All posts by yulia

Pelepasan Mahasiswa Teknik Komputer Angkatan 2015 & 2016

Rabu, 21/08/19. Bertempat di Gedung Graha Pendidikan Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) acara pelepasan Mahasiswa/I Teknik Komputer Polsri 2019 berjalan lancar. Pada tahun ini akan melepaskan lulusan-lulusan terbaiknya yang berjumlah 177 mahasiswa yang terbagi dalam 2 prodi yaitu Teknik Komputer D3 dan Teknologi Informatika Multimedia Digital.

Ir. Ahmad Bahri Joni Malyan., M.Kom selaku ketua jurusan Teknik komputer memberikan sambutan bahwa Pelepasan calon alumni bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antar alumni Teknik komputer. Dan jagalah nama baik almamater setelah wisuda dan semoga mendapatkan pekerjaan terbaik, ujarnya.

Dr. Ing. Ahmad Taqwa selaku Direktur Polsri memberikan tambahan dalam sambutannya yang berguna bagi calon alumni . ada 5 kunci dalam mencapai tujuan dalam pekerjaan. 1. Doa orangtua, 2. Harus punya softskill komunikasi dan adab yang baik, 3. Dapat bekerjasama dengan tim dan bekerja tidak menghitung waktu, 4. Adaptasi dan 5. Inovasi dan maju kedepan

“Bersainglah dengan para orang hebat , sehingga sekalipun anda kalah maka anda masih menjadi juara” ujarnya.

Kita doakan semoga para calon alumni dapat bermanfaat bagi bangsa dan Negara sesuai dengan jalur pengabdiannya.

Hasil Pengusulan Nama Bakal Calon Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya Periode 2020-2024 Secara Daring

Pengusulan Bakal Calon Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya Periode 2020-2024 oleh warga Politeknik Negeri Sriwijaya secara daring dari tanggal 12 s/d 18 Agustus 2019 telah dilaksanakan. Pada rapat Senat tanggal 20 Agustus 2019 telah ditetapkan 20 (dua puluh) nama yang masuk dalam usulan Bakal Calon Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya periode 2020-2024.

Untuk dapat menjadi Bakal Calon Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya periode 2020-2024, nama-nama yang masuk dalam usulan Bakal Calon Direktur harus melengkapi persyaratan dan menyerahkan dokumen-dokumen paling lambat tanggal 3 September 2019.

Terlampir nama-nama bakal calon Direktur Polsri periode 2020-2024.

Pemandian Teknik Kimia Polsri 2019

Rabu, 21/08/19. Bertempat di Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) acara pemandian dan pelepasan Mahasiswa/I Teknik Kimia Polsri 2019 berjalan lancar. Pemandian calon alumni telah dilaksanakan sejak jurusan teknik kimia melepaskan angkatan pertamanya. Pada tahun ini akan melepaskan lulusan-lulusan terbaiknya yang berjumlah 204 mahasiswa yang terbagi dalam 3 prodi yaitu Teknik kimia D3 berjumlah 88 mahasiswa, Teknik Energi berjumlah 79 mahasiswa dan Teknologi Kimia Industri berjumlah 37 mahasiswa. Pemandian calon alumni memiliki makna sebagai proses pensucian calon alumni agar dapat menghadapi kehidupan sesungguhnya di dunia kerja dan masyarakat.

Adi Syakdani, S.T,M.T selaku ketua jurusan Teknik kimia memberikan sambutan bahwa calon alumni setelah lulus jangan beri waktu untuk bersantai , segeralah mencari pekerjaan setelah wisuda. Dan semoga mendapatkan pekerjaan yang terbaik sesuai ilmu yang didapatkan selama kuliah, ujarnya.

Dr. Ing. Ahmad Taqwa selaku Direktur Polsri memberikan tambahan dalam sambutannya yang berguna bagi calon alumni . ada 5 kunci dalam mencapai tujuan dalam pekerjaan. 1. Doa orangtua, 2. Harus punya softskill komunikasi dan adab yang baik, 3. Dapat bekerjasama dengan tim dan bekerja tidak menghitung waktu, 4. Adaptasi dan 5. Inovasi.  

“Bersainglah dengan para orang hebat , sehingga sekalipun anda kalah maka anda masih menjadi juara” ujarnya.

Kita doakan semoga para calon alumni dapat bermanfaat bagi bangsa dan Negara sesuai dengan jalur pengabdiannya.

Polsri Selenggarakan Workshop Metodologi Pembelajaran Bagi Dosen Polsri

Polsri, 19/08/2019. Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) meneyelenggarakan Workshop Metodologi Pembelajaran bagi dosen Polsri. Acara yang berlangsung dari tanggal 19 – 28 Agustus 2019 bertempat di Aula KPA Polsri di ikuti oleh 32 dosen CPNS.

Acara dibuka oleh Direktur Polsri Dr.Ing. Ahmad Taqwa, M.T., dalam sambutannya menyampaikan tentang pembekalan pembelajaran lengkap dengan teknologi. Dr.Ing. Ahmad Taqwa, M.T mengawali materi dengan memaparkan tentang peran perguruan tinggi dalam meningkatkan daya saing bangsa dalam mewujudkan Indonesia sebagai kekuatan baru dunia.  Dan tantangan-tantangan yang dihadapi para dosen saat ini. Dilanjutkan pada bagaimana proses pembelajaran serta visi dan misi perguruan tinggi saling terkait dan harus selaras untuk menghasilkan lulusan yang berkompetensi. Saat mengajar, dosen perlu menyusun strategi pembelajaran agar materi materi yang disampaikan dapat terserap dan dipahami oleh mahasiswa bahkan sampai mahasiswa mampu mempraktekkannya.

Tujuan diselenggarakannya workshop ini adalah untuk menunjang dan meningkatkan kegiatan akademis di lingkungan Polsri, secara spesifik yaitu meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar melalui variasi metode pembelajaran oleh dosen-dosen Polsri. Selain itu, kegiatan ini juga untuk meningkatkan kompetensi dosen dalam mengajar. Diharapkan dengan metode pembelajaran yang bervariasi akan mengurangi tingkat kejenuhan mahasiswa saat kuliah dan juga dapat meningkatkan motivasi dan partisipasi mahasiswa saat di kelas sehingga materi kuliah dapat diserap secara optimal oleh mahasiswa.

RD.Kusumanto, ST, MM memberikan materi tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dimana KKNI merupakan sebuah kualitas SDM Iindonesia sehingga Tujuan workshop ini juga untuk meningkatkan mutu kurikulum prodi di masing-masing jurusan peserta. Workshop juga diharapkan meningkatkan kemampuan para dosen dalam penyusunan kurikulum.

Carlos, ST., MT selaku wakil direktur 1 dalam sambutannya mengatakan sesuai dengan Permenristedikti Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.terdapat tentang Standar pembelajaran , standar kelulusan perguruan tinggi  dan Salah satunya yaitu standar kurikulum.

Diharapkan para peserta memiliki kompetensi yang dituju yakni memahami kurikulum perguruan tinggi dan standar proses pembelajaran, landasan filosofis dan pedagogis pengembangan kurikulum pendidikan tinggi berbasis standar nasional, kemudian mampu merumuskan capaian pembelajaran, serta dapat menyusun RPS dan RAP berpedoman pada kurikulum pendidikan tinggi berbasis standar nasional pendidikan.