Dr. Ing. Ahmad Taqwa, M.T., Lantik 2160 Mahasiswa Baru TA 2016/2017

A20W1031POLITEKNIK Negeri Sriwijaya (POLSRI) melaksanakan kegiatan Pengenalan Sistem Pendidikan Tinggi (SisDikti) sekaligus melantik secara resmi mahasiswa baru Tahun Akademik 2016/2017 dalam sidang senat khusus terbuka, Selasa (23/8) bertempat di Graha Pendidikan dan Gedung Fasilitas Umum Polsri. Kegiatan perkenalan SISDIKTI ini merupakan bagian dari prosesi pelaksanaan Diksarlin bagi mahasiswa baru Polsri. Sebelumnya mahasiswa baru TA 2016/2017 ini telah mengikuti Pendidikan Dasar Kedisiplinan (DIKSARLIN) yang dilaksanakan di Markas Ajudan Jenderal Komando Daerah Militer II Sriwijaya dari tanggal 1 sampai 10 Agustus yang terbagi dalam 2 gelombang, gelombang I tanggal 1 hingga 5 Agustus 2016, dan Gelombang II tanggal 6 hingga 10 Agustus 2016.

A20W1072

Untuk tahun ini, penerimaan mahasiswa baru POLSRI dilakukan melalui 3 jalur, yaitu jalur Undangan atau lebih dikenal dengan penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDKPN), jalur Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN), dan jalur mandiri meliputi, jalur kerjasama Garuda Maintenance Facilities (GMF) Aeroasia, jalur kerjasama PT PLN, dan jalur Ujian Masuk Mandiri (UMM), sehingga total keseluruhan sebanyak 2160 calon mahasiswa. Dari 3 jalur tersebut, termasuk didalamnya penerimaan Program bantuan Pendidikan diantaranya, Bidikmisi, Bidiksiba, Bidiksitel, program lintas Politeknik Negeri, program mahasiswa Internasional, dan program Afirmasi Pendidikan (Adik) dari Papua dan daerah 3T.

Direktur Polsri Dr. Ing. Ahmad Taqwa, M.T. mengatakan kegiatan ini adalah bagian dari isi Statuta dan peraturan akademik Polsri, yang mengamanatkan bahwa mahasiswa baru harus secara resmi diterima oleh senat pada setiap awal tahun ajaran baru untuk mengubah status mereka dari Calon Mahsiswa menjadi Mahasiswa Polsri, yang dilanjutkan dengan prosesi pengenalan SISDIKTI POLSRI.

Diharapkan Nantinya setelah mengikuti pengenalan SISDIKTI ini mereka benar-benar siap menghadapi masa-masa perkuliahan di POLSRI, mereka akan lebih mudah mengenal arah kemana mereka nantinya akan melakukan sistem perkuliahan yang ada, karena di POLSRI lebih mengedepankan praktek daripada teori, sehingga mereka menghadapi perkuliahan dengan rasa yang riang gembira.

Dari 2160 mahasiswa Polsri TA 2016/2017 ini tersebar di 11 program Studi Diploma III, 11 Program Studi Sarjana Terapan, serta mahasiswa lama yang belum lulus atau belum mengikuti kegiatan Diksarlin dan Sisdikti tahun sebelumnya. Melalui kegiatan pengenalan SISDIKTI ini diharapkan mahasiswa baru akan memperoleh bekal mengnai sistem yang berlaku di Dunia Perguruan Tinggi, khususnya di POLSRI, serta wawasan tentang dunia kerja dan usaha yang akan dihadapi setelah selesai menempuh pendidikan di POLSRI.