Meidiansyah dan Agmel Valenda, Duta Pendidikan dan Kebudayaan POLSRI 2015

Sabtu, 10 Januari 2015, bertempat di Graha Pendidikan Polsri, final prmilhan bujang dan Gadis Polsri 2015 berlangsung dengan sukses. Raut wajah bahagia tak bisa ditutupi lagi ketika Meidiansyah dan Agmel Valenda dinobatkan sebagai Bujang dan Gadis Politeknik Negeri Sriwijaya (BGP) 2015. Hasil tersebet diperoleh setelah melalui proses yang cukup panjang, mulai dari tes akademik, wawancara, hingga masa karantina. Agmel dara cantik kelahiran 19 April 1993 jurusan Akuntansi, mengaku takmenyangka bisa memenangkan ajang Gadis Polsri. Ia mengatakan selama mengikuti dari awal hingga menjadi pemenang, selalu melakukan apa yang terbaik. Kuncinya selama mengikuti hingga proses karantina saya tetap menjadi diri sendiri, tidak harus bersikap apa-apa sesuai saja dengan apa adanya.

Agmel mengaku sangat senang dengan hasil yang didapatnya, karena proses dari awal sangat berat untuk dapat masuk ke 50 besar hingga masuk menjadi finalis 24 besar. Pastinya sangat bangga, apalagi bisa membanggakan orangtua, karena ini juga ada amanah yang di emban sebagai Gadis Polsri. Dalam waktu dekat dirinya akan membuat program kerja sebagai duta Pendidikan dan kebudayaan Polsri.

Hasil senada juga di ungkapkan Meidiansyah, mahasiswa jurusan Administrasi Bisnis semester 3 ini, mengatakan akan segera melakukan program kerja “ ini adalah tugas baru kami sebagai bujang dan gadis Polsri 2015”. Lanjutnya kami pasti membuat berbagai program sebagai duta pendidikan dan kebudayaan Polsri.

Sementara ketua panitia Surya Agustama, mengatakan sebanyak 24 mahasiswa yang terdiri dari 12 pasang bujang dan gadis Polsri menjadi Finalis dalam BGP 2015 ini. Ada 11 jurusan yang mengikuti kegiatan ini, dengan jumlah peserta 165 orang mahasiswa, tentunya untuk lolos ke 24 besar itu sangat susah apa lagi bisa menjadi pemenang. Kami sebagai panitia BGP 2015, sangat bangga bisa pada hari ini bisa menyelesaikan tugas kami sebagai panitia.