Palembang, 11 Juli 2025 — Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri), Juanda Syahputra, kembali mengharumkan nama institusi dengan meraih Juara 1 Mahasiswa Berprestasi LLDIKTI Wilayah II Tahun 2025 untuk kategori Diploma. Prestasi ini sekaligus mempertahankan tren kemenangan Polsri sejak tahun 2022 hingga saat ini.
Ajang bergengsi ini dibuka langsung oleh Ketua LLDIKTI Wilayah II, Prof. Dr. Ishak, M.Si., dan dihadiri oleh berbagai pimpinan perguruan tinggi se-wilayah LLDIKTI II. Pimpinan Perguruan Tinggi Polsri turut hadir Direktur yang diwakili oleh Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Dicky Seprianto, S.T., M.T., IPM.
Turut hadir dalam acara tersebut, Koordinator Urusan Pengembangan Karir, Penalaran, dan Minat Bakat, M Arief Rahman, S.E., M.M., yang mewakili Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Polsri. Para dosen pembimbing yang diwakili oleh Dr. Yuniar, S.T., M.Si., Desloehal Djumrianti, S.E., MIS., Ph.D., dan Beni Wijaya, S.Pd., M.Pd., yang turut mendampingi proses pengembangan kompetensinya.
Juan merupakan mahasiwa teknik sipil yang menerima beasiswa KIP dan pernah mengenyam pendidikan di Kanada sebagai IISMA awardee tahun 2024 serta mencetak sejarah pertama bagi Polsri di kompetisi debat nasional dengan meraih medali emas pertama pada ajang Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) tahun 2023. Rangkaian capaian unggulan yang telah diraih dapat Juan tuangkan dalam bentuk karya publikasi yaitu buku berjudul “Jembatan Asa Juanda: Kisah Beasiswa di Kanada”, yang mengisahkan perjuangan dan inspirasi dalam meraih beasiswa di tengah keterbatasan. Karya ini mendapat apresiasi tinggi karena dinilai inspiratif dan berdampak bagi sesama mahasiswa.
Dengan kemenangan ini, Juanda akan mewakili LLDIKTI Wilayah II dalam ajang Mahasiswa Berprestasi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Capaian ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi mahasiswa Polsri lainnya untuk terus mengukir prestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik (Arief).





