Category Archives: Berita

17Apr/10

Tiga robot POLSRI siap bertanding pada KRI dan KRCI se-Sumatera

KRI atau Kontes Robot Indonesia merupakan kontes Robotika antar Perguruan Tinggi di Indonesia. Dimana Pemenang dari KRI akan mewakili Indonesia dalam ABU ( Asia-Pacific Broadcasting Union) Robocon yang diadakan setiap tahun dengan lokasi berpindah-pindah dalam negara anggota ABU.

Setelah melalui seleksi tahap I yang sangat ketat, akhirnya 3 (tiga) Robot dari Politeknik Negeri Sriwijaya dibawah arahan dosen pembimbing Amperawan ST, MT., Ikhtison Mekongga,ST. dan Mustaziri,ST. berhasil melaju ke tahap selanjutnya dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) Regional I – 2010 yang berlangsung di Politeknik Manufaktur Bangka Belitung pada tanggal 30 April- 1 Mei 2010.

Tiga robot buatan mahasiswa Polsri yang diberi nama POKERS-10, CYBER dan RAZOR merupakan hasil karya mahasiswa jurusan Teknik Komputer dan Teknik Elektronika. Robot POKERS-10 yang tergabung dalam spesisfikasi KRI akan bertanding melawan 14 kontestan lain se Sumatera. Dua robot lainnya, yaitu CYBER dan RAZOR, yang tergabung dalam kategori Robot Cerdas (KRCI) akan menghadapi 44 kontestan dari perguruan tinggi se-Sumatera.

08Apr/10

XL GAET POLSRI KEMBANGKAN PENDIDIKAN

XL sepakat bekerja sama dengan Politeknik Negeri Sriwijaya dalam pendidikan vokasi dan sertifikasi, penelitian teknis dalam industri dan perdagangan, bimbingan dan pembinaan manajemen laboratorium, teknologi proses, serta pengembangan kurikulum dan praktek kerja bagi mahasiswa polsri.

PT XL Axiata Tbk (XL) dan Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang bantuan teknis bidang pendidikan, pelatihan penelitian dan pengembangan masyarakat. MoU ini bertujuan mendukung serta meningkatkan mutu pendidikan, pelatihan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan perguruan tinggi.

Vice President XL Regional Sumatera Agus Simorangkir, kamis (1/4) mengatakan penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan realisasi dari program Link & Match XL, yakin program kerjasama antara lembaga pendidikan dan dunia usaha untuk melaksanakan beberapa program kerjasama.

Beberapa kerjasama yang dilakukan ialah pendidikan vokasi dan sertifikasi, penelitian teknis yang menyangkut bidang industri dan perdagangan, bimbingan dan pembinaan manajemen laboratorium, teknologi proses, serta pengembangan kurikulum dan praktek kerja bagi seluruh mahasiswa dan mahasiswa Polsri.

Selain menandatangani kesepakatan tersebut, XL juga memberikan bantuan peralatan operasional telekomunikasi kepada polsri untuk melengkapi materi kurikulum belajar mahasiswa. Sedangkan untuk dapat mengoperasionalkan peralatan transmisi telekomunikasi tersebut, XL akan mempasilitasi pelatihan mahasiswa dan dosen Polsri secara berkesinambungan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memacu dunia pendidikan dan dunia usaha untuk terus bersinergi menciptakan tenaga-tenaga yang terampil yang siap pakai didunia usaha dan memiliki pengetahuan lengkap khususnya dibidang telekomunikasi. Manfaatnya sudah tentu akan dirasakan oleh semua kalangan, “ungkap Agus.

Sementara dalam kuliah umum yang disampaikannya, Agus menjelaskan bahwa kemampuan untuk mengakses komunikasi data yang cepat dan berkualitas menjadi suatu tuntunan dan keharusan dalam segala bidang. Sebab sektor telekomunikasi akan terus berkembang sesuai kemajuan teknologi dan kebutuhan masyarakat moderen.

Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya RD Kusumanto, S.T., M.M. yang melakukan penandatanganan kesepakatan tersebut mengatakan, kerjasama ini tentunya memberikan manfaat besar dalam upaya meningkatkan kualitas dan sumberdaya mahasiswa Polsri. ”Kita berharap kerjasama ini dapat terus ditingkatkan, karena penguasaan teknologi informasi merupakan faktor yang sangat penting agar tidak tertinggal,” wan ( dikutif dari media cetak berita pagi)

08Apr/10

“Designing the Future – Triple Zero”

Selama 6 hari (5 – 10 April 2010), sivitas Politeknik Negeri Sriwijaya dapat melihat gambar bangunan dan gedung yang berwawasan lingkungan (Green Building) dengan penerapan triple zero (zero energy, zero emisi and zero waste) di Lobi Gedung KPA.
Triple Zero merupakan 3 hal yang terdiri dari Zero Energy yaitu apabila sebuah bangunan menggunakan energy tidak lebih besar dari yang dihasilkannya, sehingga energinya menjadi nol. Zero emisi sebuah bangunan diupayakan tidak menghasilkan gas CO2 penyebab utama efek Rumah kaca di Bumi. Dan yang terakhir Zero Waste bahwa diharapkan sebuah bangunan tidak menghasilkan sampah. Ssebagai contoh, bangunan yang dapat dibongkar pasang dengan mudah dan dugunakan kembali serta dapat didaur ulang, tanpa menimbulkan limbah konstruksi.
Pameran tersebut terselenggara berkat kerjasama antara BPKSDM (Badan Pembinaan Konstruksi dan SDM) Kementerian Pekerjaan Umum, Goethe Institut (Stuttgart, German), Universitas Pelita Harapan dan Politeknik Negeri Sriwijaya. Tema yang di usung “Designing the Future – Triple Zero”. Disamping pameran pihak penyelenggara juga mengadakan Seminar dengan tema yang sama serta nara sumber dari Universitas Pelita Harapan, Prof. Dr. Haryanto dan Dr. Ing. Ir. Gagoek Hardiman.
Sambutan Kelapa BPKSDM Kementerian Pekerjaan Umum yang dibacakan oleh Dra. Surtiningsih, M.Si, mengatakan bahwa seminar dan pameran ini sebagai momentum untuk mendorong semangat kebersamaan dan sebagai wujud apresiasi tentang cara menerapkan penelitian yang berkelanjutan, serta menjadi inspirasi bagi akademisi, swasta dan pemerintah untuk menjadi dasar pelaksanaan konstruksi yang berwawasan lingkungan.
Dalam acara tersebut peserta yang hadir dapat melihat hasil riset maupun konsep rancangan yang inovatif dari ilmuwan Konstruksi dari German Prof. Dr. Ing. Werner Sobek, dimana merancang bangunan yang atraktif dan unik tanpa harus dengan biaya mahal dan dapat membantu mengurangi baik jumlah energy maupun material yang dibutuhkan.