Polsri Lakukan Tes Narkoba Untuk 3000 Mahasiswa Baru

Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) setiap tahun melakukan tes narkoba bagi mahasiswa baru, dengan tujuan agar di kampus Polsri bebas narkoba, pelaksanaan tes ini bekerja sama dengan Polda Sumsel dan Rumah Sakit Bayangkara Palembang. Tes yang dilakukan pada tanggal 23 – 25 November 2021 ini lebih kurang 3000 mahasiswa baru. Tes narkoba ini dibagi dalam beberapa kelompok hari pertama kelompok satu,  Gedung Pendidikan Jurusan Teknik Kimia, Kelompok 2  Jurusan Teknik Sipil dan kelompok 3 Jurusan Teknik Mesin, hari kedua Kelompok satu Jurusan Teknik Elektro, Kelompok dua Administrasi Bisnis dan kelompok tiga Jurusan Akuntansi, hari ketiga Kelompok satu Jurusan Teknik Komputer, dan Manajemen Informatika, Kelompok dua Jurusan Bahasa Inggris.

Wakil Direktur bidang Kemahasiswaan Ahmad Zamheri mengatakan, jika mahasiswa dinyatakan positif pengguna narkoba maka orang tua/wali mahasiswa tersebut akan dipanggil secara resmi dan di beri waktu lebih kurang 3 bulan untuk pembinaan, kemudian dilakukan tes ulang yang jadwalnya ditentukan oleh Polsri, jika mahasiswa tersebut masih dinyatakan positif maka akan di tindak tegas sesuai dengan peraturan Direktur Polsri.

Pada saat tes jika ada mahasiswa yang tidak hadir/izin yang bersangkutan wajib mengikuti tes susulan yang dilakukan di rumah sakit Bayangkara Palembang dengan biaya tes dibebankan pada mahasiswa yang bersangkutan. Tes narkoba yang dilakukan oleh pihak kampus wajib diikuti oleh setiap mahasiswa baru supaya dilingkungan kampus Polsri bebas dari Narkoba.