2900 Mahasiswa Baru Polsri Tes Narkoba

Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) setiap tahun melakukan tes narkoba bagi mahasiswa baru, dengan tujuan agar di kampus Polsri bebas narkoba, pelaksanaan tes ini polsri bekerja sama dengan Polda Sumsel dan Rumah Sakit Bayangkara Palembang. Tes yang dilakukan pada tanggal 13 – 14 November 2019 ini lebih kurang 2900 mahasiswa baru. Tes narkoba ini dibagi dalam beberapa posko hari pertama Posko Gedung Kuliah 4 Jurusan Administrasi Bisnis dan Jurusan Bahasa Inggris, Posko Gedung Pendidikan Jurusan Teknik Kimia, dan posko Gedung kuliah tiga jurusan Akuntansi.   Pada hari berikutnya posko Gedung Kuliah 5 Jurusan Teknik Elektro, Posko Gedung Kuliah 6 Jurusan Teknik Komputer dan Jurusan Manajemen Informatika dan posko Gedung  kuliah 1 jurusan sipil dan Teknik mesin

Pembantu Direktur 3 Irawan Rusnadi mengatakan, jika mahasiswa dinyatakan positif pengguna narkoba maka orang tua/wali mahasiswa tersebut akan dipanggil secara resmi dan di beri waktu lebih kurang 3 bulan untuk pembinaan, kemudian dilakukan tes ulang yang jadwalnya ditentukan oleh Polsri, jika mahasiswa tersebut masih dinyatakan positif maka akan di keluarkan dari kampus Polsri.

Pada saat tes jika ada mahasiswa yang tidak hadir/izin yang bersangkutan wajib mengikuti tes susulan yang dilakukan di rumah sakit Bayangkara Palembang dengan biaya tes dibebankan pada mahasiswa yang bersangkutan. Tes narkoba yang dilakukan oleh pihak kampus wajib diikuti oleh setiap mahasiswa baru supaya dilingkungan kampus Polsri bebas dari Narkoba.