20Dec/16

Polsri Terima Dana Beasiswa Bagi Mahasiswa Berprestasi dari Lippo Group

img-20161220-wa0023Jakarta – Berkomitmen membangun pendidikan, Lippo Group kembali memberikan bantuan beasiswa senilai Rp 1,5 miliar bagi mahasiswa berprestasi di 10 perguruan tinggi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, masing-masing perguruan tinggi menerima Rp 150 juta.

Presiden Lippo Group Theo L. Sambuaga mengatakan, sebagai industri Lippo Group bergotong royong bersama pemerintah untuk membangun dunia pendidikan dalam bentuk bantuan beasiswa untuk membangun pendidikan nasional.

“Membangun dunia pendidikan memerlukan bantuan semua pihak, Lippo Group memberikan bantuan pada mahasiswa berprestasi khusus pada adik dan anak kita dari keluarga ekonomi kurang mampu atau masyarakat berpendapat rendah untuk mendorong dan memotivasi semangat mahasiswa mengejar cita-cita melalui pendidikan,” kata Theo pada acara Penyerahan Bantuan bagi Mahasiswa Berprestasi (BMB) Lippo Group Tahun 2016, Jakarta, Selasa (20/12).

img-20161220-wa0025Beasiswa BMB ini diserahkan oleh Lippo Group secara simbolis simbolis kepada 10 perwakilan PTN disaksikan oleh Menteri Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristedikti) Mohamad Nasir.

Sementara itu, Chairman Lippo Group Mochtar Riady yang berhalangan hadir dalam siaran pers mengatakan, bantuan dana pendidikan merupakan wujud komitmen Lippo Group terhadap pengembangan sumber daya manusia Indonesia dalam segala aspek kehidupan.

“Kami meyakini bahwa sumber daya manusia Indonesia handal akan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dan kemajuan bangsa secara umum,”ucapnya.

15541205_10211855418121560_7913965150362064354_nSelanjutnya, Theo juga mengatakan, pemberian beasiswa yang dilakukan oleh Lippo Group bukan pertama kalinya, tapi merupakan tahun keenam. Pasalnya, sejak 2011 telah memberikan beasiswa khusus pada anak dari keluarga kurang mampu sehingga hingga 2016, telah ada 60 PTN.

Theo berharap bantuan beasiswa tersebut dapat meringankan berkontribusi untuk peningkatan mutu pendidikan. Selain itu ia juga berharap beasiswa yang diberikan Lippo Group bisa menjadi faktor untuk mendorong pelaku industri lainya untuk telribat bersama pemerintah.

Pada kesempatan sama, Menristedikti Mohamad Nasir menyampaikan rasa terima kasih pada Lippo Group yang telah membantu anak Indonesia dengan konsisten memberikan beasiswa untuk anak daerah tertinggal.

“Saya sangat terima kasih pada Lippo Group yang telah membantu anak Indonesia yang secara ekonomi kurang beruntung melanjutkan pendidikan, karena tanpa bantuan dari swasta sangat tidak mungkin pemerintah dapat memberikan beasiswa secara penuh. Di perguruan tinggi negeri kita kita punya mahasiswa 1,5 juta orang dan swasta ada kurang lebih 7 juta orang. Ini tentu kami tidak mungkin memberikan bantuan secara penuh,” ujarnya.

Selanjutnya, Nasir meminta pada perguruan tinggi penerima beasiswa untuk betul-betul menyalurkan beasiswa pada mahasiswa yang tepat, sehingga tepat sasaran dan tapat guna.

Sementara kepada Lippo Group , Nasir berharap untuk tidak hanya fokus pada perguruan tinggi negeri(PTN), pasalnya masih banyak perguruan tinggi swasta(PTS) yang membutuhkan bantuan.

Merespon harapan Menristedikti, Theo mangatakan, mendatang Lippo Group akan beralih juga pada PTS. Sedangkan untuk jumlah perguruan tinggi akan disesuaikan dengan penghasilan usaha yang sedang dijalankan Lippo Group.

Berikut ini daftar 10 perguruan tinggi yang mendapat bantuan dari Lippo Group antara lain; Politeknik Negeri Batam(Polibatam), Politeknik Negeri Sriwijaya (Polisri), Palembang, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Yogyakarta, Universitas Jember (Unjem) Jember, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) Banjarmasin, Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), Samarinda, Universitas Timor (Unimor), Timor Tengah Utara, NTT, Universitas Negeri Sulawesi Barat (Unsulber) Majene, Dan Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Makassar. (Beritasatu.com)

05Dec/16

ITS DAN UB JUARA UMUM KBGI VIII DAN KJI XII 2016

a18w7846Polsri, 4/12/16. Kompetisi Jembatan Indonesia VIII (KBGI) dan Kompetisi Jembatan Indonesia XII (KJI) telah ditutup tadi malam, kompetisi yang berlangsung dari tanggal 2 – 4 Desember 2016 yang di ikuti oleh 28 Perguruan Tinggi di Indonesia ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kepmenristek Dikti. Kegiatan yang sudah berlangsung dari tanggal 25 Oktober sebagai batas akhir penerimaan proposal setalah diseleksi oleh dewan juri semua proposal peserta kompetisi hanya 28 tim yang dinyatakan sebagai finalis dalam ajang ini kemudian para finalis di undang untuk melakukan kompetisi pada tahun 2016 ini Politeknik Negeri Sriwijaya diminta oleh kepmenristek sebagai pelaksana kegiatan.

a18w7362Setelah melakukan kompetisi di kampus Polsri tadi malam juri mengumumkan para pemenang kategori untuk KJI XII Untuk kategori Jembatan Busur Rotan, Politeknik Negeri Malang juara kategori Jembatan Terkokoh dan kategori kesesuaian implementasi terhadap desain, Institut Teknologi Sepuluh November juara kategori Jembatan Terindah, kategori K3 terlengkap dan Juara Kategori Metoda Konstruksi Terealistis, Universitas Negeri Yogyakarta juara kategori Waktu Pelaksanaan tercepat. Untuk KJI Kategori Jembatan Canai Dingin. Universitas Negeri Malang Juara kategori Jembatan Terkokoh dan kategori kesesuaian implementasi terhadap desain, Universitas Brawijaya Juara kategori Jembatan Terindah dan Kategori waktu pelaksanaan tercepat, Universitas Indonesia juara kategori K3 terlengkap, Universitas Muhammadiyah Malang juara kategori metoda Konstruksi Terealistis.

a18w7643Kompetisi untuk KJI XII Busur Rotan, Juara 1 Universitas Brawijaya (UB), Juara kedua Institut Teknologi Sepuluh November dan Juara ketiga Politeknik Negeri Malang, sedangkan Juara KJI XII Jembatan Canai Dingin juara satu diraih oleh Universitas Negeri Malang, Juara kedua Universitas Muhammadiyah Malang, Juara ketiga Universitas Kristen Maranatha.Universitas Braijaya dan Institut Teknologi Sepuluh November sama – sama meraih tiga juara dengan hasil yang sama tersebut dewan juri melihat skor nilai perolehan dari para dewan Juri dengan komponen penentu tersebut Universitas Brawijaya ditetapkan sebagai Juara Umum.

Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia VIII, Institut Teknologi Sepuluh November meraih Juara Pertama serta empat juara kategori ( Kategori kreativitas dalam rancang bangun, kategori kesesuaian implementasi terhadap rancangan, kategori metode pelaksanaan, Kategori kinerja Struktur) , Juara kedua Politeknik Negeri Jakarta serta meraih juara kategori Estetika, Juara ketiga Politeknik Negeri Bandung. Melihat hasil perolehan juara dalam kompetisi ini maka dewan juri menetapkan Institut Teknologi sepuluh November ditetapkan sebagai Juara Umum.a18w7613

02Dec/16

Mahasiswa PTN dan PTS Di Indonesia Ikuti Kompetisi KBGI VIII dan KJI XII Tahun 2016

a18w6966Palembang, 2/12/16. Bertempat di kampus Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) pembukaan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia VIII (KBGI) dan Kompetisi Jembatan Indonesia XII (KJI), acara yang selalu diselenggarakan tahunan ini deselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kepmenristek Dikti, pada tahun ini kegiatan KBGI VIII dan KJI XII bertempat di kampus Polsri palembang.

Kegiatan KBGI dan KJI tahun 2016 ini dibuka oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dalam hal ini diwakili oleh Direktur Kemahasiswaan Dr. Didin Wahidin, M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekedar mengejar juara namun sebagai ajang pengembangan hardskill bagi mahasiswa Jurusan Teknik Sipil. Dalam Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) VIII kali ini, arsitektur bangunan yanga18w6989 dikompetisikan harus mempunyai ciri khas nusantara. Ciri khas tersebut haruslah dilestarikan sepanjang masa agar warisan budaya kita bisa terus dipertahankan. Konsep bangunan berwawasan Nusantara yang tahan terhadap bencana dan juga ramah lingkungan wajib dilaksanakan dalam rancang-bangun di Indonesia. Sedangkan pengembangan keilmuan dalam hal konstruksi jembatan yang kokoh serta praktis menjadi sangat dibutuhkan.Konstruksi jembatan yang kokoh selama ini selalu identik dengan struktur yang besar dan tidak praktis.Untuk itu diperlukan inovasi-inovasi baru dalam menciptakan sistem jembatan yang tetap praktis dalam pelaksanaan konstruksinya, namun juga kokoh dalam hal kekuatannya. Kegiatan ini sudah dimulai Penerimaan akhir proposal tanggal 25 Oktober yang lalu, penilaian/evaluasi proposal 26 dan 27 Oktober, pengumuman finalis tanggal 28 oktober sedangkan puncak kompetisi tanggal 2-4 Desember 2016.

a18w6964Dalam kegiatan KBGI VIII ada 38 tim terdiri dari 24 perguruan tinggi Negeri dan Swasta yang ikut dalam kegiatan ini sedangkan untuk KJI XII kategori Jembatan canai Dingin sebanyak 61 tim terdiri dari 28 perguruan tinggi Negeri dan Swasta dan kategori Jembatan busur rotan sebanyak 48 tim terdiri dari 21 perguruan tinggi. Banyaknya jumlah peserta yang ikut pada tahun 2016 dan berhasil lolos sebagai finalis setelah dilakukan seleksi dan penilaian dari para Juri, KBGI 10 tim dari 10 perguruan tinggi yaitu Institut Teknologi Kalimantan, Institut Teknologi Sepuluh November, Politeknik Negeri Bandung, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Sriwijaya, Universitas Brawijaya, Universitas Gajah Mada, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Negeri Surabaya. KJI Canai Dingin 8 tim dari 8 perguruan tinggi terdiri dari Institut Teknologi Sepuluh November, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Sriwijaya, Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia, Universitas Kristen Maranatha, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Negeri Malang. KJI busur rotan 10 tim dari 10 perguruan tinggi yaitu Institut Teknologi Nasional, Institut Teknologi Sepuluh November, Politeknik Negeri Bandung, Politeknik Negeri Bandung, Politeknik Negeri Malang, Universitas Bangka Belitung, Universitas Brawijaya, Universitas Gajah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Kristen Maranatha dan Universitas Negeri Yogyakarta.a18w4220a18w7057