Category Archives: Berita

Polsri Selenggarakan Kejurnas Pencak Silat Nasional 2018

Palembang 20/11/18. Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) melalui UKM Olahraga menyelenggarakan Kejuaraan Pencaksilat Nasional tahun 2018, kegiatan Naional ini yang pertama kali dilakukan oleh UKM olahraga Polsri. Sebanyak 121 atlet Silat mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Antar Mahasiswa 2018 di Gedung Fasilitas Umum Polsri, Selasa (20/11/2018). Kejuaraan diikuti oleh 17 Perguruan tinggi se-Indonesia.

Kejuaraan tersebut mempertandingkan kategori Seni Tunggal, Fighter Putra Kelas A,B,C,D,E hingga F, serta untuk Putri kelas A,B,C dan E, kegiatan ini berlangsung selamat 4 hari dari tanggal 20-23 November 2018.

Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan Polsri Ir. Irawan Rusnadi, M.T.  pihaknya antusias mengadakan kejuaraan tersebut karena memiliki misi untuk meningkatkan softskill mahasiswa dibidang olahraga khususnya pencaksilat.

Dalam kegiatan ini Polsri mengirimkan  14 mahasiswa yang ikut dalam kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan proses pembinaan terhadap mahasiswa, kegiatan ini mendapat dukungan dari Bapomi Sumsel, ujarnya di sela kegiatan.

Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Sumsel Zulkarnain mendukung kegiatan tersebut karena bisa lebih mengakomodir bibit-bibit Pesilat yang ada di tingkat Mahasiswa. Sehingga, kalangan Mahasiswa Sumsel tidak hanya melulu berprestasi di bidang akademik saja, tapi juga di bidang non-akademik seperti Olahraga. Senada, Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengprov IPSI) Sumsel Darlis berharap agar kompetisi-kompetisi semacam Kejuaraan Silat ini dapat bermunculan atlet Silat yang bakal mewakili Sumsel dari perguruan tinggi. Sebab, ke depan akan banyak sekali even-even berskala nasional yang siap diikuti oleh para mahasiswa.

Instruksi Upacara Memperingati Hari Pahlawan ke-73 Tahun 2018 tanggal 10 November 2018 dengan tema “Semangat Pahlawan di Dadaku”

Instruksi Upacara Memperingati Hari Pahlawan ke-73 Tahun 2018 tanggal 10 November 2018
dengan tema “Semangat Pahlawan di Dadaku”

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, maka Politeknik Negeri Sriwijaya akan mengadakan upacara, pada :

Hari/Tanggal : Senin, 12 November 2018
Pukul : 07.00 WIB s.d. selesai
Tempat : Lapangan Parkir Gedung Teknik Elektro Politeknik Negeri Sriwijaya

Catatan : Pakaian Upacara
Unsur Pimpinan : Pakaian Kopri dan Peci Hitam
Dosen dan Karyawan : Korpri, celana / rok hitam dan peci hitam
Dharma Wanita : Pakaian Seragam Harian
Satuan Pengamanan : Pakaian Dinas Harian (PDH)
Mahasiswa : Jas Almamater

Lihat Instruksi Selengkapnya :

Polsri Jalin Kerjasama dengan BPKAD Kota Palembang

Polsri, 01/11/2018, Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dibidang vokasi Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) terus menjaring kerjasama diberbagai bidang bail secara Internasional, Nasional dan Regional. Seperti halnya hari ini Polsri kembali menjalin kerjasama dengan BPKAD Kota Palembang yang ditandai dengan penenandatangan MoU antra BPKAD Kota Palembang dengan Jurusan Akuntansi Polsri. Kerjasama ini dilakukan dalam bidang Pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) sftwere ini dijadikan sebagai bahan praktek mahasiswa, sistem ini dijalankan dalam bentuk offline.

Penandatangan MoU dilakukan oleh Dr. H.M. Hoyin Rizmu, SE., MM., selaku kepala BPKAD kota Palembang dan Direktur Polsri yang diwakili oleh Pembantu Direktur III Ir.Irawan Rusnadi,MT., turut hadir dalam acara tersebut staf BPKAD Kota Palembang, staf Keuangan Pemprov Sumsel, para dosen Jurusan Akuntansi.

Setelah penandatanganan MoU Dr. H.M. Hoyin Rizmu, SE., MM., langsung memberikan kuliah umum terhadap mahasiswa Jurusan Akuntansi dengan tujuan supaya mahasiswa mengenal secara langsung sistem yang dijalankan pemerintah daerah dalam pengelolaan manajemen daerah. Ujarnya.

FORUM IN RESEARCH, SCIENCE AND TECHNOLOGY (FIRST) 2018

Palembang, 30 Oktober 2018, Dalam rangka Dies Natalis Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) yang ke 36 diisi dengan seminar Internasional ke-2 yaitu FIRST 2018 (Forum in Research, Science, and Technology 2018). Acara dilaksanakan di Hotel Horison Palembang. Acara berlangsung tanggal 30-31 Oktober 2018.

Konferensi internasional FORUM IN RESEARCH, SCIENCE AND TECHNOLOGY (FIRST) 2018 ini diarahkan sebagai forum tukar menukar ide antara para peneliti, akademisi, pelaku bisnis dan pihak pemerintah.

Dalam acara seminar ini dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel. Adapun pembicara utama lainnya adalah Prof. Werner Rammensee dari Cologne University (Germany), Assoc. Prof. Dr. Augustus E dari University of Sunderland, (United Kingdom) dari , Prof. Erry Yulian Triblas A dari International Islamic University (Malaysia), Prof. Badri Munir Sukoco, SE., MBA., Ph.D dari Universitas Airlangga Indonesia.

Selain itu, panitia juga mengundang, Assoc.Prof. Pindo Tutuko, PhD, dari Universitas Merdeka Malang dan Ir. Indra Chandra Setiawan, MT. Selaku Senior Manager PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Widodo mengatakan, ini forum bagi dosen untuk memaparkan hasil penelitiannya. “tahap awal untuk menjadi profesor yaitu penelitian dan jurnal internasional. Polsri belum ada profesor, tapi alumninya sudah ada yang profesor. Pemprov Sumsel siap membantu para dosen untuk dana penelitian, ” ujarnya.

Widodo menuturkan, acara ini biasanya diselenggarakan setahun sekali. “Kalau bisa ini diselenggarakan setahun 4 kali. Sehingga peluang dosen Polsri untuk menjadi profesor lebih besar, ” katanya.

Lebih lanjut Widodo menuturkan, Sumsel memiliki program kuliah gratis. Kalau bisa Polsri bermitra dengan Perguruan Tinggi (PT) Luar Negeri. Sehingga mahasiswa yang meraih program kuliah gratis di Polsri, bisa mendapatkan pendidikan luar negeri. “Misalnya satu tahun kuliah di Polsri, dua tahun kuliah di luar negeri. Sehingga pengetahuan mahasiswa lebih maju, ” katanya.

Sementara itu, Direktur Polsri Ahmad Taqwa mengatakan, penelitian ini adalah salah satu tugas dosen. “Tugas dosen itu mengajar, meneliti dan mengabdi. Kita belum ada profesornya. Memang kita perlu banyak penelitian,” katanya.

Menurut Taqwa, berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Untuk dosen Politeknik menjadi profesor itu dipermudah.

“Pemprov siap memberikan bantuan untuk penelitian, dengan tujuan dapat mengembangkan wilayah Sumsel untuk meneliti daerah ini, ” katanya.

Taqwa menuturkan, Polsri vokasinya lebih dekat dengan industri. “Saat ini ada satu dosen kita yang siap untuk gelar profesor. Satu lagi menyusul, ” ucapnya.

Jumlah karya ilmiah yang masuk sebanyak 137 paper yang lolos accepted dari reviewer sebanyak 109 paper. Paper di bagi menjadi 3 Track. Yaitu Track pertama mengenai Teknik dan sains, Track 2 tentang Ilmu Komputer dan ICT DAN Track 3 tentang Ilmu Kemasyarakatan.