POLSRI PERGURUAN TINGGI KETIGA YANG MEMILIKI TAX CENTER

PALEMBANG Sumsel Post-  Penanda tanganan naskah kerjasama pembukaan Tax Center antara Politeknik Sriwijaya (Polsri) dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat  Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung Kamis (21/10) dilaksanakan di Aula KPA Polsri.  Penandatanganan  tersebut dilakukan oleh Direktur Polsri yang di wakili oleh Pembantu Direktur I Polsri Firdaus, ST.MT dengan Kakanwil DJP Sumsel dan Babel Pandu Bestari.

Kepala bidang penyuluhan pelayanan  dan hubungan masyarakat Kanwil DJP Sumsel dan Babel Dr. Adinur Prasetyo, AK.M.Si mengatakan Tax Center di Polsri akan digunakan sebagai media untuk mendidik mahasiswa seputar pajak termasuk juga peran dan fungsi penyuluh pajak.  Mengenai lama waktunya Adinur menambahkan mereka diberi pelatihan selama satu minggu dan materi yang diberikan setara dengan Brevet A dan B.

Adinur menambahkan, Tax center di Polsri merupakan tax center yang ketiga kerjasama antara Kanwil DJP dengan Perguruan Tinggi setelah Universitas Bina Darma (UBD) Palembang dan Universitas Negeri Bangka Belitung.  Pada angkatan pertama ini mahasiswa yang akan masuk program tax center direncanakan berjumlah 10 hingga 20 orang.

“ Karena ini baru angkatan pertama, mungkin mahasiswa Polsri yang terlibat dalam tax center ini berjumlah 10 hingga 20 mahasiswa”  tutur Adinur.  Ini merupakan salah satu program “Tax go to Campus” dari kantor kami, ungkapnya.  Disambungkan Adinur, pihaknya mencanangkan minimal setiap tahun membuka satu tax center di setiap perguruan tinggi yang ada di Sumsel dan Babel.

Mengenai Pengelolaan, dijelaskan Adinur akan koordinasi dengan Polsri.  Pihak kami juga akan membantu pendanaan sebesar 10 juta di setiap tax center pertahun.  “Keberadaan Tax center ini sama dengan tax center yang telah lebih dulu berjalan di dua perguruan tinggi.  Misalnya mengenai fasilitas, disini akan kami isi dengan buku-buku atau jurnal seputar pajak dan seperangkat komputer, hardware dan sofware ataupun soft copy peraturan-peraturan terkini seputar pajak”.  Kata Adinur.

Lebih jauh dikatakan Adinur, oleh karena para mahasiswa yang bertugas di tax center ini di bekali oleh pengetahuan terkini seputar pajak maka mereka bisa di fungsikan untuk membantu petugas pajak dalam melakukan penyuluhan pajak kepada masyarakat.  Sementara Firdaus menjelaskan, keberadaan tax center ini sangat banyak manfaatnya terlebih untuk mahasiswa jurusan akuntansi.  Terkait mahasiswa yang bertugas di tax center Polsri nantinya, Firdaus berkata akan kami bahas lebih jauh nanti.  Firdaus mengatakan tax center ini khususkan bagi mahasiswa Polsri jurusan akuntansi agar bisa mengaplikasikan dan mengupdate pengetahuan terkini seputar pajak.

”Bisa saja mahasiswa yang masuk dalam program pelatihan kesemuanya dari jurusan akuntansi, mengenai jumlah mahasiswa yang mengikuti program ini mungkin dilakukan secara bertahap atau terjadwal, yang jelas untuk tahap pertama ini kita akan memberikan pelatihan sebanyak 10 hingga 20 mahasiswa”.  Tutur Firdaus yang merupakan Pembantu Direktur bidang akademik ini.(Muhardi)

Sumber:  Harian Sumsel Post, Jum’at 22 Oktober 2010