06Aug/09

Jurusan Administrasi Niaga dan PT. Sumatera Prima Fibreboard Selenggarakan Pelatihan Korespondensi dan Manajemen Kearsipan

Sabtu, Tanggal 27 Juni 2009 Politeknik Negeri Sriwijaya mengadakan Pelatihan Korespondensi dan Manajemen Kearsipan yang diikuti oleh 15 karyawan/karyawati PT Sumatera Prima Fibreboard.

Acara ini dibuka oleh Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya RD. Kusumanto, S.T., M.M. dan dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini, staff PT Sumatera Prima Fibreboard dapat meningkatkan kemampuannya terutama pada bidang Korespondensi (Surat-menyurat), pengelolaan arsip dokumen. Dan yang juga tidak kalah pentingnya adalah pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam menunjang kedua kegiatan tersebut.

Bpk Ferdinan Training Koordinator sebagai Wakil dari PT. Sumatera Prima Fibreboard dalam sambutannya mengatakan bahwa selama ini telah terjalin kerjasama yang baik antara PT. Sumatera Prima Fibreboard dengan Politeknik Negeri Sriwijaya dibidang pendidikan. Oleh sebab itu kami mengirimkan 15 karyawan/karyawati untuk dilatih Korespondensi dan Manajemen Kearsipan selama 1 hari oleh Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Sriwijaya. Nantinya ilmu tersebut dapat langsung diterapkan di perusahaan ini.

Pelatihan yang bekerjasama dengan PT Sumatera Prima Fibreboard, yang dihadiri oleh Para Pembantu Direktur, Ketua Jurusan Administrasi Niaga Yusnizal Firdaus, S.E. Sekjur, dan Dosen Administrasi Niaga. (iin)

06Aug/09

Politeknik Negeri Sriwijaya Menerima Bantuan Peralatan ICT dari XL (Operator GSM) dan Multi Media Business Center (MBC)

Polsri, 27 Juni 2009, Untuk meningkatkan kuallitas sumber daya manusia dan menambah wawasan tentang teknologi terkini di bidang informasi dan komunikasi, Politeknik Negeri Sriwijaya bekerja sama dengan Operator GSM Excelkomindo (XL) dan BPD HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) yang disponsori oleh PT. Catur Multi Media (MBC) menyelenggarakan pelatihan dan pengenalan tentang perkembangan Industri di bidang ICT (Information & Communication Technology) yang berlangsung di Aula Gedung KPA Politeknik Negeri Sriwijaya.

Tujuan diselenggarakannya program pelatihan ini agar seluruh sivitas akademika Politeknik Negeri Sriwijaya dapat mempelajari dan memahami aplikasi terkini dari teknologi informasi dan komunikasi. Hasilnya akan tercipta sumber daya manusia yang menguasai aplikasi teknologi informasi dan komunikasi serta menciptakan jiwa wirausaha bagi generasi muda.

Ketua Umum HIPMI Sumsel H. Dodi Reza Alex yang dijadwalkan akan membuka acara tersebut berhalangan hadir. Sedangkan Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya RD. Kusumanto, dalam sambutannya menyinggung tentang perkembangan dunia Teknonogi Informasi saat ini yang selalu terus berkembang dari waktu ke waktu. Serta mengingatkan perlunya diciptakan hubungan yang ”Lingk & Match” antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Sehingga lulusan dari perguruan tinggi siap dan dapat langsung terjun ke dunia usaha. Dalam kesempatan tersebut beliau mengucapkan terima kasih dan berharap apa yang telah dilakukan oleh MBC dan XL menjadi contoh bagi pelaku industri ICT lainnya.

Tampil sebagai pembicara pada pelatihan tentang aplikasi teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia industri ini adalah :

  • GM Network Operation XL Southern Sumatera, Hengky Witarsa yang memaparkan tentang topologi jaringan XL di Sumatera Selatan.
  • Polsri dan Depdiknas, Ahmad Taqwa yang memaparkan tentang ICT untuk Pendidikan
  • MBC, Roy M. Zulkifliyang memaparkan tentang Peranan MBC terhadap perkembangan teknologi dan bisnis di bidang ICT di Provinsi Sumatera Selatan.

Sesi berikutnya adalah Penyerahan Bantuan/Hibah peralatan dibidang ICT dari MBC dan Alat komunikasi jaringan multiplexer dari XL. Penyerahan secara simbolis bantuan tersebut dilakukan oleh Managing Director MBC, Gianda Tiffani dan GM Network Operation XL Southern Sumatera, Hengky Witarsa kepada Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya RD. Kusumanto dan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU kerjasama Polsri dengan MBC dalam bidang Program Pelatihan dan Edukasi, ICT, magang, kerja praktek, dan rekruitmen yang disaksikan oleh Hengky Witarsa (XL) dan Roy M. Zulkifli (BPD HIPMI Sumsel).

Di penghujung acara, XL memberikan hadiah doorprize kepada mahasiswa peserta pelatihan.

06Aug/09

Pelatihan Kewirausahaan Pelumas dan Perbengkelan

Polsri 27 Juni 2009, Pelatihan Kewirausahaan Pelumas dan Perbengkelan ini merupakan rangkaian program Pertamina yang merupakan merupakan salah satu wujud Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat khususnya di bidang pendidikan. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya bahwa pada tanggal 15 Juni 2009 lalu 115 mahasiswa telah menerima Beasiswa dari Pertamina dan mahasiswa penerima beasiswa tersebut akan mengikuti pelatihan Kewirausahaan Pelumas dan Perbengkelan yang akan dilaksanakan dalam tiga tahap.

Pelatihan tahap pertama dilaksanakan tanggal 27, 28 dan 29 Juni 2009 di Jurusan Teknik Mesin yang diikuti oleh 50 mahasiswa. Setelah pelatihan ini akan dilanjutkan tahap ke-2 bagi mahasiswa penerima beasiswa yang belum mengikuti pelatihan dan tahap ke-3 diperuntukan bagi dosen/staf pengajar. Sedangkan jadwal pelatihan untuk tahap ke-2 dan ke-3 masih belum ditentukan secara pasti.

Pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut dipandu langsung oleh Hendro Sotanto dan Hendra Wiono dari Asosiasi Instruktur Otomotif Indonesia dengan 2 materi utama yaitu :

  • Informasi Umum yang meliputi factor keselamatan, aturan servis.
  • Perawatan dan Penyetelan
    • Mesin
    • Elistrikan
    • Rangka

Politeknik Negeri Sriwijaya juga menyiapkan sepuluh kendaraan roda dua yang digunakan sebagai sarana praktek bagi peserta pelatihan.

06Aug/09

Diploma IV (D IV) Teknik Energi Jurusan Teknik Kimia

Mulai tahun ajaran baru 2009/2010, Politeknik Negeri Sriwijaya sudah menerima mahasiswa baru angkatan pertama Program D IV Teknik Energi. Gelar yang diberikan oleh program ini adalah Sarjana Sain Terapan (SST).

Program D IV Teknik Energi merupakan pendidikan vokasi politeknik bidang ilmu Teknik Kimia yang dikhususkan menangani masalah keenergian dengan kompetensi utama Efektifitas Pemanfaatan Energi Takterbarukan dan Konservasi Energi.

Beberapa pertimbangan yang mendasar untuk membuka program tersebut di Politeknik Negeri Sriwijaya:

  • Kebijakan pemerintah melalui Inpres No. 1o/2005 tentang penghematan energi dan Undang-Undang no. 30 pasal 25 tahun 2007 yang mengatur tentang konservasi energi yang mewajibkan pengusaha dan masyarakat pengguna sumber energi dan pengguna energi untuk melaksanakan konservasi.
  • Mendukung kebijakan pemerintah menerapkan program konservasi energi sektor industri, terutama industri Petro Kimia, Pertambangan dan Energi, Energi Listrik, Industri Jasa dan lain-lain.
  • Pengembangan IPTEK untuk menunjang proses penghematan, efisiens, pengguna sumber Energi Takterbarukan.
  • Politeknik Negeri Sriwijaya sebagai penyelenggara pendidikan vokasi yang menghasilkan lulusan siap pakai.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ir. Irawan Rusnadi, M.T, Ketua Jurusan Teknik Kimia. Menurut beliau salah satu keunggulan dari program baru ini adalah belum tercukupinya kebutuhan SDM akan tenaga ahli bidang energi yang siap pakai di dunia kerja.

Dengan menerapkan kurikulum yang berbasis kompetensi (KBK) yang disusun berdasarkan elemen-elemen kompetensi yang dapat menghantarkan peserta didik untuk mencapai kompetensi utama, kompetensi pendukung dan kompetensi lain sebagai method of inquiry yang diharapkan.

Menurut Ir. Irawan Rusnadi, M.T, melalui program D IV Teknik Energi siswa akan dididik menjadi ahli teknik bidang teknik energi, yang mempunyai kemampuan engineering dan managerial untuk mengisi peluang sector keenergian terutama proyek-proyek konservasi energi yang saat ini jumlahnya masih sangat terbatas.

Lulusan D IV Teknik energi mempunyai peluang kerja yang luas terutama pada industri-industri yang berhubungan dengan keenergian seperti Industri Petro Kimia, Industri Proses, Pertambangan dan Energi, Pembangkit Listrik dan Industri Jasa terutama yang menangani proyek-proyek konservasi energi.

Hadirnya D IV Teknik Energi ini akan banyak menarik minat calon mahasiswa. Kepercayaan masyarakatpun meningkat dengan semakin banyaknya pilihan yang ditawarkan selain program D III dan D IV Perancangan Jalan dan Jembatan yang ditawarkan ke masyarakat selama ini.