PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1430 H

Maulid Nabi adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang dalam tahun Hijriyah jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal. Kata maulid atau milad adalah dalam bahasa Arab berarti hari lahir . Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat.

Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada nabi Muhammad SAW, dengan tujuan untuk membangkitkan kecintaan umat kepada nabi Muhammad serta meneladani sunnah Rasulullah baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan di lingkungan yang lebih luas.

Memperingati Maulid Nabi Muhammad berarti juga mengingat kembali sejarah lahirnya pemimpin besar dengan segala keteladanan yang dicontohkan. Beliau merupakan sosok yang baik hati, santun, figur terpercaya (Al-amin).

Sifat dan teladan dari Rasulullah sangat dibutuhkan bagi bangsa ini untuk segera keluar dari berbagai krisis yang melanda bangsa Indonesia seperti yang diungkapkan oleh Ust. Ahmad Al-Habsyi dalam ceramahnya di depan mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya bertempat di Masjid Ath-Thuroiqi Politeknik Negeri Sriwijaya, Jum’at 17 April 2009. Dengan memberikan salah satu contohnya bagaimana membina hubungan yang baik antara kaum muda dengan yang lebih tua. Dengan kestabilan emosi, kesantunan berbahasa amat diperlukan dalam membangun komunikasi yang baik antara yang muda dengan yang tua. Sehingga menciptakan suasana saling menghargai dan menghormati. Karena sesungguhnya tidak ada yang dilebihkan, yang ada adalah saling melengkapi.

Dalam Ceramahnya Ust. Ahmad Al-Habsyi juga mengajak seluruh jama’ah yang sebagian besar kaum muda untuk terus membangkitkan kecintaannya terhadap Nabi Muhammad SAW dengan membaca Sholawat Nabi. (w2n)