All posts by EA

15Nov/11

PEMBUKAAN PEKAN ELEKTRO NASIONAL (PENA) 2011

Pekan Eletro Nasional (Pena) merupakan agenda tahunan yang di adakan oleh Forum Komunikasi Himpunan Mahasiswa Elektro Indonesia ( FKHMEI), terlaksananya kegiatan ini berdasarkan RAKERNAS FKHMEI ke-8 di Mataram,  FKHMEI adalah organisasi profesi yang tergabung dalam ikatan organisasi mahasiswa se-profesi dibawah naungan Direktorat  Jendral  Pendidikan Tinggi (DIKTI) yang disahkan berdasarkan SK : 04/DIKTI/KEP/1991.

Berdasarkan rapat kerja nasional PENA di mataram pada bulan Juli 2011, ditunjuk Polsri sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pekan Elektro Nasional (PENA) 2011, dilaksanakan pada tanggal 14 -18 November 2011,.

Dalam sambutanya Direktur Polsri RD.Kusumanto, ST,MM, menyampaiakan bahwa tantangan bagi FKHMEI untuk memprekyeksi lulusan kedepan hingga tahun 2014, kemudian Direktur menyampaikan ada tiga pilar pengembangan pembangunan dalam penyerapan lulusan, Pemabngunan ekonomi dibidang Industri 5% , Pembangunan Ekonomi bidang Transportasi dan telematika 14% ,dan  pembangunan ekonomi bidang energi 12%. Direktur Polsri berpesan para mahasiswa elektro melalui forum ini hentikan para mahasiswaturun kejalan  berbuat anarkis, bagaimana para mahasiswa untuk bertidak pro-aktif untuk menjamin ketentraman demi kemaslatan bangsa, tidak ada kebesaran mahsaiswa tanpa kebesaran kemakluman perbedaan, jadikan perbedaan sebagai pemersatu antar sesama mahsiswa.

 

Dalam acara pembukaan pekan elektro nasional  2011 dihadiri oleh asisten DEPUTI Bidang kelembagaan Kementrian riset dan Teknologi Republik Indonesia Bpk. Drs. Fajar Suprapto, M.Sc,  dalam orasi ilmiahnya  menyampaiakn bahwa ada tiga unsur penguasaan ,  Pemanfaatan dan Pemajuan Teknologi yang sesuai dengan UU RI NO.18 tahun 2002 yaitu Unsur Kelembagaan, Unsur Sumberdaya dan Unsur Jaringan. Dan dia juga menyampaiakan bahwa menuju Visi Indonesi 2025, perwujudan menjadi “Indonesia yang Mandiri, Maju, adil dan Makmur”  tentunya membutuhkan  Pecepatan Transformasi Ekonomi, Transformasi ekonomi nasional  membutuhkan perubahan pola pikir tidak business as usual melainkan diperlukan ciri-ciri masyarakat yang bekerja keras dan tidak cepat puas, berinisiatif, berdaya saing tinggi, menyadari pentingnya teknologi, kreatif dan inovatif.

 

Dalam Pekan Elektro Nasional 2011 dihadiri oleh 27 perguruan tinggi di Indonesia antara lain : Polsri, Unsri, Muhammadiyah,  Universitas Jendral Ahmad Yani, Universitas Nasional, Univrsitas Malikulsaleh, Universitas Siliwangi, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, UBK, PBK, Univ. Guna Darma,  Univ. Pakuan, UNESA, Univ. 17  Agustus 1945 Surabaya, Institut Teknologi Sepuluh November, Institut Teknologi Medan, STT Sinar Husnni, Politeknik Batam, Universitas pendidikan Indonesia, Universitas Haluleo, STT PLN Jakarta, Univ. Andalas, ISTN, Univ. Negeri Gorontalo, Univ. Negeri Makasar, UNM, Univ. Negeri Lampung.

 

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan selama PENA adalah Rapat Koordinasi Nasional FKHMEI, Kuliah Umum Nasional dengan tema “Peran serta FKHMEI Sebagai Mitra Dalam Mendukung  Master  Plan Percepatan dan Perluasan ekonomi Nasional 2011-2025”, Lomba Line Follower Robotic Compotition, Lomba Cipta Karya Elektro, Pawai Obor Hemat Nergi Nasional.

09Nov/11

BANTUAN MAHASISWA ELEKTRO (BME) KEPADA MAHASISWA YANG KURANG MAMPU

Dalam rangka menjalin rasa kebersamaan antar mahasiswa Jurusan, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Elektro Berinisiatip untuk memberikan bantuan, Bantuan Mahasiswa Elektro (BME), merupakan bentuk bantuan dari mahasiswa elektro, oleh mahasiswa elektro dan untuk mahasiswa elektro. BME ini bertujuan untuk membantu mahasiswa elektro yang kurang mampu dan terkendala biaya pendidikan, bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian antar sesama mahasiswa elektro, program ini berjalan  berkat kerjasama HMJ elektro melalui divisi kerohanian  degan jurusan teknik elektro.

 

Program ini di implementasikan pada tanggal 21 April 2011 dengan melalui beberapa tahapan mulai dari Sosialisasi terhadap mahasiswa elektro tentang adanya Bantuan Mahasiswa dan langsung pengumpulan dana secara sukarela, setelah dana terkumpul HMJ elektro dan jursan mengadakan penyeleksian hasilnya untuk tahap pertama ada 7 orang mahasiswa yang masing – masing menerima Rp. 510.000,- pemberian besarnya bantuan yang diterima sesuai dengan besarnya sumbangan  yang terkumpul dari mahasiswa kemudian dibagi dengan jumlah yang berhak menerimanya.

 

Kategori yang berhak menerima bantuan ini antaralain :

– Merupakan mahasiswa elektro

– Mahasiswa yang kurang mampu

– Mahasiswa yang belum mendapatkan beasiswa dari manapun.