Politeknik Negeri Sriwijaya Terima Kunjungan Edukasi SMA Negeri 2 Keluang

Palembang, Februari 2026 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menerima kunjungan edukasi dari SMA Negeri 2 Keluang pada hari Selasa, 3 Februari 2026, bertempat di Aula KPA Politeknik Negeri Sriwijaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengenalan langsung mengenai pendidikan vokasi dan lingkungan akademik Polsri kepada siswa tingkat sekolah menengah.

Continue reading

Polsri Gelar Kuliah Umum K3 Bersama PT Surveyor Indonesia Cabang Palembang

Palembang, Februari 2026 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menyelenggarakan Kuliah Umum Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bekerja sama dengan PT Surveyor Indonesia Cabang Palembang pada hari Senin, 02 Februari 2026, yang bertempat di Aula KPA Politeknik Negeri Sriwijaya. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan sebagai bagian dari penguatan kompetensi dan kesiapan lulusan dalam menghadapi dunia kerja dan industri.

Continue reading

Polsri Lantik 94 Pengurus Organisasi Kemahasiswaan Periode 2026

Palembang, Januari 2026 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) secara resmi melantik pengurus organisasi kemahasiswaan (Ormawa) periode Tahun 2026 pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Graha Pendidikan Politeknik Negeri Sriwijaya. Kegiatan pelantikan ini menjadi momentum penting dalam keberlanjutan pembinaan kemahasiswaan dan penguatan peran mahasiswa dalam pengembangan institusi.

Continue reading

Kunjungan Edukatif SMA Maitreyawira Palembang ke Polsri

Palembang, 29 Januari 2026 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menerima kunjungan edukatif dari siswa dan guru SMA Maitreyawira Palembang dalam rangka memperkenalkan lingkungan pendidikan vokasi serta peluang studi lanjut di Polsri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polsri dalam memperkuat jejaring pendidikan dan memberikan wawasan sejak dini kepada siswa sekolah menengah atas mengenai pilihan pendidikan tinggi berbasis vokasi.

Continue reading

Polsri Terima Kunjungan Edukasi SMA PGRI 2 Palembang

Palembang, 28 Januari 2026 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menerima kunjungan edukasi dari SMA PGRI 2 Palembang yang berlangsung di kampus Polsri. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Direktur I Polsri, Dr. Yusri, M.Pd., sebagai bentuk komitmen Polsri dalam mendukung pengenalan pendidikan vokasi kepada peserta didik sekolah menengah.

Continue reading

Polsri Hadiri Peluncuran LPI 2025 dan Diseminasi Kebijakan Bank Indonesia Sumatera Selatan

Palembang, Januari 2026 – Politeknik Negeri Sriwjaya (Polsri) turut berpartisipasi dalam kegiatan Peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2025 dan Diseminasi Kebijakan Bank Indonesia serta Kondisi Perekenomian Sumatera Selatan yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (28/1/2026), bertempat di kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Palembang.

Continue reading

Polsri Hadiri Gathering Satker BSI Area Palembang sebagai Penguatan Sinergi Antar Lembaga

Palembang, 27 Januari 2026 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) turut berpartisipasi dalam kegiatan Silaturahmi, Konsolidasi, dan Apreasi Satuan Kerja (Satker) BSI Area Palembang bertajuk “Gathering Satker” yang diselenggarakan oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), yang bertempat di Ballroom Hotel Aston Palembang, Selasa (27/1/2026).

Continue reading

Pelepasan Purna Tugas & Penyerahan SK Pensiun Dosen sertaTenaga Kependidikan Polsri Tahun 2026

Palembang, 27 Januari 2026 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menyelenggarakan kegiatan Pelepasan Purna Tugas dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pensiun bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan Tahun 2026 pada Selasa (27/1/2026), bertempat di Aula KPA Polsri. Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi institusi atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan oleh para purna tugas selama menjalankan tugas di lingkungan Polsri.

Continue reading

Polsri Hadiri Penandatangan Kerja Sama GFA – RESD dan Peluncuran RESD Fase 2

Palembang, Januari 2026 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menghadiri kegiatan Signing of Implementation Arrangement Kerja sama German Federal Foreign Office – Renewable Energy Skills Development (GFA – RESD) sekaligus peluncuran RESD Fase 2, kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026 di Ballroom Mandarin Oriental, Jakarta.

Continue reading

Polsri Mengikuti Evaluasi Kelayakan Proposal PRPTNV Tahun Anggaran 2026

Palembang, Januari 2026 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) mengikuti kegiatan Evaluasi Kelayakan Proposal Program Revitalisasi Perguruan Tinggi Negeri Vokasi (PRPTNV) Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Selasa – Kamis, 13 – 15 Januari 2026, bertempat di Hotel Artotel Gelora Senayan, Jakarta.

Continue reading

Politeknik Negeri Sriwijaya Raih Dua Penghargaan Bergengsi pada Anugerah Diktisaintek 2025

Palembang, Desember 2025 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan bergengsi pada ajang Anugerah Diktisaintek 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Penghargaan pertama diraih pada Kategori Pengabdian Kepada Masyarakat (BIMA Award), dengan subkategori Institusi Perguruan Tinggi Vokasi Klaster Utama dengan Skor Pengabdian Kepada Masyarakat Tertinggi Periode 2022 – 2024, di mana Politeknik Negeri Sriwijaya berhasil meraih predikat Gold Winner.

Selain itu, Polsri juga memperoleh penghargaan pada Anugerah Pendidikan Tinggi Diktisaintek 2025, Kategori Perguruan Tinggi Negeri, dengan subkategori Tingkat Partisipasi Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas dosen serta tenaga kependidikan melalui berbagai program pengembangan yang berkelanjutan.

Pemberian penghargaan ini dihadiri secara langsung oleh Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya, Ir. Irawan Rusnadi, M.T., yang menerima apresiasi tersebut sebagai representasi institusi. Kehadiran pimpinan Polsri pada acara ini menegaskan komitmen kuat manajemen dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan SDM.

Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika Politeknik Negeri Sriwijaya yang secara konsisten mengimplementasikan kegiatan pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat, serta aktif berpartisipasi dalam berbagai program strategis nasional yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Dengan diraihnya dua penghargaan tersebut, Politeknik Negeri Sriwijaya semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi vokasi unggul yang berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat, dunia industri, dan pembangunan nasional, sejalan dengan semangat “Diktisaintek Berdampak.”

PPK ORMAWA UKM MARS POLSRI RAIH JUARA TERBAIK 2 PADA AJANG NASIONAL ABDIDAYA ORMAWA 2025

Palembang, Desember 2025 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya. Tim PPK Ormawa UKM MARS berhasil meraih Penghargaan Terbaik 2 pada ajang Abdidaya Ormawa 2025, sebuah kompetisi nasional bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Kegiatan ini dilaksanakan pada 6 Desember 2025 dan bertempat di Universitas Muhammadiyah Malang sebagai tuan rumah penyelenggara.

Continue reading

Mahasiswa D4 Teknologi Akuakultur Polsri Raih Juara 2 Lomba Inovasi TTG Perikanan Palembang 2025

Palembang, November 2025 – Mahasiswa Program Studi D4 Teknologi Akuakultur Politeknik Negeri Sriwijaya berhasil meraih juara dalam Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diselenggarakan oleh Dinas Perikanan Kota Palembang Tahun 2025. Pada kompetensi yang berlangsung di Angkasa Driving Range & Sky Resto Palembang, Selasa (11/11/2025) tersebut, tim Polsri berhasil meraih Juara 2 melalui inovasi berbasis herbal unggul, yang berjudul “Ekstrak Daun Teratai sebagai Alternatif Pengganti Antibiotik pada Budidaya Ikan”.

Continue reading

Polsri Jalin Kerja Sama dengan Universitas Indo Global Mandiri Palembang

Palembang, November 2025 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) memperluar jaringan kemitaraan institusional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Perjanjian Kerja Sama (PKS), serta Implementation of Agreement (IoA) bersama Universitas Indo Global Mandiri (UIGM). Kegiatan ini berlangsung di Polsri dengan dihadiri pimpinan kedua institusi, Ketua Jurusan di lingkungan Polsri dan perwakilan unit terkait.

Continue reading

Polsri Bekerja Sama dengan Ikatan Alumni Polsri dan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang Selenggarakan Pemberian Kompetensi Tambahan dan Sertifikasi untuk Alumni

Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat jejaring antara dunia pendidikan, alumni dan industri, Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menjalin kolaborasi strategis dengan Ikatan Alumni Polsri (IKA Polsri) serta Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang. Kerja sama ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem pengembangan kompetensi yang berkelanjutan bagi para lulusan, sekaligus memperluas peluang kerja di sektor konstruksi melalui sertifikasi profesi yang diakui secara nasional.

Palembang, November 2025 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) bersama Ikatan Alumni Polsri (IKA Polsri) dan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang menyelenggarakan kegiatan Pemberian Kompetensi Tambahan (PKT) dan Sertifikasi Konstruksi yang berlangsung selama lima hari di Aula KPA Polsri. Kegiatan ini diikuti oleh 175 alumni Polsri dari berbagai program studi yang ingin memperkuat kemampuan profesional di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi Level 5.

Continue reading

BEM Polsri Wakili Kampus dalam Future Leaders Camp 2025 di Padang

Palembang, November 2025 – Prestasi kembali ditorehkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya (BEM Polsri) di kancah nasional. Ketua BEM Polsri, M. Bintang Romadhon, menjadi salah satu delegasi terpilih yang mewakili kampus dalam Future Leaders Camp (FLC) 2025 Regional 2, yang diselenggarakan di Universitas Baiturrahmah, Padang, Sumatera Barat, pada tanggal 5–8 November 2025. Keikutsertaan ini berdasarkan undangan resmi bernomor 4472/B2/DT.01.01/2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

FLC 2025 merupakan program nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan mahasiswa di berbagai perguruan tinggi. Forum ini mempertemukan para pemimpin lembaga kemahasiswaan, aktivis kampus, serta perwakilan mahasiswa berprestasi dari seluruh wilayah Regional 2.

Kegiatan dibuka secara resmi pada Kamis, 6 November 2025, diawali dengan laporan oleh Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T. selaku Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), disusul sambutan dari Rektor Universitas Baiturrahmah, Prof. Dr. Ir. H. Musliar Kasim, M.S.. Pembukaan secara simbolis dilakukan oleh Prof. Khairul Munadi, M.Sc., Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, yang menandai dimulainya rangkaian pembinaan kepemimpinan mahasiswa nasional.

Selama kegiatan, para peserta mendapatkan pembekalan intensif melalui seminar, forum diskusi, dan dialog interaktif yang menghadirkan narasumber nasional. Materi yang dibahas meliputi tema-tema strategis seperti:

• Regenerasi kepemimpinan nasional menuju Indonesia Emas 2045
• Kewirausahaan dan inovasi berorientasi dampak sosial
• Kepemimpinan berbasis nilai, integritas, dan tujuan
• Politik, kebijakan publik, dan ruang partisipasi generasi muda
• Storytelling dan komunikasi publik untuk pengaruh sosial
• Pembangunan nasional, ekonomi, dan keberlanjutan

Selain seminar, kegiatan juga diisi dengan assessment kepemimpinan, ice breaking, networking session, penyusunan hingga presentasi Mini Project yang melatih peserta dalam merumuskan solusi berbasis kolaborasi atas isu-isu sosial dan kepemudaan.

Dalam kegiatan ini, Ketua BEM Polsri aktif berpartisipasi dalam forum diskusi dan kolaborasi lintas kampus. Kehadirannya menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring kepemimpinan mahasiswa sekaligus memperkenalkan karakter BEM Polsri yang adaptif, progresif, dan kolaboratif. Ajang ini juga membuka peluang kemitraan antarperguruan tinggi yang dapat dikembangkan dalam program kerja berikutnya.

Partisipasi BEM Polsri di FLC 2025 menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa Polsri di tingkat nasional. Melalui kegiatan ini, Polsri tidak hanya dikenal unggul dalam bidang vokasi, tetapi juga mampu tampil sebagai katalisator gerakan kepemimpinan muda Indonesia. Pengalaman dan wawasan yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan menjadi program nyata yang berdampak positif bagi seluruh mahasiswa Polsri.

Polsri Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025

Palembang, 10 November 2025 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 di Gedung Graha Pendidikan Polsri dengan Khidmat. Kegiatan ini mengusung tema nasional “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” yang mencerminkan semangat generasi penerus untuk terus meneladani nilai – nilai perjuangan para pahlawan bangsa.

Continue reading

Politeknik Negeri Sriwijaya Hadirkan Inovasi dan Kolaborasi dalam Expo Penelitian dan Pengabdian Masyarakat PNBP 2025

Palembang, 6 November 2025 — Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan inovasi riset dan pengabdian masyarakat melalui penyelenggaraan Expo Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Program PNBP 2025. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 5–6 November 2025, di Graha Pendidikan Polsri ini sukses menarik perhatian sivitas akademika dan mitra eksternal.

Acara dibuka dengan laporan dari Dr. Martha Aznury, M.Si., selaku Ketua Pelaksana sekaligus Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Polsri, dan dilanjutkan dengan sambutan serta pembukaan resmi oleh Direktur Polsri, Ir. Irawan Rusnadi, M.T.. Momen peresmian expo ditandai dengan launching video pembuka yang menandai dimulainya rangkaian kegiatan penuh inspirasi ini.

Sebanyak 200 karya penelitian dan pengabdian masyarakat dari dosen dan mahasiswa Polsri dipamerkan dalam bentuk banner dan stand interaktif. Karya-karya tersebut mencerminkan kontribusi nyata Polsri dalam berbagai bidang, mulai dari teknologi terapan, sains, ekonomi, hingga sosial-humaniora. Melalui kegiatan ini, Polsri berupaya memperkuat sinergi antara kampus, industri, dan masyarakat dalam membangun solusi berbasis riset yang berdampak.

Expo juga menghadirkan talkshow tematik yang menampilkan para narasumber inspiratif dari kalangan dosen peneliti dan pelaksana pengabdian masyarakat, antara lain Dr. Nyayu Latifah Husni, S.T., M.T., Pratiwi Lestari, M.Pd., Dr. Hetty Meileni, S.Kom., M.T., Dr. Ade Silvia Handayani, S.T., M.T., serta beberapa nama lain yang berbagi pengalaman dan hasil kolaboratif mereka dalam penelitian maupun pengabdian.

Tak hanya itu, suasana expo semakin semarak dengan adanya penilaian stand terbaik, sesi testimoni peserta, permainan interaktif, pembagian doorprize, serta pengumuman penghargaan untuk karya unggulan. Aktivitas ini menjadi wadah apresiasi atas dedikasi sivitas akademika dalam menghasilkan karya inovatif yang berdaya guna bagi masyarakat luas.

Dengan mengusung tema “Dari Kampus untuk Negeri: Mewujudkan Kolaborasi dan Inovasi yang Berdampak dan Berkelanjutan”, Expo Polsri 2025 menegaskan posisi Politeknik Negeri Sriwijaya sebagai perguruan tinggi vokasi yang tidak hanya fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan terapan, tetapi juga berperan aktif dalam memberdayakan masyarakat melalui hasil penelitian yang solutif dan berkelanjutan.

Visitasi PPK ORMAWA 2025: Direktorat Belmawa Tinjau Inovasi dan Dampak Program UKM MARS Politeknik Negeri Sriwijaya

Palembang, 30 Oktober 2025-Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melaksanakan kegiatan Visitasi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) Tahun 2025 di desa binaan TIM PPK ORMAWA UKM MARS Politeknik Negeri Sriwijaya (POLSRI). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya belmawa untuk meninjau secara langsung implementasi, capaian, inovasi, dan dampak sosial program PPK ORMAWA yang dijalankan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) MARS POLSRI sebagai salah satu penerima pendanaan PPK ORMAWA tahun 2025.

Continue reading

Kolaborasi Pertamina EP Limau Field dan Polsri Olah Limbah Bambu Jadi Energi Ramah Lingkungan

Muara Enim, Oktober 2025 — Sebuah inovasi kolaboratif antara Pertamina EP Limau Field dan Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) berhasil menghadirkan solusi nyata dalam pengelolaan limbah ramah lingkungan melalui kegiatan bertema “Pemanfaatan Limbah Anyaman Bambu melalui Proses Pirolisis untuk Produksi Arang dan Asap Cair.” Program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pemberdayaan masyarakat sekaligus pelestarian lingkungan.

Continue reading

Prestasi Gemilang Mahasiswa Polsri di ajang bergengsi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional (PILMAPRES) 2025

Semarang, 29 Oktober 2025 — Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Jurusan Teknik Sipil Program Studi D-IV Perancangan Jalan dan Jembatan, Juanda Syahputra, berhasil meraih Juara 3 dalam ajang bergengsi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional (Pilmapres) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendiktisaintek di Universitas Diponegoro dari tanggal 25 – 29 Oktober 2025.

Malam penganugerahan menjadi sangat istimewa bagi prestasi Polsri di ajang tersebut. Setelah melalui proses panjang berbulan-bulan melalui seleksi internal, seleksi tingkat wilayah masing-masing LLDIKTI, seleksi tingkat awal nasional, seleksi tingkat final nasional, dan meraih gelar juara 3 setelah menyisihkan ribuan perguruan tinggi di tanah air merupakan prestasi terbaik bagi Polsri diajang bergengsi tersebut sejauh ini. Di tingkat final nasional, Juanda Syahputra juga merupakan satu-satunya wakil dari perguruan tinggi di Sumatera yang berhasil lulus ke tingkat nasional dalam kategori diploma dan menjadi satu-satunya juara yang berasal dari Politeknik.

Rangkaian seleksi yang sangat ketat telah dilewati Juanda dengan sangat baik bersama dengan 15 finalis dari berbagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia yang telah terpilih di masing-masing wilayah. Presentasi Capaian Unggulan, Produk Inovatif, dan Bahasa Inggris menjadi tolak ukur gelar juara yang diraih. Sebagai penerima beasiswa KIP-K, Juanda berhasil membuktikan bahwa keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk berprestasi di tingkat nasional dan internasional hingga akhirnya meraih gelar juara Pilmapres Nasional. Untuk capaian unggulannya,

Juanda mempresentasikan seluruh prestasi terbaik nya mulai dari peraih medali emas pembicara terbaik di ajang nasional Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) 2023 hingga menjadi awardee Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2024 di Kanada. Pada kesempatan tersebut, Juanda juga berhasil mempresentasikan produk inovatifnya sebagai mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Program Studi D-IV Perancangan Jalan dan Jembatan yaitu Eazyble sebuah bata hebel ramah lingkungan yang menggunakan eceng gondok sebagai bahan bakunya sehingga bisa dibuat secara mandiri oleh masyarakat menengah ke bawah dalam konstruksi bangunan yang efektif dan efisien dimana proses penciptaan produk inovatif tersebut berkolaborasi dengan dosen pembimbing yakni Ir. Julian Fikri, S.ST., M.Sc. Selain itu, kemampuan bahasa inggris yang mumpuni yang diperoleh melalui UKM EDS Polsri sejak awal menjadi mahasiswa berhasil membuat presentasinya berjalan dengan lancar.

Sambutan dalam acara penganugerahaan tersebut disampaikan oleh Ketua Pelaksana dari Undip, yaitu Wakil Rektor I Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr.rer.nat. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T., Selanjutnya oleh rektor Undip, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., dan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang diwakili oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., Turut hadir secara langsung mewakili Direktur Polsri yaitu Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Bapak Ir. Dicky Seprianto, S.T., M.T., IPM., bersama dengan tim dosen pembimbing Juanda: Dr. Yuniar, S.T., M.Si., Beni Wijaya, S.Pd., M.Pd., dan M. Arief Rahman, S.E., M.M Koordinator Bidang Karir, Penalaran, Minat dan Bakat Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Karir dan Kewirausahaan.

Dengan pencapaian ini, Juanda tidak hanya mengharumkan nama Polsri tetapi juga menunjukkan bahwa perguruan tinggi vokasi dapat bersaing di tingkat nasional dengan kualitas dan karya nyata. Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa Polsri lainnya untuk terus berprestasi, berinovasi, dan berdampak nyata terhadap lingkungan dan pembangunan nasional.

Politeknik Negeri Sriwijaya Gelar Upacara Hari Sumpah pemuda Ke 97 Tahun 2025

Palembang, 28 Oktober 2025 — Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 di Lapangan Parkir Depan Gedung Teknik Elektro Politeknik Negeri Sriwijaya . Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dari berbagai jurusan di lingkungan Polsri dengan penuh khidmat dan semangat kebangsaan.

Continue reading

Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Polsri Gelar FGD Peningkatan Kapasitas dan Kualitas Produksi Kopi

Palembang, 28 Oktober 2025 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) melalui Task Force Program Revitalisasi Perguruan Tinggi Negeri Vokasi menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peningkatan Kapasitas dan Kualitas Produksi Kopi” yang berlangsung di Ballroom Hotel Wyndham Palembang pada Selasa, 28 Oktober 2025.

Continue reading

Polsri Resmikan Stand Bazar Dies Natalis ke-43: Wujud Semangat Kebersamaan dan Dukungan bagi UMKM

Palembang, 23 Oktober 2025 — Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-43 Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri), telah dilaksanakan kegiatan peresmian stand bazar kampus yang berlangsung meriah di area parkir utama Polsri. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Direktur I Polsri, didampingi oleh Wakil Direktur IV, Ketua Senat Polsri, serta para Ketua Jurusan di lingkungan Polsri.

Continue reading

PT Trias Serahkan Hibah Peralatan Praktikum kepada Politeknik Negeri Sriwijaya

Palembang, 24 Oktober 2025 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menerima hibah peralatan praktikum dari PT Trias Indra Saputra sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di bidang vokasi. Kegiatan serah terima berlangsung di Kampus Utama Kramasan Polsri dan dihadiri oleh Wakil Direktur I Dr. Yusri, M.Pd., Wakil Direktur IV Dr. Irma Salamah, S.T., M.T.I., Ketua Jurusan Teknik Elektro Polsri beserta Dosen – dosen dari Jurusan Teknik Elektro Polsri .

Continue reading

P3M Polsri Gelar FGD Penyusunan Proyek Pembelajaran dan Strategi Riset Berdampak: Perkuat Sinergi Akademisi dan Industri

Palembang, 23 Oktober 2025 – Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Polsri melalui Taskforce Penguatan Pembelajaran dan Riset menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Proyek Pembelajaran dan Strategi RIset Berdampak yang berlangsung pada hari Kamis, 23 Oktober 2025 di Ballroom Hotel Wyndham Palembang. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa dosen dan mahasiswa dari berbagai jurusan di lingkungan polsri.

Continue reading

Mahasiswa Polsri Tampilkan Tari Nusantara dan Paduan Suara dalam Orasi Ilmiah Dies Natalis ke-43

Palembang, 22 Oktober 2025 – Suasana Sidang Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-43 Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) berlangsung meriah dan penuh semangat kebangsaan berkat penampilan gemilang para mahasiswa. Dua persembahan istimewa, yaitu Tarian Nusantara dan Paduan Suara Mahasiswa Polsri, sukses memukau seluruh tamu undangan yang hadir di Graha Pendidikan Polsri.

Continue reading

Orasi Ilmiah Dies Natalis ke-43 Polsri : Mewujudkan Transformasi Vokasi Menuju Indonesia Emas

Palembang, 22 Oktober 2025 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-43, bertema “Transformasi Polsri untuk Indonesia Emas: Mempersiapkan Generasi Vokasi dalam Mewujudkan Masa Depan Bangsa yang Unggul.” Kegiatan ini berlangsung khidmat di Gedung Graha Pendidikan Polsri dan dihadiri oleh civitas akademika, para mitra industri, serta tamu undangan dari berbagai instansi pemerintahan dan pendidikan.

Continue reading

Tim Politeknik Negeri Sriwijaya Raih Medali Perunggu di Kompetisi Internasional World Vocational College Skills Competition 2025

Dalam ajang Kompetisi Online Grup Internasional Grand Final World Vocational College Skills Competition 2025 , tim delegasi dari Politeknik Negeri Sriwijaya berhasil meraih Medali Perunggu melalui proyek berjudul “直播赋能,“电”亮印尼” (Streaming Cerdas: Menerangi Indonesia dengan Listrik Digital).

Continue reading

Bangga! Mahasiswa Manajemen Informatika Polsri Sabet Juara 1 Audisi Presenter PALTV 2025

Palembang, 15 Oktober 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya. Muhammad Ariel Khamal, mahasiswa semester 4 Program Studi D4 Manajemen Informatika, berhasil meraih Juara 1 Audisi Presenter PALTV 2025, sebuah ajang bergengsi yang digelar oleh stasiun televisi lokal PALTV untuk mencari talenta muda berbakat di bidang broadcasting.

Continue reading

Politeknik Negeri Sriwijaya Raih Prestasi Nasional di KMIPN VII 2025, Politeknik Negeri Padang

Padang, Oktober 2025 – Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) kembali menunjukkan kualitas terbaiknya dalam ajang Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) VII yang berlangsung di Politeknik Negeri Padang. Kegiatan bergengsi tingkat nasional ini mempertemukan berbagai politeknik terkemuka dari seluruh Indonesia dan menjadi ajang bagi mahasiswa vokasi untuk berinovasi serta menunjukkan kemampuan unggul mereka di bidang teknologi informasi.

Continue reading

Inovasi Alat Pengasapan Ikan Salai Berbasis Solar Cell dan IoT dari Mahasiswa Polsri Kurangi Emisi Karbon di UMKM Banyuasin

Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri), didampingi dosen Indah Pratiwi, S.ST., M.T., berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), dengan inovasi Smoke Eco Oven (SMOVEN), sebuah “Inovasi Alat Pengasapan Ikan Salai Khas Palembang Berbasis Solar Cell dan Sistem IoT Guna Pengurangan Carbon Footprint”.

Continue reading

Politeknik Negeri Sriwijaya Hadiri Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 Tahun 2025

Palembang, Oktober 2025 — Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) turut menghadiri Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 Tahun 2025 yang diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang pada tanggal 17 Oktober 2025. Pameran bergengsi ini menjadi momentum penting dalam memperingati 40 tahun kemajuan perdagangan Indonesia dan memperkuat posisi bangsa di kancah ekonomi global.

Continue reading

Polsri Hadiri 2025 China–Indonesia Education–Industry Collaboration Summit di Jakarta

Palembang, Oktober 2025 — Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) turut berpartisipasi dalam kegiatan 2025 China–Indonesia Education–Industry Collaboration Summit yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 15 Oktober 2025. Forum internasional ini menjadi ajang penting dalam memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi vokasi dengan dunia industri dari kedua negara, Indonesia dan Tiongkok.

Continue reading

Universitas Baturaja Lakukan Studi Banding ke Politeknik Negeri Sriwijaya

Palembang, Oktober 2025 — Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menerima kunjungan kerja dan studi banding dari Universitas Baturaja (UNBARA) pada hari Rabu, 15 Oktober 2025 . Kegiatan ini berfokus pada studi banding pengelolaan program studi di Jurusan Administrasi Bisnis, serta pengembangan kerja sama dalam bidang akademik dan pengelolaan Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GIBEI).

Continue reading

Lomba Karya Tulis Inovasi PT PLN

Dalam rangka mendukung pengembangan kreativitas dan inovasi mahasiswa di bidang teknologi kelistrikan serta pemanfaatan Internet of Things (IoT), Politeknik Negeri Sriwijaya menyampaikan informasi mengenai kesempatan bagi mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan WATTNEXT by PLN Mobile yang diselenggarakan oleh PT. PLN (Persero) UID Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta UP3 Purwokerto. Kegiatan berskala nasional ini mengusung tema “Smarter Living, Better Future: Unlocking Human Potential with IoT and Electric Innovation” dan terdiri atas Lomba Karya Tulis Inovasi serta Seminar Nasional, yang dirancang untuk menumbuhkan ide-ide kreatif, kolaboratif, dan solutif dalam menjawab tantangan energi dan teknologi masa depan.

Continue reading

Polsri Gelar In House Training ISO 37001:2025 Tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)

Palembang, 6 Oktober 2025 – Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap tata kelola organisasi yang bersih, transparan, dan berintegritas, Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) melalui Satuan Pengawasan Internal (SPI) yang juga berperan sebagai Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG), menyelenggarakan kegiatan In House Training bertema ISO 37001:2025 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

Continue reading

PKM BIMA 2025: Tim Polsri Hadirkan Teknologi Pirolisis Rendah Emisi untuk Pengasapan Ikan Salai di Sungai Kedukan

Palembang, September 2025 – Tim dosen Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) BIMA 2025 melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pendampingan teknologi pirolisis rendah emisi untuk pengasapan ikan salai di Desa Sungai Kedukan, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin I.

Continue reading

SIARAN PERS Nomor: 08/sipers/snpmb/IX/2025TENTANG Peluncuran SNPMB 2026 Dimajukan Lebih Awal

Jakarta, [16 September 2025] – Tim Pelaksana Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB)
resmi meluncurkan informasi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2026 lebih awal
dibandingkan tahun sebelumnya. Kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan hasil evaluasi
penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya serta adanya penyesuaian penting dalam persyaratan bagi
peserta jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Pada tahun 2026, sebagai hal yang baru
dalam SNBP, siswa mempunyai nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) Kemdikdasmen.

Percepatan jadwal juga merupakan tindak lanjut dari evaluasi penyelenggaraan tahun 2025 yang
mencatat beberapa kejadian, seperti waktu sosialisasi, persiapan sekolah dan siswa, peran seluruh pihak
terkait, serta kecurangan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Dengan jadwal yang
lebih maju, sekolah dan peserta memiliki waktu yang lebih panjang untuk beradaptasi dengan aturan
baru. Selain itu, juga disampaikan perubahan penyelenggaraan SNPMB Tahun 2026 yang berbeda dari
tahun sebelumnya.

Eduart Wolok, Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, menegaskan, “Kami ingin memastikan seleksi
nasional berjalan lebih fleksibel, efisien, transparan, adil, akuntabel, dan berkualitas. Perubahan ini bukan
sekadar teknis, melainkan upaya menjawab tantangan mutu pendidikan tinggi serta menyiapkan lulusan
SMA/MA/SMK yang unggul dan siap bersaing.”

Meskipun terdapat penyesuaian jadwal dan persyaratan, jalur seleksi SNPMB 2026 tidak mengalami
perubahan. Tiga jalur utama yang sudah ada tetap berlaku, yaitu SNBP, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes
(SNBT), dan Seleksi Mandiri oleh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan kuota yang masih sama seperti
tahun sebelumnya. Perubahan hanya terletak pada syarat tambahan TKA untuk jalur SNBP, tanpa
mengurangi persyaratan SNBP sebelumnya. Demikian pula, persyaratan SNBT tetap menggunakan Ujian
Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dengan beberapa penyesuaian yang akan diumumkan kemudian.

Informasi resmi mengenai jadwal, mekanisme, dan persyaratan SNPMB 2026 dapat diakses melalui
laman www.snpmb.id dan media sosial resmi SNPMB. Tim Pelaksana SNPMB mengimbau seluruh
sekolah, guru, dan siswa untuk segera menyiapkan diri menghadapi seleksi dengan format terbaru,
termasuk memantau status pengisian PDSS sekolah yang dapat dilihat pada menu ”SNBP >>
Monitoring PDSS” di laman resmi SNPMB oleh semua pihak. Sosialisasi daring dan luring akan
dilakukan lebih intensif agar informasi merata sampai ke seluruh daerah, baik oleh Tim Pelaksana
SNPMB maupun Humas PTN.

Jakarta, 16 September 2025
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab
Panitia SNPMB 2025
EDUART WOLOK
NIP 197605232006041002

https://snpmb.id/unduhan

Diktisaintek Berdampak, Ini Bedanya dengan Kampus Merdeka

Dalam momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mengumumkan peluncuran program Diktisaintek Berdampak atau Kampus Berdampak.

Program ini merupakan program lanjutan dan pengembangan dari program Kampus Merdeka yang diprakarsai oleh Nadiem Makarim selama menjabat sebagai Menteri Pendidikan di Indonesia.

Dalam program baru ini, Kemdiktisaintek akan memperluas dampak atau manfaat pendidikan tinggi di Indonesia. Dimana tidak lagi hanya fokus pada peningkatan kualitas lulusan perguruan tinggi. Akan tetapi juga memberi dampak kepada masyarakat secara langsung.

Peluncuran Program Diktisaintek Berdampak

Dikutip melalui website Kemdiktisaintek, peluncuran program Diktisaintek Berdampak dilakukan bertepatan dengan momen Hardiknas pada Jumat (02/05) lalu di Graha Diktisaintek, Jakarta.

Melalui program baru ini, Kemdktisaintek sekaligus mengumumkan adanya perubahan arah kebijakan di pendidikan tinggi Indonesia. Dimana perubahan arah ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, sains, dan juga kualitas teknologi di tanah air.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, dalam peluncuran program baru ini menjelaskan akan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Pencapaian ini memiliki potensi semakin tinggi, karena lewat Diktisaintek Berdampak maka akan meratakan peningkatan dan pencapaian kualitas pendidikan secara nasional. Sehingga peningkatan kualitas terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

“Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, memegang peran kunci dalam mewujudkan Indonesia Emas 2025. Kita perlu membangun sistem pendidikan tinggi yang berkeadilan, relevan, dan berdampak,” kata Menteri Brian.

“Transformasi ini harus mampu membuka akses seluas mungkin dengan kualitas yang setara di seluruh Indonesia. Diktisaintek Berdampak adalah gerakan nasional untuk mewujudkan hal itu,” sambungnya.

Dalam program baru ini, Menteri Brian juga menjelaskan bahwa menjadi momentum bagi perguruan tinggi untuk menjadi pusat perubahan. Dimana perguruan tinggi bisa pusat transformasi. Sekaligus menjadi penggerak dalam melakukan perubahan ke arah lebih baik.

“Ini merupakan gerakan bersama yang menjadikan perguruan tinggi sebagai pusat transformasi, mahasiswa sebagai penggerak utama perubahan, dan riset sebagai arah pembangunan,” terangnya.

Meskipun menjadi program lanjutan dari program Kampus Merdeka yang berjalan sebelumnya. Namun, Menteri Brian menjelaskan jika program ini tetap memiliki sejumlah persamaan. Salah satunya terkait adanya kolaborasi antara perguruan tinggi dengan masyarakat, industri, dan UMKM.

Hanya saja dengan arah kebijakan yang berfokus pada peningkatan dampak atau manfaat perguruan tinggi kepada masyarakat langsung. Maka diharapkan program ini bisa mendorong kolaborasi berkelanjutan. Sekaligus mendorong perguruan tinggi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah.

“Harapannya, perguruan tinggi di Indonesia bisa bergandengan tangan dengan pemerintah daerah, industri, masyarakat, dan UMKM, berkolaborasi mendorong terjadinya kemajuan-kemajuan sehingga kampus bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang ada di daerah,” ujarnya.

Dalam momen yang sama, Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemdiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang, juga menjelaskan mengenai program Diktisaintek Berdampak. Program ini disebut menjadi program yang melanjutkan perjuangan perguruan tinggi memberi dampak positif bagi masyarakat.

Namun, dampak tersebut dibuat lebih konkret dengan langkah nyata. Sekaligus diupayakan untuk bisa memberi dampak seluas mungkin di masyarakat. Khususnya masyarakat di daerah-daerah.

“Melalui semangat Diktisaintek Berdampak, mari kita lanjutkan perjuangan untuk membentuk masa depan pendidikan yang menjangkau lebih banyak, melayani lebih dalam, dan berdampak lebih luas bagi generasi penerus bangsa,” ujar Sesjen Togar.

Peluncuran program baru ini bertepatan dengan momen Hardiknas 2025. Sehingga harapannya, pada Hardiknas 2025 ini menjadi titik tolak adanya komitmen bersama untuk memajukan kualitas perguruan tinggi Indonesia. Sekaligus meningkatkan dampaknya kepada masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Mencapai tujuan tersebut, program baru ini kemudian mendorong adanya program-program unggulan yang akan dijalankan seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Sehingga sama seperti program Kampus Merdeka yang memiliki sejumlah program untuk mencapai tujuan utama. Yakni melalui program Kampus Berdampak, SMA Unggul Garuda, Beasiswa ADik, dan lain sebagainya.

Apa Itu Diktisaintek Berdampak?
Diktisaintek Berdampak adalah program yang dicanangkan oleh Kemdiktisaintek untuk menjadikan perguruan tinggi di Indonesia tidak hanya berperan dalam menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga sebagai pusat solusi bagi permasalahan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang ada di masyarakat.

Program ini disebut juga dengan istilah Kampus Berdampak dan merupakan program lanjutan dari Kampus Merdeka yang berjalan sebelumnya. Hanya saja memiliki tujuan yang sedikit berbeda.

Pada program Kampus Terdekat, tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi. Sehingga bisa dengan mudah beradaptasi di era revolusi industri. Sekaligus dengan mudah terjun di dunia kerja karena dibekali keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri era sekarang.

Dalam program Kampus Berdampak, meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi tetap menjadi salah satu tujuan utamanya. Namun, diperluas lagi dengan meningkatkan kualitas perguruan tinggi agar memberi dampak positif bagi masyarakat secara langsung.

Sehingga, peran dari perguruan tinggi bagi masyarakat bukan sekedar pusat ilmu pengetahuan. Melainkan juga menjadi pusat solusi atas berbagai masalah yang ada di masyarakat. Sekaligus pusat dari pengembangan teknologi di masyarakat dan di seluruh Indonesia.

Hal ini membantu mencapai Indonesia Emas 2045. Sekaligus diselenggarakan berbagai program yang membantu mempercepat tujuan pendidikan nasional dan mewujudkan Indonesia Emas 2045 tersebut.

Alasan Diktisaintek Berdampak Menggantikan Kampus Merdeka
Sesuai dengan penjelasan sebelumnya, sekaligus dikutip dari Tempo.co, dirilisnya program Dktisaintek Berdampak atau Kampus Berdampak bukan untuk menggantikan Kampus Merdeka. Melainkan melanjutkan program tersebut.

Program Kampus Merdeka dari Nadiem Makarim yang menjabat Menteri Pendidikan periode 2021-2024 bertujuan menyiapkan lulusan perguruan tinggi masuk ke industri atau dunia kerja. Sehingga sebagian besar programnya untuk memberi keterampilan relevan kepada mahasiswa.

Sementara pada Kampus Berdampak, tujuan tersebut tidak dihapus, dan tetap dijalankan. Dimana mahasiswa juga tetap diberikan keterampilan mumpuni agar relevan dengan kebutuhan industri masa sekarang.

Namun, peran dari perguruan tinggi diperluas. Dimana ada banyak program dihadirkan untuk membantu mengatasi masalah di masyarakat. Sekaligus menunjang pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

Sehingga ragam program dalam Kampus Berdampak tidak lagi hanya fokus pada pembekalan keterampilan industrial kepada mahasiswa. Melainkan juga mendorong dampak perguruan tinggi sebagai pusat ilmu pengetahuan dan pengembangannya serta solusi dari masalah-masalah yang dihadapi masyarakat Indonesia.

Perbedaan Diktisaintek Berdampak dengan Kampus Merdeka
Meskipun menjadi program lanjutan dari program Kampus Merdeka. Program Diktisaintek Berdampak atau Kampus Berdampak juga memiliki sejumlah perbedaan. Hal ini didasarkan dari tujuan program yang memang berbeda.

Berikut adalah detail perbedaan antara Kampus Merdeka dengan Kampus Berdampak yang dilihat dari berbagai aspek:

  1. Fokus Utama
    Aspek pertama yang membedakan antara program Kampus Merdeka dengan Kampus Berdampak adalah pada fokus utama. Penerapan program pada Kampus Merdeka berfokus pada pemberian kebebasan atau kemerdekaan bagi mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran.

Mahasiswa dalam program ini mendapat kebebasan untuk belajar di lingkungan kampus sampai di luar kampus. Sekaligus mengakses program yang mendukung proses belajar di kampus lain, bahkan sampai ke luar negeri dan praktek langsung ke industri.

Lain halnya dengan Kampus Berdampak, pada pelaksanaannya fokus utama adalah pada peningkatan dampak perguruan tinggi bagi masyarakat. Sehingga selain membekali mahasiswa dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan dunia kerja.

Juga dijalankan kegiatan yang membantu memberdayakan masyarakat di sekitar lokasi kampus. Kemudian, perguruan tinggi memberi kontribusi nyata dalam mengatasi masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan di masyarakat.

  1. Tujuan Utama
    Perbedaan yang kedua antara Kampus Merdeka dengan program Diktisaintek Berdampak adalah tujuan utama. Dalam program Kampus Merdeka, tujuan utamanya adalah menyiapkan lulusan perguruan tinggi masuk ke dunia kerja atau industri.

Sehingga banyak program di perguruan tinggi ditujukan untuk mengasah dan menanamkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Keterampilan praktis ini menjadi bekal agar lulusan bisa segera masuk ke dunia kerja.

Sementara di dalam Kampus Berdampak, tujuannya adalah meningkatkan peran perguruan tinggi. Dimana menjadi agen perubahan yang memberi dampak atau manfaat langsung (kontribusi nyata) kepada masyarakat luas.

  1. Pendekatan dalam Pembelajaran
    Perbedaan yang ketiga adalah dari aspek pendekatan dalam kegiatan pembelajaran yang diterapkan. Pada program Kampus Merdeka, kegiatan pembelajaran didasarkan pada prinsip kebebasan.

Mahasiswa dibebaskan untuk mengikuti pembelajaran di lingkungan kampus maupun di luar kampus. Ada banyak program bisa diakses mahasiswa untuk mempelajari apapun yang disukai. Termasuk mempelajari mata kuliah dari program studi lain.

Lain halnya dengan program Kampus Berdampak, dimana pendekatannya adalah berbasis pada aksi. Artinya, program ini dijalankan dengan mempraktekan langsung ilmu pengetahuan mahasiswa dan dosen untuk mengatasi masalah di masyarakat. Namun, tetap memberi bekal keterampilan praktis kepada mahasiswa.

  1. Program Unggulan
    Perbedaan yang keempat terletak pada aspek program unggulan yang dijalankan. Dalam program Kampus Merdeka maupun Kampus Berdampak, keduanya sama-sama punya program untuk mencapai tujuan utama yang sudah dijelaskan.

Pada Kampus Merdeka, program unggulan fokus pada pembekalan keterampilan praktis bagi mahasiswa agar siap terjun di dunia kerja. Seperti program magang, pertukaran pelajar, proyek penelitian, dan kegiatan di luar lingkungan kampus.

Sementara di dalam Kampus Berdampak atau Diktisaintek Berdampak, program unggulan ditujukan untuk meningkatkan peran nyata perguruan tinggi bagi masyarakat.

Sehingga banyak program dijalankan untuk memberi kontribusi nyata. Misalnya program penguatan organisasi mahasiswa, magang berdampak, program pemberdayaan masyarakat, kolaborasi riset berbasis aplikasi, dan sebagainya.

  1. Keterlibatan Mahasiswa
    Hal lain yang membedakan antara program Kampus Merdeka dengan Kampus Berdampak adalah pada keterlibatan mahasiswa. Kedua program dari Kemdiktisaintek ini sama-sama melibatkan mahasiswa secara langsung. Hanya saja bentuk keterlibatannya berbeda.

Pada Kampus Merdeka, mahasiswa terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Dimana mereka menjadi penentu utama ingin mempelajari mata kuliah apa, keterampilan praktis seperti apa, dan sebagainya sesuai minat dan bakat.

Sementara di dalam Kampus Berdampak, mahasiswa berperan langsung dalam memberi kontribusi secara nyata di masyarakat. Ilmu dan keterampilan yang didapat selama perkuliahan akan digunakan untuk mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat sekitar kampus.

  1. Peran Perguruan Tinggi
    Hal keenam yang menunjukan perbedaan antara Kampus Merdeka dengan Kampus Berdampak atau Diktisaintek Berdampak adalah dari peran perguruan tinggi. Pada Kampus Merdeka, perguruan tinggi berperan sebagai lembaga pendidikan berkualitas dan lulusannya punya keterampilan relevan dengan pasar kerja.

Lain halnya di dalam Kampus Berdampak, perguruan tinggi berperan sebagai pusat solusi atas berbagai masalah di masyarakat. Baik itu masalah di bidang sosial, ekonomi, dan lain sebagainya.

Sekaligus, perguruan tinggi memiliki peran sebagai inovator sosial. Artinya, perguruan tinggi menjadi pusat lahirnya inovasi yang berdampak secara nyata bagi masyarakat sekitar kampus dan di seluruh Indonesia.

  1. Bentuk Kolaborasi
    Berikutnya yang menjadi perbedaan antara program Kampus Merdeka dengan Kampus Berdampak adalah bentuk kolaborasi. Kedua program ini menghadirkan program-program yang mendukung kolaborasi lintas perguruan tinggi dan dengan pihak luar seperti industri.

Hanya saja, dalam Kampus Merdeka, kolaborasi dengan pihak luar dibatasi pada pelaku industri saja. Sehingga mahasiswa bisa mengakses berbagai keterampilan praktis yang memang dibutuhkan di lapangan atau di dunia kerja.

Lain halnya di dalam Kampus Berdampak atau Diktisaintek Berdampak, kolaborasi memiliki cakupan lebih luas. Tidak hanya dengan industri tapi juga dengan masyarakat, pemerintah, dan lembaga penelitian. Sehingga meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam mengatasi masalah di masyarakat.

  1. Pengukuran Dampak
    Poin kedelapan yang menunjukan perbedaan program Kampus Merdeka dengan Kampus Berdampak adalah pada tata cara pengukuran dampak. Dimana keduanya sama-sama punya aturan dan metode tersendiri dalam mengukur dampak dari berbagai program yang dijalankan.

Pada Kampus Merdeka, dampak diukur dari keterampilan praktis yang dikuasai mahasiswa. Sehingga di dalam salah satu IKU, jumlah mahasiswa yang langsung bekerja pasca lulus diminta untuk dihitung dan dilaporkan. Sebab menjadi bagian dari pengukuran dampak program yang dijalankan.

Sementara di dalam Kampus Berdampak, pengukuran dampak dilakukan melalui bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi. Sehingga program apa saja yang dijalankan dan masalah apa saja yang dihadapi masyarakat bisa diselesaikan.

  1. Visi Jangka Panjang
    Perbedaan yang terakhir adalah dari aspek visi jangka panjang. Dalam program Kampus Merdeka, visi utamanya adalah menyiapkan lulusan perguruan tinggi yang berdaya saing tinggi di dunia kerja.

Sedangkan pada program Kampus Berdampak, visi jangka panjang yang dimiliki adalah menyiapkan perguruan tinggi yang berperan aktif mewujudkan Indonesia Emas 2045. Dimana berkontribusi langsung dalam memberi dampak sosial.

Daftar Program Unggulan dalam Diktisaintek Berdampak
Jika di dalam program Kampus Merdeka akan familiar dengan program yang mendukung pemberian keterampilan praktis pada mahasiswa. Maka di dalam Diktisaintek Berdampak, program akan fokus dalam meningkatkan kontribusi perguruan tinggi. Berikut beberapa diantaranya:

  1. Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa)
    PPK Ormawa adalah program yang mendorong mahasiswa untuk terjun langsung ke dalam masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan yang berdampak. Misalnya menjalankan program membangun desa, mengembangkan UMKM, dll.
  2. Program Magang Berdampak
    Magang Berdampak adalah program yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja. Sehingga bisa menguatkan keterampilan praktis dan mendukung mahasiswa memperluas jaringan di dunia kerja.
  3. Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW)
    P2MW adalah program yang mendukung mahasiswa untuk mengembangkan usaha rintisan berbasis inovasi dan teknologi. Salah satunya mendukung mahasiswa membangun usaha sendiri seperti mendirikan startup.
  4. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)
    PKM adalah adalah program yang mendorong mahasiswa dalam menghasilkan inovasi berbasis riset aplikatif. Karya para mahasiswa nantinya akan dipamerkan di dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas),

Meskipun memiliki sejumlah perbedaan, akan tetapi berbagai program pendanaan dan beasiswa dari semenjak Kampus Merdeka diterapkan tetap bisa diakses mahasiswa. Sehingga Diktisaintek Berdampak tetap menyediakan fasilitas yang sudah ada sebelumnya dan memang masih dibutuhkan untuk menunjang pencapaian tujuan program.

Di tag : kemdikbudsaintek
sumber : https://duniadosen.com/diktisaintek-berdampak/

Polsri Raih Juara Umum IPEC 2025 untuk Kedua Kalinya Secara Berturut – turut

Palembang, 18 September 2025 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) kembali mengukir prestasi gemilang di ajang Polytechnic English Championship (IPEC) II Tahun 2025 , berhasil meraih juara Umum untuk dua tahun berturut – turut. Kompetisi tingkat nasional yang mempertemukan puluhan Politeknik dari seluruh Indonesia ini berlangsung di Politeknik Negeri Manado (Polimdo) pada 14 – 18 September 2025 dengan total 171 peserta yang bersaing dalam 10 kategori.

Continue reading

Dosen Polsri Berkontribusi pada International Seminar on Bioenergy, Food Security, and Halal Food di Filipina

Palembang, September 2025 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) kembali menunjukkan kiprahnya di kancah internasional melalui partisipasi dosennya dalam Seminar Internasional tentang Bioenergi, Ketahanan, Pangan, dan Penyiapan Pangan Halal. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 2 September 2025, di Gedung Senat ASCOT (Aurora State College of Technology), Senator Edgardo J.Angara, Filipina dan dihadiri oleh para akademisi serta peneliti dari berbagai negara.

Continue reading

POLSRI Ikut Penanaman Pohon Kelapa Serentak Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Palembang, 9 September 2025 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) turut serta dalam kegiatan Penanaman Pohon Kelapa Serentak Bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia yang dilaksanakan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional serta menjaga kelestarian lingkungan melalui penanaman pohon produktif.

Continue reading

Polsri Tampilkan Inovasi Mahasiswa dalam Pameran Karya Ilmiah Job Fair Kota Palembang 2025

Palembang, 23 Juli 2025 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) turut berpartisipasi dalam Pameran Karya Ilmiah yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Job Fair Kota Palembang 2025. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 22–23 Juli 2025, di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, dan menjadi ajang penting dalam memperkenalkan inovasi dan kreativitas mahasiswa kepada masyarakat luas.

Continue reading