Kapolda Sumsel Apresiasi Pelaksanaan Vaksinasi Dosis ke-2 di Polsri

Polsri. 21/10/2021. Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Polsri  bersama DPD KAMSRI (Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya) Sumsel menyelenggarakan vaksinasi untuk mahasiswa. Kegiatan di adakan di Graha Pendidikan Politeknik Negeri Sriwijaya. Pelaksanaan vaksinasi dosis ke-2 Polsri bersama DPD Kamsri di tinjau langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Toni Hermanto dan Beliau mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi di lingkungan kampus Polsri.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Toni Hermanto mengungkapkan bahwa “Untuk Sumsel sekarang 36% di lihat dari vaksin yang diberikan dan dipakai, dari total 100 ribu vaksin sudah 36 ribu vaksin yang sudah diberikan. Untuk di wilayah sumsel sangat di organisir dengan sangai baik oleh BEM bersama Unsur Pimpinan Polsri merupakan kolaborasi yang baik”, ungkapnya.

Kapolda Sumsel sebagai satgas provinsi untuk covid mengharapkan 70%, secara gencar melakukan gagasan keroyok vaksin dimana-mana sampai kabupaten kota. Media pun diminta untuk membantu menggelorakan tentang vaksin ini, jangan lengah masalah covid, sosialisasikan masalah vaksinasi, soalisasi masalah protokol kesehatan.Untuk yang sudah vaksin, jangan lengah tetap pakai masker, tetap mematuihi prokes 5M, yang belum ayo daftar, Polda Sumsel akan mensupport terus.

Pada kesempatan lain, wakil direktur bidang kemahasiswaan Politeknik Negeri Sriwijaya, Ahmad Zamheri, mengatakan pada acara vaksin ke-2 ini, “seperti yang diketahui bahwa kita sudah mengadakan vaksin pertama, apa yang kita harapan dari program nasional vaksinasi 70% ini, kita ingin ikut berperan”, ungkapnya. Sementara itu Jamal R. Satria, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Kamsri, mengungkapkan bahwa acara hari ini sukses, apabila peserta nya banyak, besok akan dilanjutkan kembali, vaksinasi ke-2 ini ditargetkan 2000 peserta, hari ini sudah pada angka 1000 an, kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama DPP Kamsri Sumsel dengan pihak Politeknik Negeri Sriwijaya yang telah bekerjasama, karena ini tidak bisa dikerjakan sendiri dalam mendorong percepatan vaksinasi, seperti yang diketahui bersama seperti yang dikatakan Kapolda Sumsel bahwa sumsel harus didorong karena baru 36% dari angka nasional, artinya masih ada 64% orang yang belum divaksin, pada angka aman 70% heard imunity (kekebalan komunal), disumsel diharapkan dari 100 orang pada 1 komunitas, harus 70-80 orang yang divaksin, ini angka yang harus dikejar terus, kami siap bekerjasama dengan organisasi masyarakat lainnya dalam mengejar target