Category Archives: Berita

Dirlantas Polda Sumsel Goes to Campus Polsri

Polsri. 6/8/2019. Bertempat di Lapangan Polsri. Acara Sisdikti diisi oleh Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol Dwi Asmoro. kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para mahasiswa/i bahwa pencegahan dan himbauan terkait laka lantas ini tidak hanya merupakan tugas polisi saja, melainkan tugas bersama untuk memberikan sentuhan dan sosialisasi akan pentingnya keselamatan berkendara guna menghindari kecelakaan.

“Lewat kegiatan ini kita mengajak mahasiswa dan akademisi untuk bersama-sama menosialisasikan bahaya laka lantas dan himbauan keselamatan dalam berkendara,” ujarnya.
Lanjutnya, dalam kegiatan tersebut juga dijelaskan beberapa faktor penyebab terjadinya kecelakaan, salah satunya human error atau kelalaian manusia.

pada kegiatan itu juga dihadirkan testimoni dari korban laka lantas agar menjadi pembelajaran dan evaluasi bagi para peserta, sehingga saat acara sudah selesai dapat tertanam dipikiran para peserta bahwa kecelakaan itu tidak ada untungnya.
“Rata-rata korban kecelakaan itu kondisinya menyedihkan dan kecelakaan itu tidak ada untungnya,” ucapnya.

Disela kegiatan Sisdikti yang dilaksanakan oleh Korlantas dibagikan berbagai hadiah doorprize untuk mahasiswa baru Polsri tahun 2019. Berbagai hadiah ini tentu menjadi penyemangat bagi sekitar 3080 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang ikut kegiatan Sisdikti.

Dirlantas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Dwi Asmoro mengatakan kegiatan yang dilaksanakan terkait program Police Goes To Campus dengan tema Disiplin Lalu Lintas Sebagai Cerminan Disiplin Diri” bertujuan untuk menggugah para kalangan akademisi kampus untuk mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.

“Kecelakaan itu tidak dapat diprediksi, namun bisa diminimalisir” ungkapnya. dan seluruh peserta sangat antusias mengikuti kegiatan hingga akhir acara.

Brig. Pol. Drs. Jhon Turman Panjaitan Kepala BNN Sumsel Berikan Kuliah Umum Pada Sisdikti Polsri 2019

Sebanyak 3080 mahasiswa baru POliteknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Tahun Akademik 2019/2020 mengikuti proses Pengenalan Sistem Pendidikan Tinggi (Sisdikti) pada hari kedua Selasa 6 Agustus kegiatan tersebut Polsri hadirkan Kepala BNN Provisi Sum-Sel Brig. Pol. Drs. Jhon Turman Panjaitan. Dalam materinya dengan tema “Narkoba Versus Masa depan Pemuda” ia menyampaikan betapa pentingnya bagi generasi muda untuk memahami dampak narkoba bagi mahasiswa yang merupakan generasi penerus bangsa.

Norkoba saat ini sudah marak di kalangan masyarakat sehingga perlu adanya pencegahan dini karena jika tidak dilakukan akan mengakibatkan dampak yang sangat luar biasa bagi lingkungan dan keamanan dimasyarakat terutama bagi mahasiswa. Mahasiswa merupakan harapan keluarga, masyarakat serta Bangsa dan Negara untuk melanjutkan cita-cita para pendiri Negeri ini.

Ia juga mengajak para mahasiswa baru bukan hanya untuk tidak menggunakan narkoba akan tetapi para mahasiswa untuk menyampaikan pada masyarakat yang berada di lingkungannya tentang bahaya Norkoba, karena saat ini peredaran narkoba sudah sangat luar biasa terutama di wilayah Sum-Sel.

Letkol Inf Honi Havana berikan Wasbang Pancasila untuk mahasiswa baru 2019

Polsri. 6/8/2019. Dalam rangkaian acara Sistem Pendidikan Tinggi (SISDIKTI) , Letkol Inf Honi Havana M.MDS memberikan materi wawasan kebangsaan (wasbang) Pancasila , bertempat di Lapangan Politeknik Negeri Sriwijaya.

Selain Dandim, kegiatan juga dihadiri pembantu Direktur III, Ir. Irawan Rusnadi ,M.T, Kapten Inf Okmansyah, PasiTer Dim Kapten Inf Syafrulah , para dosen dan 3080 mahasiswa.

Letkol Inf Honi Havana dalam Wasbangnya menjelaskan, bahwa Pancasila merupakan Idiologi yang terbaik untuk Indonesia karena Pancasila dibuat oleh generasi yang Mukhlisin atau orang yang ikhlas yang memberi tanpa mengharapkan balasan untuk kepentingan masyarakat dan rakyat Indonesia.

“Pancasila adalah ideologi yang disusun dan digali oleh generasi ’45 yang telah membuktikan ketulusan dan pengorbanannya bagi bangsa dan negara” ungkapnya

Pancasila bukan hanya merupakan alat pemersatu bangsa Indonesia, tetapi sebagai pemacu prestasi bangsa. Sebagai contoh adalah perjuangan atlet-atlet Asian Games 2018 yang mampu berprestasi karena kecintaannya kepada bangsa dan Tanah Air.

Oleh karena itu, ia mengajak semua masyarakat Indonesia untuk meneguhkan kembali Pancasila sebagai ideologi bangsa, sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Juga kembali memperkokoh persatuan dan kesatuan untuk mencapai kemajuan bangsa.

“Untuk itu, saya berharap agar para generasi milenial Indonesia dapat menjadi pendukung dan pembela Pancasila yang bertanggung-jawab dan pantang menyerah agar nantinya mampu menjaga, merawat keselamatan bangsa dan mencapai kejayaannya” ungkapnya.

3080 Peserta Ikuti pengenalan SISDIKTI bagi mahasiswa baru tahun 2019

Polsri. 5/8/2019. Pada tahun 2019 ini peserta yang mengikuti pengenalan Sistem Pendidikan Tinggi (SISDIKTI) mahasiswa baru sebanyak 3080 peserta. Acara juga dihadiri oleh Direktur Polsri, Pangdam II/Swj Mayjen TNI, Ketua senat,  Pembantu Direktur I, Pembantu Direktur II, Pembantu Direktur III, Pembantu Direktur IV dan anggota senat. Kegiatan ini dimulai dari tanggal 5 Agustus – 8 Agustus 2019 dengan menghadirkan pembicara dari berbagai stake holder dari Instansi Pemerintah dan perusahaan.

Direktur Polsri Dr. Ing. Ahmad Taqwa menyampaikan dalam sambutannya kegiatan ini dengan materi pengenalan sistem Pendidikan tinggi . Materi-materi ini diberikan untuk meningkatkan wawasan calon mahasiswa sebelum memasuki proses perkuliahan dikampus.

Pangdam II/ Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan, S.IP., M.Hum memberikan ceramah dengan judul “Menciptakan Pemimpin Muda yang dibekali wawasan kebangsaan, disiplin, inovatif dan inspiratif.”. Kegiatan ini masih menjadi bagian DIksarlin dimana tujuan penyelenggaraan Diksarlin adalah untuk membentuk pribadi yang berdisiplin, loyal dan bertanggungjawab serta mempersiapkan mental dan fisik Mahasiswa baru  dalam  menghadapi  proses pembelajaran.

Melalui Diksarlin ini, menurut Pangdam II/Sriwijaya juga diharapkan akan mampu membangun sikap jiwa korsa, kesetiakawanan, solidaritas serta tumbuhnya semangat  kebangsaan, cinta tanah air dan sikap bela Negara dalam diri Mahasiswa baru sebagai Generasi Muda penerus bangsa. 

Pada bagian lain amanatnya, Mayjen TNI Irwan berpesan kepada para Mahasiswa baru untuk lebih giat belajar dan menyiapkan diri, sehingga di masa mendatang akan dapat menjadi kader-kader pemimpin yang berdisiplin, bermoral dan berwawasan kebangsaan.  “Kalian semua adalah calon pemimpin, jadilah pemimpin yang berwawasan kebangsaan.

Sekarang dan ke depan, kita membutuhkan pemimpin-pemimpin yang berwawasan kebangsaan yang harus disiapkan sedini mungkin, dan merupakan salah satu upaya yang harus dilakukan untuk menjawab persoalan-persoalan bangsa”.