Pelatihan Digital Branding dan Desain Kemasan, UMKM Palembang Siap Bersaing di Era Society 5.0

Palembang – Seiring perkembangan teknologi digital, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dituntut untuk mampu beradaptasi dengan strategi pemasaran modern. Hal inilah yang mendorong tim dosen dari beberapa perguruan tinggi di Palembang menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa Pelatihan Digital Branding dan Desain Kemasan Inovatif untuk Peningkatan Daya Saing UMKM di Era Society 5.0.

Kegiatan ini menggandeng UMKM Kemplang Bakar Harun, produsen camilan khas Palembang berbahan dasar ikan tenggiri yang cukup populer di kalangan wisatawan. Meski produknya digemari, usaha ini masih menghadapi kendala dalam desain kemasan yang sederhana dan strategi pemasaran yang terbatas.

“Kami ingin membantu UMKM lokal agar lebih siap menghadapi era digital. Tidak hanya memperbaiki tampilan produk, tetapi juga mengajarkan bagaimana memanfaatkan media sosial, marketplace, hingga branding digital,” ujar Dr. Delta Khairunnisa, S.E., M.Si selaku ketua tim pelaksana.

Program pengabdian ini dilaksanakan melalui beberapa tahap, mulai dari sosialisasi, pelatihan penyusunan SOP produksi, pelatihan desain kemasan, hingga pendampingan pemanfaatan media sosial. Salah satu inovasi yang diterapkan adalah penggunaan QR Code pada kemasan untuk memperkuat identitas merek sekaligus memudahkan konsumen dalam mengakses informasi Produk.

Selain itu, tim juga melakukan evaluasi berkala untuk memastikan strategi pemasaran digital dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM mitra mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, dan meningkatkan interaksi penjualan secara digital. Targetnya, UMKM dapat mengalami peningkatan pasar hingga 25–40 persen dalam jangka menengah.

“Digitalisasi ini bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan. Dengan kemasan yang lebih informatif dan promosi yang tepat, UMKM bisa lebih percaya diri bersaing, bahkan menembus pasar yang lebih luas,” tambah Arabiatul Adawiyah, S.Kom., M.Kom, salah satu anggota tim.

Pemilik usaha Kemplang Bakar Harun mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Menurutnya, pelatihan digital branding dan desain kemasan membuka wawasan baru tentang pentingnya tampilan produk dan promosi digital.

“Selama ini kami hanya menjual dengan cara biasa dan mengandalkan pembeli yang datang langsung. Dengan pelatihan ini, saya jadi paham bagaimana kemasan bisa membuat produk lebih menarik, dan bagaimana media sosial bisa menjangkau pembeli dari luar Palembang. Saya merasa lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha ini,” ungkap Harun, pemilik UMKM mitra.

Program ini juga menghasilkan luaran berupa desain kemasan baru, SOP produksi tertulis, konten promosi digital, hingga publikasi artikel ilmiah. Tidak hanya itu, pengalaman pendampingan ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan UMKM lain di Kota Palembang dalam menghadapi tantangan era Society 5.0.

Dengan sentuhan inovasi digital dan kreativitas kemasan, Kemplang Bakar Harun diharapkan tidak hanya menjadi oleh-oleh khas Palembang, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas di masa depan.