All posts by EA

16Mar/11

SEMINAR NASIONAL ENERGY BARU DAN TERBARUKAN

Saat ini, Indonesia bahkan dunia masih sepenuhnya bergantung pada bahan bakar fosil. Padahal bahan bakar fosil ini ‘berkontribusi’ terhadap pemanasan global yang memicu terjadinya perubahan iklim di dunia. Selain itu bahan bakar fosil jelas merupakan energi yang tidak bisa dibarukan dan lambat laun akan habis terpakai.
Sementara, sumber-sumber energi terbarukan banyak terdapat di Indonesia tetapi belum termanfaatkan secara optimal dan lebih cenderung sebagai energy alternatif. Seperti misalnya Sinar Matahari, Hydrogen, Air, Angin. Sebagai Negara yang wilayahnya berada pada garis katulistiwa, sumber – sumber energy terbarukan sangatlah melimpah.
Mengingat Sumatera Selatan merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan sumber-sumber energy baik dari fosil maupun energy terbarukan. Maka, Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) mendukung dan ikut berperan serta dalam mengembangkan dan memanfaatkan energy terbarukan untuk kesejahteraan masyarakat. Hal ini, sejalan dengan hasil forum Gubernur se Sumatera untuk menjadikan Politeknik Negeri Sriwijaya sebagai Center of Excellent. (penyelenggara program studi unggulan) bidang Energi.
Polsri melalui Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Elektro pada tanggal 16 s.d 17 Maret 2011 menyelenggarakan “Seminar Energi Terbaru dan Terbarukan” dengan tema “Bangkit Bersama Membangun Energi yang Efektif dari Kecerdasan Anak Bangsa” bertempat di Auditorium Gedung Pendidikan. Seminar ini dilaksanakan selama satu hari dan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan pembangkit listrik tenaga surya.
Panitia seminar mengundang Prof. Hanshik Chung dari Gyeongsang National University, s. Korea dan Dr. Ing. Oo Abdul Rosyid, Msc. dari Balai Besar Teknologi Energi sebagai key note speaker. Diharapkan dari seminar tersebut akan diperoleh konsep dan arahan realisasi secara jelas dan sistematis bagi para peserta untuk dapat menerapkan konsep energi terbarukan di masyarakat. (w2n)
28Oct/10

POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA MENJADI PERGURUAN TINGGI PENYELENGGARA TOEIC

Perangkat uji bahasa inggris umumnya yang kita kenal adalah TOEFL (Test of English as a Foreign Language) walaupun ada juga yang lainnya seperti SAT (Scholastic Aptitude Test), IELTS (International English Language Testing System) dan TOEIC (Test of English for Internasional Communication).

Namun perlu diketahui, bahwa perangkat uji tersebut mempunyai fungsi yang berbeda. Dari sekian perangkat uji bahasa Inggris, TOEIC menjadi pilihan bagi Politeknik Negeri Sriwijaya dalam mempersiapkan mahasiswanya memasuki dunia kerja. Karena TOEIC  merupakan tes internasional yang dirancang untuk digunakan di dunia kerja dan pendidikan.

Tanggal 15 Oktober 2010 bertempat di hotel JW Marriot Jakarta, Politeknik Negeri Sriwijaya bersama tiga perguruan tinggi (Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Malang, dan Sekolah Tinggi Manajemen Transport Trisakti) menandatangani MoU dengan PT International Test Center (ITC).

PT. ITC adalah distributor tunggal produk ETS ( Educational Testing Service) di Indonesia, khususnya produk TOEIC. Dengan ditandatanganinya MoU tersebut, Politeknik Negeri Sriwijaya menjadi salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang dapat menyelenggarakan Test TOEIC.

TOEIC (Test of English as International Communication) adalah tes kecakapan bahasa Inggris yang mengukur kemampuan berbahasa Inggris untuk dunia kerja, dunia bisnis, dan komunikasi sehari-hari. Sudah banyak negara yang menggunakan TOEIC sebagai alat ukur, seperti Jepang, Thailand, Korea dan negara lain yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris. Jumlah peserta TOEIC mencapai lebih dari 5 juta peserta per tahun di seluruh dunia.

22Oct/10

POLSRI PERGURUAN TINGGI KETIGA YANG MEMILIKI TAX CENTER

PALEMBANG Sumsel Post-  Penanda tanganan naskah kerjasama pembukaan Tax Center antara Politeknik Sriwijaya (Polsri) dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat  Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung Kamis (21/10) dilaksanakan di Aula KPA Polsri.  Penandatanganan  tersebut dilakukan oleh Direktur Polsri yang di wakili oleh Pembantu Direktur I Polsri Firdaus, ST.MT dengan Kakanwil DJP Sumsel dan Babel Pandu Bestari.

Kepala bidang penyuluhan pelayanan  dan hubungan masyarakat Kanwil DJP Sumsel dan Babel Dr. Adinur Prasetyo, AK.M.Si mengatakan Tax Center di Polsri akan digunakan sebagai media untuk mendidik mahasiswa seputar pajak termasuk juga peran dan fungsi penyuluh pajak.  Mengenai lama waktunya Adinur menambahkan mereka diberi pelatihan selama satu minggu dan materi yang diberikan setara dengan Brevet A dan B.

Adinur menambahkan, Tax center di Polsri merupakan tax center yang ketiga kerjasama antara Kanwil DJP dengan Perguruan Tinggi setelah Universitas Bina Darma (UBD) Palembang dan Universitas Negeri Bangka Belitung.  Pada angkatan pertama ini mahasiswa yang akan masuk program tax center direncanakan berjumlah 10 hingga 20 orang.

“ Karena ini baru angkatan pertama, mungkin mahasiswa Polsri yang terlibat dalam tax center ini berjumlah 10 hingga 20 mahasiswa”  tutur Adinur.  Ini merupakan salah satu program “Tax go to Campus” dari kantor kami, ungkapnya.  Disambungkan Adinur, pihaknya mencanangkan minimal setiap tahun membuka satu tax center di setiap perguruan tinggi yang ada di Sumsel dan Babel.

Mengenai Pengelolaan, dijelaskan Adinur akan koordinasi dengan Polsri.  Pihak kami juga akan membantu pendanaan sebesar 10 juta di setiap tax center pertahun.  “Keberadaan Tax center ini sama dengan tax center yang telah lebih dulu berjalan di dua perguruan tinggi.  Misalnya mengenai fasilitas, disini akan kami isi dengan buku-buku atau jurnal seputar pajak dan seperangkat komputer, hardware dan sofware ataupun soft copy peraturan-peraturan terkini seputar pajak”.  Kata Adinur.

Lebih jauh dikatakan Adinur, oleh karena para mahasiswa yang bertugas di tax center ini di bekali oleh pengetahuan terkini seputar pajak maka mereka bisa di fungsikan untuk membantu petugas pajak dalam melakukan penyuluhan pajak kepada masyarakat.  Sementara Firdaus menjelaskan, keberadaan tax center ini sangat banyak manfaatnya terlebih untuk mahasiswa jurusan akuntansi.  Terkait mahasiswa yang bertugas di tax center Polsri nantinya, Firdaus berkata akan kami bahas lebih jauh nanti.  Firdaus mengatakan tax center ini khususkan bagi mahasiswa Polsri jurusan akuntansi agar bisa mengaplikasikan dan mengupdate pengetahuan terkini seputar pajak.

”Bisa saja mahasiswa yang masuk dalam program pelatihan kesemuanya dari jurusan akuntansi, mengenai jumlah mahasiswa yang mengikuti program ini mungkin dilakukan secara bertahap atau terjadwal, yang jelas untuk tahap pertama ini kita akan memberikan pelatihan sebanyak 10 hingga 20 mahasiswa”.  Tutur Firdaus yang merupakan Pembantu Direktur bidang akademik ini.(Muhardi)

Sumber:  Harian Sumsel Post, Jum’at 22 Oktober 2010

18Oct/10

DIES NATALIS KE-28 POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA

Dies Natalis berasal dari bahasa latin yang berarti “natal day” atau hari lahir merupakan suatu peristiwa penting yang menandai  dimulainya suatu aktifitas. Dan setiap tahunnya selalu diperingati dengan beragam cara untuk mengingat kembali perjalanan yang telah dilewati, mengenang sejarah yang ditorehkan sepanjang usia tersebut.

Begitu juga dengan Politeknik Negeri Sriwijaya, sebagai lembaga pendidikan vokasional yang melahirkan tenaga – tenaga professional berkualitas. Dies natalis bukan hanya sebagai pengingat bertambahnya usia atau acara yang dikemas untuk memeriahkannya tetapi juga merupakan saat yang tepat untuk bersama-sama melihat kembali ke belakang tentang apa yang sudah kita perbuat dan apa yang telah kita hasilkan. Sehingga kita tahu kekurangan – kekurangan kita untuk kita perbaiki di masa yang akan datang.

Selasa, 12 Oktober 2010 bertempat di Aula Gedung KPA Politeknik Negeri Sriwijaya rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-28 Polsri dibuka secara langsung oleh Direktur yang ditandai dengan pemotongan tumpeng. Selanjutnya Direktur langsung mendatangi setiap meja dan memberikan ucapan selamat kepada seluruh sivitas akademika yang hadir.

Seharusnya Dies Natalis Polsri jatuh pada tanggal 20 September, tetapi pada saat tersebut bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Sehingga jadwal pembukaannya di undur. Direktur, dalam sambutannya mengatakan kenyataan tersebut diharapkan tidak mengurangi semangat untuk memperingati dan memeriahkan Dies Natalis Polsri.

Kemeriahan suasana pembukaan Dies Natalis semakin terasa ketika mahasiswa-mahasiswi Jurusan Bahasa inggris, Pariwisata dan Perhotelan mempertontonkan berbagai atraksi, mulai dari table manner, house keeping, atraksi memasak sampai dengan juggling bartender. Tepuk tangan serta decak kagum seluruh sivitas akademika yang hadir semakin menambah suasana makin meriah.

Berbagai rangkaian kegiatan telah direncanakan untuk digelar mulai tanggal 12 Oktober sampai dengan 13 November 2010, diantaranya Orasi Ilmiah, Festival Seni Kampus, Pemecahan Rekor Muri, Expo Polsri, Jalan Santai, Six skill Competition antar Perguruan Tinggi dan Profesional, Smart Accounting and Tax Competition antar SMU/SMK se-Sumatera Selatan,  Kontes MC se-Palembang, Seminar Pemuda dan Lomba Karikatur antar SMA dan perguruan tinggi, Computer Competition se-kota Palembang dan Lomba hiburan lainnya. (w2n)

Sumber : Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat