06Aug/09

Pelatihan Kewirausahaan Pelumas dan Perbengkelan

Polsri 27 Juni 2009, Pelatihan Kewirausahaan Pelumas dan Perbengkelan ini merupakan rangkaian program Pertamina yang merupakan merupakan salah satu wujud Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat khususnya di bidang pendidikan. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya bahwa pada tanggal 15 Juni 2009 lalu 115 mahasiswa telah menerima Beasiswa dari Pertamina dan mahasiswa penerima beasiswa tersebut akan mengikuti pelatihan Kewirausahaan Pelumas dan Perbengkelan yang akan dilaksanakan dalam tiga tahap.

Pelatihan tahap pertama dilaksanakan tanggal 27, 28 dan 29 Juni 2009 di Jurusan Teknik Mesin yang diikuti oleh 50 mahasiswa. Setelah pelatihan ini akan dilanjutkan tahap ke-2 bagi mahasiswa penerima beasiswa yang belum mengikuti pelatihan dan tahap ke-3 diperuntukan bagi dosen/staf pengajar. Sedangkan jadwal pelatihan untuk tahap ke-2 dan ke-3 masih belum ditentukan secara pasti.

Pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut dipandu langsung oleh Hendro Sotanto dan Hendra Wiono dari Asosiasi Instruktur Otomotif Indonesia dengan 2 materi utama yaitu :

  • Informasi Umum yang meliputi factor keselamatan, aturan servis.
  • Perawatan dan Penyetelan
    • Mesin
    • Elistrikan
    • Rangka

Politeknik Negeri Sriwijaya juga menyiapkan sepuluh kendaraan roda dua yang digunakan sebagai sarana praktek bagi peserta pelatihan.

06Aug/09

Diploma IV (D IV) Teknik Energi Jurusan Teknik Kimia

Mulai tahun ajaran baru 2009/2010, Politeknik Negeri Sriwijaya sudah menerima mahasiswa baru angkatan pertama Program D IV Teknik Energi. Gelar yang diberikan oleh program ini adalah Sarjana Sain Terapan (SST).

Program D IV Teknik Energi merupakan pendidikan vokasi politeknik bidang ilmu Teknik Kimia yang dikhususkan menangani masalah keenergian dengan kompetensi utama Efektifitas Pemanfaatan Energi Takterbarukan dan Konservasi Energi.

Beberapa pertimbangan yang mendasar untuk membuka program tersebut di Politeknik Negeri Sriwijaya:

  • Kebijakan pemerintah melalui Inpres No. 1o/2005 tentang penghematan energi dan Undang-Undang no. 30 pasal 25 tahun 2007 yang mengatur tentang konservasi energi yang mewajibkan pengusaha dan masyarakat pengguna sumber energi dan pengguna energi untuk melaksanakan konservasi.
  • Mendukung kebijakan pemerintah menerapkan program konservasi energi sektor industri, terutama industri Petro Kimia, Pertambangan dan Energi, Energi Listrik, Industri Jasa dan lain-lain.
  • Pengembangan IPTEK untuk menunjang proses penghematan, efisiens, pengguna sumber Energi Takterbarukan.
  • Politeknik Negeri Sriwijaya sebagai penyelenggara pendidikan vokasi yang menghasilkan lulusan siap pakai.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ir. Irawan Rusnadi, M.T, Ketua Jurusan Teknik Kimia. Menurut beliau salah satu keunggulan dari program baru ini adalah belum tercukupinya kebutuhan SDM akan tenaga ahli bidang energi yang siap pakai di dunia kerja.

Dengan menerapkan kurikulum yang berbasis kompetensi (KBK) yang disusun berdasarkan elemen-elemen kompetensi yang dapat menghantarkan peserta didik untuk mencapai kompetensi utama, kompetensi pendukung dan kompetensi lain sebagai method of inquiry yang diharapkan.

Menurut Ir. Irawan Rusnadi, M.T, melalui program D IV Teknik Energi siswa akan dididik menjadi ahli teknik bidang teknik energi, yang mempunyai kemampuan engineering dan managerial untuk mengisi peluang sector keenergian terutama proyek-proyek konservasi energi yang saat ini jumlahnya masih sangat terbatas.

Lulusan D IV Teknik energi mempunyai peluang kerja yang luas terutama pada industri-industri yang berhubungan dengan keenergian seperti Industri Petro Kimia, Industri Proses, Pertambangan dan Energi, Pembangkit Listrik dan Industri Jasa terutama yang menangani proyek-proyek konservasi energi.

Hadirnya D IV Teknik Energi ini akan banyak menarik minat calon mahasiswa. Kepercayaan masyarakatpun meningkat dengan semakin banyaknya pilihan yang ditawarkan selain program D III dan D IV Perancangan Jalan dan Jembatan yang ditawarkan ke masyarakat selama ini.

06Aug/09

Hari Pertama Registrasi Ulang Jalur PMP Politeknik Negeri Sriwijaya

Senin, 22 Juni 2009, Sebanyak 195 orang calon mahasiswa baru jalur PMP melakukan pendaftaran ulang pada tanggal 22 – 24 Juni 2009 di Loket Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Gedung KPA. 195 orang calon mahasiswa baru terdiri atas 22 calon mahasiswa jurusan Teknik Sipil, 22 calon mahasiswa jurusan Teknik Mesin, 14 calon mahasiswa jurusan Teknik Elektro PS. Teknik Listrik, 14 calon mahasiswa jurusan Teknik Elektro PS. Teknik Elektronika, 14 calon mahasiswa jurusan PS. Teknik Telekomunikasi, 22 calon mahasiswa jurusan Teknik Kimia, 22 calon mahasiswa jurusan Akuntansi, 22 calon mahasiswa jurusan Administrasi Niaga, 14 calon mahasiswa jurusan Teknik Komputer, 22 calon mahasiswa jurusan Manajemen Informatika dan 7 calon mahasiswa jurusan Bahasa Inggris, yang berasal dari ribuan SMA/MAN/SMK di berbagai wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Mahasiswa yang mendaftar ulang harus membayar biaya pendidikan terlebih dahulu di Bank BNI di Seluruh Indonesia melalui SPC (Student Payment Centre). Selanjutnya mahasiswa melakukan seleksi berkas di Loket Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan. Bagi calon mahasiswa yang diterima di jurusan Teknik Elektro (PS. Teknik Listrik, PS. Teknik Elektronika, PS. Teknik Telekomunikasi) dan Teknik Kimia diwajibkan untuk tes buta warna terlebih dahulu di Poliklinik Polsri.

06Aug/09

Penyerahan SK CPNS 2009

Palembang, Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya menyerahkan SK CPNS kepada 11 orang tenaga honorer yang telah mengabdi setidaknya selama enam tahun dan melepas Bapak Sopuan yang telah mengabdi selama 19 tahun 4 bulan dengan pangkat/golongan Pengatur Muda TK. I (Gol. II/b). Pelaksanaan penyerahan tersebut bertempat di Aula Gedung KPA Politeknik Negeri Sriwijaya hari Sabtu tanggal 13 Juni 2009, dalam acara tersebut Direktur didampingi oleh para Pembantu Direktur dan Kepala Bagian Administrasi Umum dan Keuangan yang membawahi Sub Bagian Kepegawaian.

Penyerahan SK CPNS

Penyerahan SK CPNS

Direktur dalam sambutannya mengingatkan untuk bersyukur atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan kepada negara. Karena masih banyak di luar sana, yang ingin menjadi PNS seperti saudara- saudara. Hargai kesempatan ini, wujudkan dengan memberikan prestasi yang baik dan bersyukur karena tidak semua orang memiliki kesempatan seperti saudara sekalian.

Ditambahkan pula, bahwa SK CPNS merupakan titk awal dari status Pegawai Negeri Sipil. Oleh karenanya, jadikan momentum ini untuk membangun kapasitas diri yang sesungguhnya, patuhi dan ikuti segala peraturan  yang ada, baik berkenaan dengan aspek kepegawaian maupun pelaksanaan tugas, tingkatkan kedisiplinan.

Sebelum mengakhiri sambutannya beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Sopuan atas pengabdiannya selama ini.

Dalam acara tersebut, Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya berkesempatan menyerahkan secara langsung SK CPNS serta memberikan bantuan kepada Bapak Sopuan sebagai rasa terima kasih Politeknik Negeri Sriwijaya atas pengabdiannya.

Sebelas nama tenaga Honorer yang menerima SK CPNS :

  • Bunsiha, A.M.K Gol. II/c Paramedis UPT. Kesehatan
  • Harba Ario Sukha, A.Md Gol. II/c Teknisi UPT. PP
  • Demby Pratama, A.Md Gol. II/c Instruktur Jur. Teknik Komputer
  • Sri Maryani, A.Md Gol. II/c Teknisi Jur. Teknik Elektro
  • Edial Salmes Gol. II/a Teknisi Jur. Teknik Elektro
  • Erlangga Kesuma Putra Gol. II/a Administrasi Jur. Akuntansi
  • Dodi Oktavianto Gol. II/a Administrasi Perencanaan
  • Okto Dwi Hanggara Gol. II/a Teknisi UPT. PP
  • Iwan Setiawan Gol. II/a Teknisi Jur. Teknik Komputer
  • Ahmad Nanang Taufik Gol. II/a Pramu Gedung Jur. Bhs. Inggris
  • Doni Ali Gol. I/c Administrasi Inventaris
06Aug/09

Alan Oktakurnia Pratama Siap Bersaing Di National University English Debating Championship (NUEDC) Surabaya

Dihadapan kurang lebih 135 penonton dan 10 dewan juri (adjudicator), selama tiga jam ke-11 debater berusaha untuk mempertahankan argumennya dalam Final Selection hari Sabtu kemarin (6 Juni 2009). Dengan Topik/Materi debat tentang pernikahan dibawah umur dan Green Industries, masing-masing debaters berusaha meyakinkan dewan juri (adjudicator) dan penonton akan pandangannya tentang topik tersebut di atas.

Debat ini menggunakan sistem British Parliamentary (BP). Sistem ini adalah sistem yang digunakan dalam World University Debating Championship (WUDC) atau Lomba debat bahasa Inggris tingkat dunia. Dimana peserta yang lain dapat menginterupsi lawannya yang sedang menyampaikan argumentasi.

Alan Oktakurnia Pratama akhirnya menjadi wakil Politeknik Negeri Sriwijaya dan berhak untuk mengikuti ajang National University English Debating Championship (NUEDC) di Surabaya 30 Juli – 3 Agustus 2009.

Hasil Final SelectionEnglish Debating Championship” :

    • Alan Oktakurnia Pratama (Bahasa Inggris), Juara 1 dan Debaters Favorit
    • Mukhtiar Fikri (Teknik Komputer), Juara 2
    • Moh. Fikri Rohim (Bahasa Inggris), Juara 3
    • Indriyani (Akuntansi), Juara 4
06Aug/09

Pelatihan Aplikasi E-Journal

Rabu, Tanggal 10 Juni 2009 Politeknik Negeri Sriwijaya menjadi tuan rumah pelaksana “Sosialisasi dan Pelatihan Aplikasi Program e-journal”, yang diikuti 127 Perguruan Tinggi/Perguruan Tinggi Swasta di Sumatera Bagian Selatan.

Acara ini dibuka oleh Ketua Pelaksana sekaligus sebagai Kepala Pelaksana Perpustakaan Polsri, Hj. Nelli Lingga Yunara, SPd. Dalam sambutannya kegiatan yang bekerjasama Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) sebagai program peningkatan kualitas perguruan tinggi melalui pengembangan akses pustaka.

Dr. Ir. Emirhadi Suganda, MSC. yang mewakili Dikti dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan program Depdiknas melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Ditjen Dikti bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan riset di Perguruan Tinggi melalui pemberian akses ke khasanah pengetahuan dunia yang terkini melalui jurnal ilmiah dan bahan pustaka (Digital journal dan Digital References).

Ditambahkan pula, latar belakang program tersebut adalah untuk meningkatkan kualiltas Perguruan Tinggi secara keseluruhan, meskipun dari waktu ke waktu peringkat perguruan tinggi di Indonesia mengalami peningkatan. Disamping itu jumlah publikasi internasional masih rendah, dan juga inovasi yang telah mendapatkan hak Paten maupun HAKI masih tergolong kurang meski ada peningkatan. Untuk membantu Perguruan Tinggi di Indonesia, Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Ditjen Dikti bekerjasama dengan Provider Internasional (Proquest, Ebsco dan Gale Cengage) memberikan kemudahan kepada perguruan tinggi untuk mengakses berbagai jurnal ilmiah dan bahan pustaka digital yang terbaru.

Sosialisasi dan pelatihan aplikasi program e-journal yang dipandu langsung oleh ProQuest dan Ebsco memberikan penjelasan secara terperinci bagaimana memanfaatkan program ini secara maksimal. Program ini dapat diakses oleh mahasiswa dan dosen di Perguruan Tinggi untuk membantu dalam penulisan karya ilmiah, skripsi maupun penelitian.

Indikator keberhasilan adalah Indikator inputnya adalah jumlah jurnal internasional yang dapat diakses oleh mahasiswa dan dosen di PT akan meningkat.Indikator proses adalah Budaya baca mahasiswa dan Dosen akan meningkat, pembelajaran akan mengalami perbaikan dan peningkatan mutu melalui informasi terbaru dan mutu meningkat, indikator output dan outcome adalah karya ilmiah dan publikasi mahasiswa serta dosen secara nasional dan internasional meningkat jumlah dan kualitasnya.