Pemandian Teknik Kimia Polsri 2018

Selasa, 28/08/18. Bertempat di Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) acara pemandian dan pelepasan Mahasiswa/I Teknik Kimia Polsri 2018 berjalan lancar. Pemandian calon alumni telah dilaksanakan sejak jurusan teknik kimia melepaskan angkatan pertamanya. Pada tahun ini akan melepaskan lulusan-lulusan terbaiknya yang berjumlah 185 mahasiswa yang terbagi dalam 3 prodi yaitu Teknik kimia, Teknik Energi dan Teknologi Kimia Industri. Pemandian calon alumni memiliki makna sebagai proses pensucian calon alumni agar dapat menghadapi kehidupan sesungguhnya di dunia kerja dan masyarakat.

Wakil Direktur 1, Carlos RS menambahkan arti dari pemandian, hakikatnya yaitu pelepasan dosen terhadap mahasiswa.  Bertindaklah sebagai alumni yang sanggup untuk bekerja keras dan pantang menyerah.

Kita doakan semoga para calon alumni dapat bermanfaat bagi bangsa dan Negara sesuai dengan jalur pengabdiannya.

Pemprov Sum-Sel Hibahkan Lahan 6,3 Ha untuk Polsri

Palembang, 23/8/18. Dalam rangka untuk pengembangan lahan kampus Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menghibahkan lahan seluas 6,3 Ha. Untuk pembangunan kampus baru, acara serah terima ini diserahkan oleh Gubernur Sum-Sel Ir. H. Alex Noerdin kepada Kementerian Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi bertempat di Kompleks Perumahan Dosen Polsri.

Dalam sambutannya Alex Noerdin menyampaikan melihat dari beberapa tahun terakhir peminat masuk Polsri terus meningkat sementara daya tampung di kampus yang ada saat ini masih sangat sedikit oleh karena itu Pemerintah Provisi turut serta demi meningkatkan kwalitas pendidikan masyarakat sumsel.

Gubernur Sum-Sel mengajak Polsri untuk mengembangkan Energi terbarukan di sumsel salah satunya mobil berbahan bakar hydrogen dan pembangkit listrik tenaga surya di kawasan Jakabaring Sport City.

Polsri merupakan pendidikan Vokasi yang menciptakan alumninya siap kerja, apalagi saat ini Polsri sudah memiliki 23 Program studi termasuk program S2 Teknik Energi Terbarukan ini berarti Polsri perlu pengembangan lahan yang cukup, supaya masyarakat sumsel mempunya keterampila yang bisa mengangkat tingkat kesejahteraan masyarakat. Ujarya.

Dalam sambutan Direktur Polsri Dr. Ing. Ahmad Taqwa, M.T.  mengatakan Lahan seluas 6,3 Ha tersebut terletak di Simpang TPA Keramasan dekat dengan komplek Citra Land dan Gerbang Tol Palindra, tentu ucapan terimakasih kepada Bapak Gubernur atas kepeduliannya terhadap pengembangan pendidikan Vokasi di Sum-Sel terutama untuk Polsri.

Peresmian peletakan batu pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) bagi mahasiswa Polsri

Palembang, 23/08/18. Bertempat di komplek perumahan Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) acara peresmian peletakan batu pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) bagi mahasiswa Polsri berjalan lancar. Acara peresmian di hadiri langsung oleh Gubernur Sum-Sel Ir. H. Alex Noerdin.

Direktur Polsri, Ahmad Taqwa menambahkan, pembangunan rusunawa ini dilaksanakan oleh PT.Brantas Abi Praya.

Kontruksi rusunawa berlantai tiga, dimana setiap lantai memiliki 39 kamar. Setiap kamar berisi 4 mahasiswa dengan total 119 kamar, sehingga rusunawa dapat menampung sekitar 400 mahasiswa. Rusunawa ini diprioritaskan untuk mahasiswa bidik misi dan nanti juga akan disiapkan sepeda dan bus, total mahasiswa bidik misi ada 1200 mahasiswa. Pembangunan rusunawa ini ditargetkan selesai pada Desember 2018 sehingga pada januari 2019 sudah bisa ditempati mahasiswa.

Sementara itu Gubernur Sumsel Alex Noerdin sangat mendukung Pengembangan pendidikan vokasi di Sum-sel terutama untuk Politeknik Negeri Sriwijaya, sebagai bentuk kepedulian tersebut Pemprov Sum-sel menghibahkan lahan seluas 6.3 hektar. Dengan tersedianya hunian yang nyaman dam representatif diharapkan dapat menghasilkan SDM Sumsel yang semakin berkualitas ke depan.

“Politeknik Negeri Sriwijaya saat ini sudah menduduki ranking kedua sebagai Politeknik terbaik di Indonesia setelah Politeknik Surabaya. Mudah-mudahan tahun ini Polsri menjadi yang terbaik nomor satu di Indonesia,” demikian Alex menyemangati.