirkan para Master Asesor BNSP yang berpengalaman sebagai pengajar dan penguji, sehingga kualitas pelatihan dapat terjamin secara profesional dan terstandar.

Selama pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan materi terkait prinsip, prosedur, serta regulasi asesmen kompetensi. Selain itu, peserta juga dilatih dalam menyusun perangkat asesmen, instrumen penilaian, serta pengelolaan Tempat Uji Kompetensi (TUK). Tidak hanya teori, peserta juga mengikuti praktik dan simulasi asesmen hingga akhirnya menjalani ujian kompetensi pada hari terakhir kegiatan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur I Polsri, Dr. Yusri., M.Pd, yang menekankan pentingnya peningkatan jumlah asesor kompeten di lingkungan kampus. Hal ini sejalan dengan kebutuhan institusi dalam mendukung berbagai skema sertifikasi yang terus berkembang di setiap jurusan.

Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Meskipun terdapat satu peserta yang mengundurkan diri pada hari kedua, secara keseluruhan kegiatan tetap berlangsung optimal dengan partisipasi aktif dari para peserta.

Melalui kegiatan ini, Polsri berharap dapat meningkatkan jumlah asesor kompetensi yang aktif dan tersertifikasi, mengingat adanya penurunan jumlah asesor akibat faktor pensiun, masa berlaku sertifikat, serta keterbatasan waktu dari para asesor sebelumnya. Di sisi lain, peningkatan jumlah skema sertifikasi di setiap jurusan menuntut ketersediaan asesor yang memadai dan kompeten.

Dengan terselenggaranya pelatihan dan uji kompetensi ini, Politeknik Negeri Sriwijaya semakin memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan vokasi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga berkontribusi aktif dalam sistem sertifikasi profesi di Indonesia.