All posts by yulia

Polsri Gelar Internasional Conference dari lima negara dan Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Pada Masyarakat 2019

Polsri. 9/10/2019. Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) untuk kali ketiganya menggelar International Conference.Acara dilaksanakan di Hotel Excelton Palembang. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya  untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas dibidang penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.

Gubernur Sumsel H. Herman Deru melalui Kepala Dinas Kominfo Prov. Sumsel, H. Achmad Rizwan, SSTP, M.M saat membuka The 3rd First International Conference 2019 dan Seminar Nasional Aplikasi Teknologi untuk Masyarakat. .
.
“Pemprov Sumsel mengikuti perkembangan teknologi dengan memanfaatkan teknologi seiring dengan kebutuhan dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” ujarnya.

Ketua Pelaksana Dr Rita Martini SE MSi Ak, mengatakan, bahwa kegiatan ini tak hanya Internasional Conference dari lima negara peserta yakni Indonesia, Brunai Darussalam, Taiwan, Malaysia dan Jepang. Akan tetapi juga diikuti Seminar Nasional Aplikasi Teknologu untuk Masyarakat (Snaptekmas) 2019.

“Jadi ini kegiatan tahunan untuk mempertemukan para peneliti, para akademisi untuk sharing informasi berkaitan dengan penelitian berdasarkan hasil kerja masing-masing bidang,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Polsri , Dr Ing Ahmad Taqwa MT, melalui Pembantu Direktur I Carlos RS ST MT, mengatakan, bahwa di era saat ini dosen harus benar-benar meningkatkan kualitasnya yakni dengan mengoptimalkan tujuan Tridarma Perguruan Tinggi.

“Yaitu selain pengajaran yakni penelitian dan pengabdian. Dan lewat The 3 RD First International Conference 2019 yang digelar Polsri diharapkan meningkatkan publikasi jurnal dan juga pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa International Conference ini menyoroti perkembangan tentang penelitian digital melalui perkembangan teknologi aplikasi. Apalagi, pada Internasional Conference ini ada sekitar 250 peserta yang submit. “Dari semua hasil submit ada 191 jurnal penelitian atau paper dan 59 artikel pengabdian,” tutupnya

Dialog Pelibatan Civitas Akademika di Polsri dalam Pencegahan Terorisme melalui FKPT Sumsel

Polsri. 1/10/2019. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar kegiatan Dialog Pelibatan Civitas Academica di Politeknik Negeri Sriwijaya dalam Pencegahan Terorisme. Menggandeng Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatera Selatan dalam pelaksanaannya, kegiatan ini bertujuan membangun kewaspadaan terhadap terorisme di lingkungan kampus

Untuk kegiatan dialog di Polsri, BNPT dan FKPT akan menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Direktur Pencegahan BNPT, Brigadir Jenderal (Pol) Hamli, mantan anggota jaringan pelaku terorisme, Kurnia Widodo,Kepala FKPT,  Kepala Dinas Pendidikan, Wakil Direktur Polsri Bidan 1 dan III, para dosen dan 300 mahasiswa.

Dialog pelibatan civitas academica dalam pencegahan terorisme dilaksanakan sebagai wujud hadirnya pemerintah untuk terus membentengi masyarakat dari pengaruh paham radikal terorisme. “Ini adalah wujud silaturahmi pemerintah, dalam hak ini diwakili oleh BNPT, dengan masyarakat yang direpresentasikan oleh FKPT dan civitas academica,” ujarnya.

Melalui dialog ini diharapkan mampu memotivasi civitas academica untuk terus berupaya mensterilkan kampus dari pengaruh paham radikal terorisme. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menyadarkan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan perguruan tinggi, bahwa kampus dan sekitarnya dapat disasar oleh kelompok radikal terorisme untuk memupuk intoleransi dan hal ini harus diatasi bersama-sama

“Keterlibatan Pak Kurnia akan sangat menarik, karena beliau sosok yang pernah terlibat secara langsung bagaimana terorisme berkembang di lingkungan kampus, sehingga diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran untuk semua,” pungkas Hamli.

“Dibutuhkan perhatian seluruh pemangku kepentingan di lembaga pendidikan tinggi, bahwa terorisme senantiasa bermutasi dengan cepat, semakin hari semakin bervariasi, baik dalam bentuk, metode, pelaku, dan sasaran,” jelasnya.

Celah yang dapat dimanfaatkan kelompok radikal terorisme untuk menyebarkan ideologinya harus ditutup civitas academika.

Sebab itu, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatera selatan menyelenggarakan kegiatan Pelibatan Civitas Academica dalam Pencegahan Terorisme di Balikpapan dan sekitarnya.”Ini sebagai upaya menggalang kebersamaan seluruh pemangku kepentingan menghadang laju pergerakan ideologi radikal dan penetrasi kelompok terorisme di perguruan tinggi. Kemudian menjadikan kampus episentrum damai di tengah masyarakat, dan perekat bangsa yang majemuk, dalam bingkai NKRI,” bebernya.

Tiga Calon Direktur Siap Maju Ke Tahap Pemilihan Senat Bersama Kemenristekdikti

Ketua Panitia Pemilihan Direktur Polsri Dicky Seprianto mengatakan dari empat tahapan pemilihan direktur yang dimulai penjaringan, penyaringan, pemilihan dan penetapan.

“Saat ini sudah memasuki penyaringan yang dilakukan dengan penyampaian visi misi dan progran kerja yang dihadiri oleh pejabat  Kemenristek Dikti,” jelas dia.

Setelah visi misi dan pemaparan dilakukan tanya jawab dserta akan dilakukan rapat senat tertutup untuk mendapatkan tiga calon direktur.

Setelah rapat senat khusus terbuka ditutup dengan agenda pemaparan Visi dan Misi serta program kerja Balon. Rapat senat tertutup dibuka kembali dengan agenda tunggal Penyaringan Balon, setelah dilakukan pemilihan oleh anggota senat Polsri maka didapat tiga nama calon direktur yaitu Dr. Ing. Ahmad Taqwa, M.T., Ir. Sairul Efendi, M.T. kemudian Ir. A. Rahman, M.T. ketiga nama ini akan dikrimkan ke Kemenristek dikti untuk dilakukan pemilihan pada tahap berikutnya senat Polsri bersama suara Menteri.

Selanjutnya proses laporan secara resmi oleh Senat ke Kemenristekdikti kemudian tahap berikutnya dilakukan pemilihan oleh senat bersama dengan Kemenristekdikti yang memiliki persentase suara 35 persen dan senat 65 persen,” jelas dia.

Setelah itu, akan dirapatkan untuk penetapan  siapa yang akan terpilih sebagai Direktur Polsri dan akan dilantik.

Penyambutan mahasiswa SEA-TVET Malaysia, Mahasiswa Permata, dan Mahasiswa Asing serta mahasiswa ADIK Papua

Polsri. 9/9/2019. Selamat datang mahasiswa SEA-TVET Malaysia, Mahasiswa Permata, dan Mahasiswa Asing serta mahasiswa ADIK Papua di kampus Politeknik Negeri Sriwijaya . Penyambutan di hadiri pembantu Direktur IV, Ketua jurusan Teknik Sipil,Ketua Jurusan Teknik Mesin, Ketua Jurusan Bahasa Inggris, Ketua Jurusan Akuntansi, dosen dan 13 mahasiswa dalam acara Cross Culture Understanding Events.

Melalui program ini diharapkan agar para mahasiswa yang mengikuti kegiatan pertukaran magang dapat mengaplikasikan apa yang telah mereka peroleh selama di kampus ke dunia kerja yang sesungguhnya. Selain itu, para mahasiswa juga diajak untuk belajar dan memahami budaya dan kebiasaan di negara tempat mereka magang.