All posts by EA

19Jun/12

Kuliah Umum Perbankan “ Peran Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Dalam Stabilitas Perbankan Indonesia”

Pada hari Selasa, 19 Juni 2012 bertempat di Gedung Graha Pendidikan, Politeknik Negeri Sriwijaya (POLSRI) Palembang, POLSRI bekerjasama dengan LPS mengadakan kuliah umum perbankan dengan tema “Peran LPS dalam stabillitas perbankan Indonesia”. Kuliah umum tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para peserta khususnya  mahasiswa mengenai keberadaan LPS beserta fungsinya yaitu menjamin dana nasabah penyimpan dan turut aktif dalam memelihara stabilitas perbankan dan keuangan nasional. Kuliah umum dihadiri oleh kurang lebih 250 peserta yang berasal dari kalangan perbankan, mahasiswa, dosen, serta media. Sebagai narasumber adalah Bapak Suharno Eliyandi (Kepala Divisi Penanganan Klaim LPS) dan Bapak Hari Prasetya (Kepala Subdivisi Manajemen Risiko LPS), bertindak sebagai moderator adalah Bapak A. Jalaludin Sayuti, SE, M.HumRes (Dosen Jurusan Administrasi Bisnis POLSRI). Kuliah umum diawali dengan laporan Ketua Panitia Ibu Afrizawati, SE, Msi (Dosen Jurusan Administrasi Bisnis POLSRI) kemudian dibuka oleh Bapak RD. Kusumanto, ST, MM (Direktur POLSRI) dan Bapak Noor Cahyo (Direktur Klaim dan Resolusi Bank LPS) serta  dilanjutkan dengan pemberian bantuan sarana pendidikan dari LPS kepada POLSRI.

Kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan oleh setiap jurusan yang ada di polsri baik itu jurussan administrasi bisnis maupun jurusan teknik yang ada di polsri, termasuk sebagai penyelenggara acara dari berbagai organisasi kemahasiswaan yang bertujuan untuk mengembangakan pengetahuan para mahasiswa dibidang perbangkan maupun bidang industri, karena ini merupan program penunjang kurikulum yang ada di masing-masing jurusan.

Dalam kuliah umum dimaksud, dipaparkan bahwa LPS adalah lembaga independen yang didirikan berdasarkan UU no 24 tahun 2004 dan bertanggungjawab langsung kepada Presiden. Latar belakang pendirian LPS adalah pengalaman krisis moneter tahun 1998, dimana pada saat itu karena belum ada lembaga yang bertugas menjamin dana nasabah, ketika ada bank yang ditutup nasabah menjadi panik dan melakukan rush. Dengan adanya LPS diharapkan jika ada bank ditutup (dicabut izin usahanya) nasabah tidak panik karena sudah ada lembaga yang bertugas menjamin dana nasabah penyimpan. Selain melaksanakan fungsi penjaminan, sebagai pelaksanaan fungsi stabilitas, LPS bekerja sama dengan otoritas keuangan yang lain (Bank Indonesia, Kementrian Keuangan, Otoritas Jasa keuangan) secara periodik selalu melakukan mitigasi risiko (perbankan dan keuangan) serta kajian atas penanganan krisis. LPS juga dapat menyelamatkan bank jika diperlukan dalam rangka pencegahan krisis.

Adapun hal-hal penting yang wajib diketahui oleh nasabah penyimpan adalah:

  1. Bank (umum dan BPR) wajib menjadi peserta penjaminan;
  2. Pembiayaan operasional LPS berasal dari premi/iuran bank bukan APBN;
  3. Apabila LPS kekurangan likuiditas atau modal, Pemerintah akan membentu LPS;
  4. Nasabah tidak dipungut biaya atas kepesertaan itu;
  5. Jumlah simpanan yang dijamin adalah Rp2 miliar pernasabah/perbank
  6. Jika bank ditutup, simpanan nasabah akan dibayar apabila memenuhi syarat-syarat:
  • Simpanannya tercatat;
  • Bunga yang diterima tidak melebihi bunga LPS (tidak berlaku untuk bank syariah);

Nasabah tidak punya kredit macet.

19Apr/12

Lowongan Kerja PT. DELTAPARK Industri

Dibutuhkan karyawan untuk posisi Leader/ Operator Maintenance dengan kualifikasi dan syarat sebagai berikut :

1. Pria

2. Lulusan S1/D3/STM Listrik

3. Usia Maksimal 30 tahun

4. Di utamakan mengerti listrik / mekanis mesin (diutamakan berpengalaman di mesin thermoforming untuk produksi gelas plastik)

5. Mengerti kompresor dan chiller (tidak diutamakan)

6. Bersedia bekerja shift dan dibawah tekanan

7. Untuk di tempatkan di pabrik Palembang dan Jawa Barat

 

 

PT. Deltapark Industri

Bekasi International Industrial Estate

Jl. Inti III Blok C-7  No.7  Lemahabang, Bekasi 17550 -Indonesia

(62-21) 89900370 (Hunting). Fax (62-21) 89900371