All posts by yulia

08Nov/19

VALTER III 2019 (Festival Teknik Komputer)

Polsri. 11/8/2019. HMJ Teknik Komputer mengadakan acara Valter ke 3 tahun 2019 di Gedung Graha Pendidikan Polsri. Valter merupakan Event tahunan berskala Nasional yang dilaksanakan oleh HMJ Teknik Komputer Politeknik Negeri Sriwijaya. Ajang unjuk kualitas dan silaturahim seluruh Mahasiswa di dalam maupun diluar kampus.

Kegiatan dilaksanakan tanggal 3-7 november 2019. terdapat beberapa lomba diantaranya design grafis, e-sport dan call of duty mobile. acara puncak diisi dengan seminar nasional dengan narasumber Maya Arvini dari chief commercial officer of qlue & author of career first dan Cevi Nurgraha yang merupakan kepala bidang teknologi informasi dan persandian dinas komunikasi dan informatika kota palembang. Tema seminar “tantangan kerja di bidang teknologi”.

04Nov/19

Workshop on Public Speaking and Excellent Service

Polsri. 4/11/2019. Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa inggris Polsri mengadakan workshop on public speaking and excellent Service. Adapun tema acara workshop pada hari ini “Unlocking the secrets of great public speaking and excellent service skill” di Gedung graha Pendidikan Polsri.

Pembicara dari training specialist regis institute dari Thamrin Group yaitu Risa Agustina dan Nais Saraswati. Acara di hadiri 124 mahasiswa dari jurusan Bahasa inggris

Kemampuan Public Speaking penting dimiliki oleh setiap mahasiswa, banyak tips dan trik yang dapat digunakan untuk mendapat perhatian dari audience. Adapun matari lain yaitu Teknik tampil percaya diri, bagaimana tampil di depan umum, membuka rahasia menjadi pembicara menarik, Teknik public speaking dan kunci rahasia tampil di depan umum

04Nov/19

Acara Puncak Dies Natalis Polsri Ke 37 Adakan Jalan Santai

Palembang,  3/11/2019, Politeknik Negeri Sriwjaya (Polsri) telah berusia 37 tahun. Polsri merupakan salah satu perguruan tinggi Negeri yang ada di Palembang, telah berdiri sejak tahun 1982 dengan awal mula hanya ada 2 Jurusan  Teknik Sipil dan Teknik Mesin. Sampai dengan diusianya ke 36 Polsri telah memiliki 9 Jurusan terdiri dari 11 Program Sudi Diploma III, 11 Program Studi Sarjana Terapan (DIV) dan satu Program Studi Magister Terapan.

Dies Natalis ke-37 dengan tema “Kreativitas dan Inovasi Teknologi untuk Meningkatkan Sumber Daya Pendidikan Vokasi yang Unggul di Era Revolusi Industri 4.0” hari ini merupakan rangkaian terakhir acara. Dies Natalis ditutup dengan kegiatan jalan santai dengan rute kampus Polsri, Jalan Sungai Sahang , Jalan Demang Lebar,Lingkaran Taman, Jalan Srijaya Negara dan  finish di kampus Polsri. Setelah jalan satai untuk memeriahkan acara ini panitia menyediakan panggung hiburan dengan berbagai hadiah Doorprize dengan hadiah utama satu Unit Sepeda Motor dan hadiah Hiburan lainnya.

Direktur Polsri, Ahmad Taqwa mengatakan,  jalan sehat ini merupakan acara puncak Dies Natalis Polsri ke 37. Acara ini diikuti mahasiswa,  dosen, pimpinan dan civitas akademika Polsri. “Dengan adanya acara jalan santai ini, kita mengajak mahasiswa untuk olahraga bersama, agar sehat jasmani. Selain itu,  ini sebagai ajang silaturahmi dengan para civitas akademika Polsri, ” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut,  Direktur Polsri beterima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung acara jalan santai ini.  “Terima kasih kepada perusahaan, dan lembaga yang senantiasa mendukung Polsri dalam bentuk bantuan hadiah untuk doorprize. Alhamdulilah acara berjalan meriah,  dan sukses, ” tandasnya.

04Nov/19

Orasi Ilmiah Dies Natalis Polsri 37 Oleh Ir Hari Purwanto, MSc, DIC.

Polsri. 2/11/2019Dalam rangka Dies Natalis yang ke 37, Polsri mengadakan sidang senat khusus terbuka. Tema perayaan Dies Natalis ke 37 tahun ini adalah “Kreativitas dan Inovasi Teknologi untuk Meningkatkan Sumber Daya Pendidikan Vokasi yang Unggul di Era Revolusi Industri 4.0”. Hal ini sangat relevan dengan visi Polsri. Perayaan Dies Natalis ke-37 ini diisi dengan Orasi ilmiah oleh Ir Hari Purwanto, MSc, DIC. yang merupakan Staf Ahli Menristekdikti Bidang Infrastruktur, Turut hadir Asisten 3 Pemprov Sumsel Prof Dr Edward Juliartha, dan intansi pendidikam terkait di Gedung Graha Polsri, Sabtu (2/11)

Direktur Polsri memberikan sambutan sebagai salah satu Politeknik Negeri bergengsi di Indonesia, Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan sehingga benar-benar siap masuk ke dunia usaha dan dunia industri. Apalagi, memasuki usia ke 37, Polsri berupaya meningkatkan kualitas lulusan dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

 “Saat ini kita terus meningkatkan kualitas SDM melalui berbagai program penguatan. Terlebih lagi kita perlu Kreativitas dan inovasi teknologi untuk meningkatkan sumber daya pendidikan vokasi yang unggul di era revolusi industri 4.0,”ujar Ahmad Taqwa.

Ia menambahkan meski diusia ke 37 Polsri memiliki banyak pencapaian dengan siklus lulusan yang terserap di dunia usaha dan dunia industri namun ia berharap seluruh civitas akademika tak berpuas diri.

“Tingkatkan kualitas SDM yang link and match antara pendidikan dan industri. Artinya vokasi di era revolusi industri 4.0 ini harus ‘nikah massal’. Sehingga revitalisasi vokasi bisa mencapai sasaran,” jelasnya

Senada dengan itu dikatakan oleh Staf Ahli Menristekdikti Bidang Infrastruktur Ir Hari Purwanto MSc DIC bahwa sebagai salah satu Politeknik unggulan di Indonesia, Polsri diharapkan mampu menjadikan era revolusi Industri 4.0 sebagai sebuah peluang.

“Sehingga Polsri kita ingin menjadi ujung tombak, menjadi champion dalam membangun SDM unggul, posri diharapkan champion baik itu di level Sumatera maupun Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu Asisten III Pemprov Sumsel Prof Edward Juliartha mengatakan bahwa sebagai Pemerintah menginginkan diusia ke 37 Polsri terus berbenah diri. Apalagi Pemda juga telah menyiapkan lahan seluas 6,3 hektar yang bisa digunakan Polsri dalam pengembangan kampus utama dan kelengkapan gedung Polsri yang selama ini berada di Kompleks Unsri.

“Artinya Pemda terus mensupport, visi Indonesia maju untuk mengembangkan SDM lewat management talenta yang ada. Bahwa program 2045 bukan mudah untuk ditaklukkan, kita butuh membentuk satu strategi meningkatkan daya saing lulusan,” pungkasnya.