Polsri dan TAFE NSW Australia menjajaki kerjasama pendidikan Sport Event Management

Palembang, 31 Januari 2012 Direktur Polsri, RD Kusumanto,
ST.MM., melakukan pembicaraan dengan Senior Executive dari TAFE NSW Australia,
Jane Anderson, untuk menjajaki kerjasama di bidang pendidikan. Dengan didampingi
oleh direktur Asian Focus Group (AFG) venture, Michael Fay, Jane mengatakan
bahwa TAFE sebagai lembaga pendidikan negeri di Australia telah menyelenggarakan
pendidikan sertifikasi bidang vokasi baik untuk pendidikan non degree maupun
degree. Dalam setiap tahun, lebih dari 500.000 peserta didik yang menggali ilmu
dan keahlian di lembaga mereka. Dengan visi untuk mengubah kehidupan menjadi
lebih baik serta berwawasan internasional, maka TAFE NSW berniat untuk
menjajaki program kerjasama dengan Polsri dalam berbagai bidang sesuai dengan
potensi daerah. Salah satu potensi yang dapat dikembangkan bersama Polsri
adalah bidang pendidikan Sport Event Management untuk mendukung program
pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai event olahraga di Palembang,
khususnya terkait dengan niat Palembang untuk menyelenggarakan Asian Games 2019
dan event lainnya dalam waktu dekat. Melalui kelas kerjasama tersebut, Polsri
bersama TAFE NSW diharapkan dapat menyediakan tenaga trampil di bidang
manajemen pelaksanaan kegiatan khususnya olahraga.
Bersamaan dengan pertemuan tersebut juga Polsri bersama
Kantor Badan Promosi Perizinan Penanaman Modal Daerah (BP3MD) Sumsel, juga
mengundang beberapa stakeholder terkait guna berdiskusi tentang program
investasi SDM di bidang keolaragaan dan parawisata di Sumsel. Hadir dalam
diskusi tersebut perwakilan dari Disbudpar SS, Dispora SS, ketua Perhimupunan
Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel, Association of the
Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) Sumsel, H&R Manajer
Aryaduta Palembang, dan beberapa staf Polsri alumni TAFE Australia.
Dari diskusi tersebut ada beberapa kendala yang terekplorasi
dan tantangan dibidang parawisata dan pelaksanaan keolahragaan di Palembang. Walaupun
SEA Games ke 26 tahun 2011 di Palembang terbilang sukses, namun dari sisi
managemen ditemukan masih banyak pelaksana yang tidak mengetahui job description
mereka. Begitu juga dibidang keparawisataan, beberapa potensi wisata di
Palembang masih banyak yang belum dipromosikan dengan baik. Hal ini tidak
terlepas dari sistem manajemen yang belum terkoordinir dengan baik.  Untuk itu BP3MD
melalui Bapak Shofyan
Aripanca menyampaikan perlunya Polsri berperan dalam pengembangan program SDM
dibidang Sport Event Management dan kepariwisataan, untuk membantu pemerintah
daerah dalam hal ini Dispora SS dan Disbudpar maupun swasta dalam menyediakan
SDM pada bidang tersebut.
Dari hasil pembicaraan TAFE NSW dan Polsri untuk membuka
kelas kerjasama tersebut, terungkap bahwa Polsri telah mengajukan pengiriman
Staf untuk melakukan studi awal di Australia. Dengan dibantu oleh TAFE NSW
diharapkan, sekembalinya Staf Polsri ini dari Australia pelaksanaan pendidikan
kerjasama tahap awal dapat segera diselenggarakan.
Attachments: