Kolaborasi Polsri dan Pertamina Geothermal Energy Lumut Balai Kembangkan Potensi Brine Water

Muara Enim – Upaya mendorong inovasi di sektor energi terbarukan terus diperkuat melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) bekerja sama dengan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Lumut Balai dalam mengkaji potensi pemanfaatan brine water, limbah cair dari proses pembangkitan listrik panas bumi.

Kolaborasi ini menitikberatkan pada pemanfaatan brine yang selama ini belum dioptimalkan secara maksimal. Padahal, limbah cair tersebut mengandung sejumlah mineral bernilai ekonomi tinggi, seperti silika, litium, dan boron, yang berpotensi dikembangkan menjadi bahan baku industri.

Dalam kegiatan ini, tim dari Polsri melakukan pengkajian teknis melalui pendekatan rekayasa kimia untuk mengekstraksi kandungan mineral dari brine. Proses tersebut diharapkan mampu menghasilkan material turunan yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai sektor, mulai dari industri material hingga teknologi energi bersih.

Tidak hanya berfokus pada aspek penelitian, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa. Mereka mendapatkan kesempatan untuk memahami proses industri panas bumi secara menyeluruh, mulai dari produksi energi hingga pengelolaan limbahnya.

Di sisi lain, Pertamina Geothermal Energy Area Lumut Balai merupakan bagian penting dari pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia. Kawasan ini terus dikembangkan guna meningkatkan kapasitas pembangkit listrik ramah lingkungan yang berkontribusi pada kebutuhan energi nasional.

Melalui sinergi ini, kedua pihak berupaya menghadirkan solusi inovatif yang tidak hanya berorientasi pada produksi energi, tetapi juga pada pengelolaan limbah yang lebih bernilai guna. Pemanfaatan brine menjadi produk turunan dinilai sejalan dengan konsep ekonomi sirkular, yang menekankan efisiensi sumber daya dan keberlanjutan lingkungan.

Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat berkembang lebih luas, tidak hanya dalam penelitian, tetapi juga pada tahap hilirisasi produk dan implementasi teknologi di lapangan. Dengan demikian, kerja sama antara Polsri dan industri diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan energi masa depan.