Channa Sense Hadir di Pameran Teknologi Job Fair Sriwijaya Post – Dinas Tenaga Kerja Palembang

Palembang, 22 Juli 2025 – Inovasi teknologi pemantauan dan pengendalian lingkungan Channa Sense turut ambil bagian dalam Pameran Teknologi dalam rangka Job Fair 2025 yang diselenggarakan oleh Sriwijaya Post – Tribun Sumsel bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang. Acara berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu, 22–23 Juli 2025, bertempat di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, pukul 08.00 – 16.00 WIB.

Keikutsertaan Channa Sense dalam kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi penelitian bertajuk “Inovasi Pemantau dan Kendali Lingkungan Channa Sense untuk Pemijahan Ikan Gabus Sumsel”, yang masuk dalam Program Berdikari 2025. Program ini digagas untuk mendukung kemandirian teknologi dan penguatan sektor unggulan daerah, khususnya ikan gabus, yang menjadi komoditas penting dan bahan baku khas kuliner Palembang seperti pempek, model, dan tekwan.

Channa Sense dikembangkan sebagai solusi berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memantau dan mengendalikan kualitas air pada fase pemijahan dan pembesaran burayak ikan gabus usia 0–14 hari secara otomatis dan real-time. Sistem ini dilengkapi dengan sensor pH, suhu, oksigen terlarut (DO), kekeruhan, serta aktuator seperti pompa dan katup otomatis yang dikendalikan secara digital melalui antarmuka yang ramah pengguna.

Kegiatan Job Fair ini tak hanya menjadi ajang rekrutmen tenaga kerja, tetapi juga menampilkan beragam inovasi teknologi lokal. Channa Sense tampil bersama berbagai inovasi dari kampus, startup, dan pelaku industri kreatif lainnya. Antusiasme pengunjung cukup tinggi, khususnya dari kalangan pelajar, mahasiswa, serta pelaku usaha di bidang perikanan dan pertanian.

Menurut Dr. Nyayu Latifah Husni, dosen Politeknik Negeri Sriwijaya sekaligus inisiator Channa Sense, partisipasi dalam pameran ini merupakan langkah penting untuk memperkenalkan teknologi tepat guna yang bisa diadopsi oleh petani ikan gabus secara luas, terutama di wilayah Sumatera Selatan. “Dengan adanya teknologi ini, kami berharap tingkat keberhasilan pemijahan ikan gabus bisa meningkat, sekaligus mendorong efisiensi biaya dan waktu dalam budidaya,” ujarnya.

Lebih dari sekadar inovasi teknologi, Channa Sense hadir sebagai solusi nyata yang mempermudah proses budidaya dan meningkatkan tingkat keberhasilan pemijahan ikan gabus. Dengan sistem pemantauan dan pengendalian kualitas air yang terintegrasi secara otomatis, teknologi ini membuat proses budidaya ikan gabus menjadi lebih efisien, akurat, dan dapat dilakukan oleh lebih banyak kalangan, termasuk generasi muda.

Kemudahan dan efisiensi ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk terjun menjadi petani ikan gabus, sehingga mendorong tumbuhnya ekosistem perikanan air tawar yang lebih luas di Sumatera Selatan. Seiring dengan meningkatnya jumlah pembudidaya, maka produksi ikan gabus pun akan meningkat, menjadikan pasokan bahan baku utama kuliner khas Palembang—seperti pempek, model, dan tekwan—lebih mudah diperoleh dan lebih terjangkau di pasaran.

Dengan demikian, Channa Sense bukan hanya mendorong inovasi di sektor teknologi, tetapi juga berperan strategis dalam mendukung ketahanan pangan lokal dan pertumbuhan ekonomi berbasis komoditas unggulan daerah.

Melalui ajang ini, tim Channa Sense juga menjajaki peluang kolaborasi dengan mitra industri, pemerintah, dan institusi pendidikan dalam rangka hilirisasi produk teknologi ke sektor riil, serta penguatan ekosistem inovasi lokal.

Pameran ini menjadi bagian dari strategi Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang untuk memadukan aspek ketenagakerjaan dengan pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi. Melalui kolaborasi dengan media massa dan sektor pendidikan, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan sinergi positif antara dunia usaha, dunia industri, dan dunia pendidikan (DUDI), sekaligus membuka jalan bagi generasi muda untuk terlibat dalam teknologi berbasis solusi lokal.