Category Archives: Berita

04Nov/19

Acara Puncak Dies Natalis Polsri Ke 37 Adakan Jalan Santai

Palembang,  3/11/2019, Politeknik Negeri Sriwjaya (Polsri) telah berusia 37 tahun. Polsri merupakan salah satu perguruan tinggi Negeri yang ada di Palembang, telah berdiri sejak tahun 1982 dengan awal mula hanya ada 2 Jurusan  Teknik Sipil dan Teknik Mesin. Sampai dengan diusianya ke 36 Polsri telah memiliki 9 Jurusan terdiri dari 11 Program Sudi Diploma III, 11 Program Studi Sarjana Terapan (DIV) dan satu Program Studi Magister Terapan.

Dies Natalis ke-37 dengan tema “Kreativitas dan Inovasi Teknologi untuk Meningkatkan Sumber Daya Pendidikan Vokasi yang Unggul di Era Revolusi Industri 4.0” hari ini merupakan rangkaian terakhir acara. Dies Natalis ditutup dengan kegiatan jalan santai dengan rute kampus Polsri, Jalan Sungai Sahang , Jalan Demang Lebar,Lingkaran Taman, Jalan Srijaya Negara dan  finish di kampus Polsri. Setelah jalan satai untuk memeriahkan acara ini panitia menyediakan panggung hiburan dengan berbagai hadiah Doorprize dengan hadiah utama satu Unit Sepeda Motor dan hadiah Hiburan lainnya.

Direktur Polsri, Ahmad Taqwa mengatakan,  jalan sehat ini merupakan acara puncak Dies Natalis Polsri ke 37. Acara ini diikuti mahasiswa,  dosen, pimpinan dan civitas akademika Polsri. “Dengan adanya acara jalan santai ini, kita mengajak mahasiswa untuk olahraga bersama, agar sehat jasmani. Selain itu,  ini sebagai ajang silaturahmi dengan para civitas akademika Polsri, ” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut,  Direktur Polsri beterima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung acara jalan santai ini.  “Terima kasih kepada perusahaan, dan lembaga yang senantiasa mendukung Polsri dalam bentuk bantuan hadiah untuk doorprize. Alhamdulilah acara berjalan meriah,  dan sukses, ” tandasnya.

04Nov/19

Orasi Ilmiah Dies Natalis Polsri 37 Oleh Ir Hari Purwanto, MSc, DIC.

Polsri. 2/11/2019Dalam rangka Dies Natalis yang ke 37, Polsri mengadakan sidang senat khusus terbuka. Tema perayaan Dies Natalis ke 37 tahun ini adalah “Kreativitas dan Inovasi Teknologi untuk Meningkatkan Sumber Daya Pendidikan Vokasi yang Unggul di Era Revolusi Industri 4.0”. Hal ini sangat relevan dengan visi Polsri. Perayaan Dies Natalis ke-37 ini diisi dengan Orasi ilmiah oleh Ir Hari Purwanto, MSc, DIC. yang merupakan Staf Ahli Menristekdikti Bidang Infrastruktur, Turut hadir Asisten 3 Pemprov Sumsel Prof Dr Edward Juliartha, dan intansi pendidikam terkait di Gedung Graha Polsri, Sabtu (2/11)

Direktur Polsri memberikan sambutan sebagai salah satu Politeknik Negeri bergengsi di Indonesia, Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan sehingga benar-benar siap masuk ke dunia usaha dan dunia industri. Apalagi, memasuki usia ke 37, Polsri berupaya meningkatkan kualitas lulusan dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

 “Saat ini kita terus meningkatkan kualitas SDM melalui berbagai program penguatan. Terlebih lagi kita perlu Kreativitas dan inovasi teknologi untuk meningkatkan sumber daya pendidikan vokasi yang unggul di era revolusi industri 4.0,”ujar Ahmad Taqwa.

Ia menambahkan meski diusia ke 37 Polsri memiliki banyak pencapaian dengan siklus lulusan yang terserap di dunia usaha dan dunia industri namun ia berharap seluruh civitas akademika tak berpuas diri.

“Tingkatkan kualitas SDM yang link and match antara pendidikan dan industri. Artinya vokasi di era revolusi industri 4.0 ini harus ‘nikah massal’. Sehingga revitalisasi vokasi bisa mencapai sasaran,” jelasnya

Senada dengan itu dikatakan oleh Staf Ahli Menristekdikti Bidang Infrastruktur Ir Hari Purwanto MSc DIC bahwa sebagai salah satu Politeknik unggulan di Indonesia, Polsri diharapkan mampu menjadikan era revolusi Industri 4.0 sebagai sebuah peluang.

“Sehingga Polsri kita ingin menjadi ujung tombak, menjadi champion dalam membangun SDM unggul, posri diharapkan champion baik itu di level Sumatera maupun Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu Asisten III Pemprov Sumsel Prof Edward Juliartha mengatakan bahwa sebagai Pemerintah menginginkan diusia ke 37 Polsri terus berbenah diri. Apalagi Pemda juga telah menyiapkan lahan seluas 6,3 hektar yang bisa digunakan Polsri dalam pengembangan kampus utama dan kelengkapan gedung Polsri yang selama ini berada di Kompleks Unsri.

“Artinya Pemda terus mensupport, visi Indonesia maju untuk mengembangkan SDM lewat management talenta yang ada. Bahwa program 2045 bukan mudah untuk ditaklukkan, kita butuh membentuk satu strategi meningkatkan daya saing lulusan,” pungkasnya.

28Oct/19

Ratusan Mahasiswa Polsri Ikuti Pembekalan dan Uji Sertifikasi Bidang Jasa Konstruksi

Palembang, 28/10/2019 – Ratusan mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya mengikuti kegiatan pembekalan dan uji sertifikasi mahasiswa terampil tingkat I (SKT) Bidang Jasa Konstruksi di graha Pendidikan Polsri. Acara dilaksanakan pada tanggal 28-29 Oktober 2019.

Pembekalan dan uji sertifikasi yang bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, itu dalam rangka menfasilitasi mahasiswa dalam meningkatkan kompetensi di bidang kontruksi dan mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan sesuai bidang keahlian.

Peserta sebanyak 395 mahasiswa dari jurusan Teknik sipil, Teknik mesin dan Teknik elektro polsri. Pembekalan akan diberikan oleh dosen polsri dan balai jasa konstruksi kementerian PUPR. Uji Sertifikasi dilaksanakan secara gratis. Jika lulus, mahasiswa polsri akan memiliki Sertifikat Keterampilan (SKT) Tingkat I Bidang Jasa Konstruksi.

Direktur Polsri  mengatakan bahwa sesuai dengan rencana Pendidikan khusunya Pendidikan vokasi, mahasiswa polsri telah diberikan kurikulum sesuai kebutuhan industri/relevansi dengan kebutuhan dunia kerja/usaha. Dan pemerintah harus menjamin kompetensi yang dimiliki dan up to date dalam setiap proses pendidikan dengan salah satunya sertifikasi sesuai dalam UU no 2 tahun 2017.

Kementerian PUPR melalui direktorat jenderal untuk proses sertifikasi LPJK , bahwa sertifikasi yang dilakukan untuk pelaksana tenaga pekerjaan, pengawas lapangan, juru ukur pemetaan, teknisi instalasi listrik dan pelaksana tenaga pekerjaan mekanikal.

“Kita berharap pada pembekalan ini, para mahasiswa dapat mengikuti dengan seksama. Bahwa keterampilan dalam proses pembelajaran suatu kekuatan utama mahasiswa. Pelatihan ini menjelaskan juga metoda, prosedur yang benar-benar dapat di validasi dan dinyatakan layak dan berkompeten dan targetkan tahun ini harus 100% lulus seperti tahun sebelumnya.”ungkapnya.

28Oct/19

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-91 Tahun 2019

Polsri. 28/10/2019. Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) melaksanakan upacara peringatan hari sumpah pemuda ke- 91 tahun 2019. Bertempat di lapangan Polsri.

Direktur Polsri dalam amanatnya menyampaikan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. ” Hari Sumpah Pemuda ke-91 kali ini mengambil tema “Bersatu Kita Maju”. Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang teiah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda. Bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari parnografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dari terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila pemuda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara.

Pemuda yang memiliki karakter yang tangguh adalah pemuda yang memiliki karakter moral dan karakter kinerja, pemuda yang beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan tuntas. Pemuda juga harus memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan yang mumpuni, serta pemuda harus memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam kancah internasional.

Semangat para pemuda dalam menatap dan ikut membangun dunia harus terus menjadi obor penyemangat bagi pengabdian pemuda Indonesia dalam ikut serta berpartisipasi mengangkat bangsa dan tanah air tercinta di kancah dunia. “