Kesenian Palembang ditampilkan di MSU Malaysia.

55 orang Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) mengikuti program Oath Taking dan registrasi mhs Polsri program double degree di MSU Malaysia berasal dari Jurusan Teknik Mesin, Jurusan Akuntansi sektor Publik serta Jurusan Manajemen Informatika. dalam acara tersebut mahasiswa dari Polsri menampilkan kebudayaan asli Palembang melalui pakaian adat dan kesenian Palembang. penampilan kesenian palembang di saksikan langsung oleh Presiden MSU Malaysia.

Senat PNJ Kunjungan Kerja ke Polsri

Polsri, 13/11/ 2019. Senat Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) berkunjung ke kampus Politeknik Negeri Sriwijaya . Kunjungan ini, selain sebagai sarana silaturahmi sesama anggota senat akademik, juga berkaitan dengan kepentingan senat PNJ untuk mendapat masukan terkait fungsi penetapan, pengawasan, dan pertimbangan pelaksanaan kebijakan senat yang akan dikembangkan dan dimantapkan di senat Politeknik Negeri Jakarta.

Kunjungan dilaksanakan pada tanggal 13-14 November 2019 dan di hadiri anggota senat PNJ 29 orang.  Rombongan Kunker PNJ disambut hangat Ketua Senat Polsri,  Ahmad Zamheri, S.T., M.T. beserta anggota senat lainnya.

2900 Mahasiswa Baru Polsri Tes Narkoba

Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) setiap tahun melakukan tes narkoba bagi mahasiswa baru, dengan tujuan agar di kampus Polsri bebas narkoba, pelaksanaan tes ini polsri bekerja sama dengan Polda Sumsel dan Rumah Sakit Bayangkara Palembang. Tes yang dilakukan pada tanggal 13 – 14 November 2019 ini lebih kurang 2900 mahasiswa baru. Tes narkoba ini dibagi dalam beberapa posko hari pertama Posko Gedung Kuliah 4 Jurusan Administrasi Bisnis dan Jurusan Bahasa Inggris, Posko Gedung Pendidikan Jurusan Teknik Kimia, dan posko Gedung kuliah tiga jurusan Akuntansi.   Pada hari berikutnya posko Gedung Kuliah 5 Jurusan Teknik Elektro, Posko Gedung Kuliah 6 Jurusan Teknik Komputer dan Jurusan Manajemen Informatika dan posko Gedung  kuliah 1 jurusan sipil dan Teknik mesin

Pembantu Direktur 3 Irawan Rusnadi mengatakan, jika mahasiswa dinyatakan positif pengguna narkoba maka orang tua/wali mahasiswa tersebut akan dipanggil secara resmi dan di beri waktu lebih kurang 3 bulan untuk pembinaan, kemudian dilakukan tes ulang yang jadwalnya ditentukan oleh Polsri, jika mahasiswa tersebut masih dinyatakan positif maka akan di keluarkan dari kampus Polsri.

Pada saat tes jika ada mahasiswa yang tidak hadir/izin yang bersangkutan wajib mengikuti tes susulan yang dilakukan di rumah sakit Bayangkara Palembang dengan biaya tes dibebankan pada mahasiswa yang bersangkutan. Tes narkoba yang dilakukan oleh pihak kampus wajib diikuti oleh setiap mahasiswa baru supaya dilingkungan kampus Polsri bebas dari Narkoba.