Palembang, 23 Oktober 2025 – Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Polsri melalui Taskforce Penguatan Pembelajaran dan Riset menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Proyek Pembelajaran dan Strategi RIset Berdampak yang berlangsung pada hari Kamis, 23 Oktober 2025 di Ballroom Hotel Wyndham Palembang. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa dosen dan mahasiswa dari berbagai jurusan di lingkungan polsri.
Kegiatan FGD dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja sama Dr. Irma Salamah, S.T., M.TI., Kegiatan ini merupakan langkah strategi Polsri dalam memperkuat kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan dunia industri guna menciptakan riset yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong integrasi antara proyek pembelajaran dan kebutuhan industri agar mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang kontekstual, aplikatif, dan relevan dengan perkembangan dunia kerja.
FGD ini dipimpin oleh Ketua Taskforce Penguatan Pembelajaran dan Riset, Dr. Martha Aznury, M.Si., yang berperan dalam mengarahkan diskusi dan penyusunan strategi proyek pembelajaran. Kegiatan ini menjadi wadah kolaboratif bagi dosen dan mahasiswa untuk merancang proyek pembelajaran yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga berbasis solusi dan keberlanjutan.
Melalui forum ini, diharapkan lahir ide-ide inovatif yang dapat menghubungkan kegiatan belajar dengan praktik industri, sekaligus memperkuat kontribusi riset terhadap pembangunan masyarakat dan pengembangan teknologi terapan.
Sebagai narasumber utama, Polsri menghadirkan Eko Purnomowidi, seorang profesional di bidang Specialty Green Coffee yang dikenal sebagai pelaku dan penggerak industri kopi nasional. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan berbagai strategi dalam membangun citra baru kopi hijau (green coffee origin) Indonesia di pasar global.
Materi yang dibahas menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan pelaku industri dalam memahami rantai nilai industri dari hulu ke hilir, serta menjadikan riset dan pembelajaran sebagai sarana untuk menciptakan inovasi berkelanjutan dan peningkatan daya saing produk lokal.
Melalui pelaksanaan FGD ini, Polsri berharap dosen dan mahasiswa semakin terdorong untuk mengembangkan proyek pembelajaran dan penelitian yang aplikatif, berdampak sosial, serta relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Polsri dalam mewujudkan pendidikan vokasi yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada inovasi, sejalan dengan visi Polsri menuju Indonesia Emas 2045.



