All posts by EA

2.593 Peserta Dinyatakan Lulus Mengikuti Diksarlin Tahun 2018

Palembang/16/08/18. Bertempat dilapangan parkir Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) diselenggarakan penutupan acara Pengenalan Sistem Pendidikan Tinggi (SisDikti) tahun 2018, dalam acara penutupan dihadiri oleh semua anggota senat, para ketua jurusan, sekretaris jurusan dan ketua program studi di lingkungan Polsri.

Pembantu Direktur I Carlos. RS. ST,M.T. menyampaikan dalam laporannya kegiatan Sisdikti ini merupakan bagian dari pendidikan dasar kedisiplinan bagi mahasiswa baru dan kegiatan ini wajib di ikuti oleh setiap mahasiswa baru. Pada tahun ini peserta yang mengikuti Diksarlin dan Sisdikti sebanyak 2.901 peserta, berdasarkan hasil rapat pimpinan Polsri pada tanggal 16 Agustus 2018 pukul 14.30 menetapkan sebanyak 2.593 dinyatakan lulus, 46 peserta dinyatakan lulus bersyarat dan 262 peserta dinyatakan tidak lulus. Bagi peserta yang lulus bersyarat harus segera melaksanakan konpensasi di jurusan, jika tidak dilaksanakan maka yang bersangkutan dinyatakan tidak lulus,  bagi peserta yang pertama kali mengikuti diksarlin tahun ini dan dinyatakan tidak lulus berhak untuk mengikuti pada tahun berikutnya, bagi mahasiswa yang sudah dua kali mengikuti kegiatan ini dan masih dinyatakan tidak lulus maka yang bersangkutan akan dikeluarkan dari Polsri. Ujarnya.

Penutupan kegiatan diksarlin ditandai dengan pelepasan tanda peserta diksarlin dan Sisdikti oleh Direktur Polsri Dr.Ing. Ahmad Taqwa, M.T. beliau berpesan kepada mahasiswa baru, semoga hasil dari Diksarlin dan Sisdikti baik itu di Jasdam II Sriwijaya maupun di kampus Polsri dapat bermanfaat bukan hanya saat menjalankan pendidikan dikampus tetapi akan bermanfaat padasaat para mahasiswa memasuki dunia kerja nanti.

2.901 Calon Mahasiswa Baru Polsri Dilantik Menjadi Mahasiswa Baru Polsri

Palembang, 13/8/18. Proses penerimaan mahasiswa baru Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) diawali dari proses penerimaan melalui tiga jalur yaitu jalur penelusuran minat dan kemampuan Politeknik Negeri (PMDKPN), jalur ujian masuk Politeknik Negeri (UMPN) dan jalur ujian masuk mandiri yang terdiri dari jalur umum, jalur kelas kerjasama yang telah dilakukan beberapa bulan yang lalu dengan total peminat dari semua jalur penerimaan sebanyak lebih kurang 27.000 orang, ujar Carlos RS. ST, M.T. selaku ketua panitia pengenalan sistem pendidikan tinggi (SPT) Polsri 2018.

Pada hari senin tanggal 13 Agustus 2018 Direktur Polsri melantik 2.901 mahasiswa baru (Maba) tahun akademik 2018/2019 bertempat dilapangan parkir Polsri dalam acara sidang senat khusus terbuka dengan agenda tunggal penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2018/2019. Rangkaian dari acara ini sebelum dilantik calon mahasiswa harus mengikuti Pendidikan Dasar Kedisiplinan (DIKSARLIN) yang dimulai dari gelombang pertama tanggal 30 Juli – 4 Agustus 2018 dan gelombang kedua dilakukan mulai tanggal 6 – 11 Agustus 2018. Kegiatan diksarlin ini bekerjasama dengan Kodam II Sriwijaya. Kemudian para mahasiswa akan diberikan pengetahuan tentang pendidikan tinggi dalam acara pengenalan system pendidikan tinggi (SISDIKTI) selama 4 hari dengan agenda acara pengenalan system pendidikan tinggi oleh Direktur dan para Pembantu Direktur Polsri, serta beberapa materi dari luar seperti Penanggulangan Narkoba dari badan narkotika Nasional, Tentang keselamatan lalu lintas dari Polda Sumsel, serta pencegahan Terorisme.

Sidang senat dibuka langsung oleh ketua senat Polsri Ahmad Zamheri, ST, MT. setelah sidang dibuka Direktur Polsri Dr. Ing. Ahmad Taqwa, M.T. langsung melantik seluruh mahasiswa baru. Dalam sambutannya Direktur menyampaikan bahwa sebelum pelantikan ini dilakukan walaupun para maba sudah melakukan registrasi ulang dan sudah mengikuti diksarlin namun para mahasiswa masih berstatus sebagai calon mahasiswa, tetapi semenjak sudah dilantik pada hari ini para calon mahasiswa sudah resmi menjadi mahasiswa Polsri tahun akademik 2018/2019. Sebagai mahasiswa baru beliau berharap para mahasiswa untuk tidak hanya mendapatkan pengetahun hard skill saja melainkan para mahasiswa harus menggali pengetahuan soft skill di kampus ini, karena kedunya tidak bisa dipisahkan jika para mahasiswa ingin sukses setelah lulus dari Polsri nanti. Pengetahuan soft skill bisa didapat melalui program organisasi-organisasi kemahasiswaan yang ada di Polsri. Ujarnya.

Polsri Selenggarakan DIKSARLIN 2018 di Jasdam II Sriwijaya

Polsri/30/2018. Pada tahun akademik 2018/2019 Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) melakukan kegiatan Pendidikan Dasar Kedisiplinan (Diksarlin) bagi mahasiswa baru dan mahasiswa tahun lalu yang belum mengikuti kegiatan Diksarlin, kegiatan ini wajib diikuti oleh setiap mahasiswa Polsri.

Diksarlin mahasiswa Polsri setiap tahun dilakukan sejak Politeknik didirikan namun pada awal berdirinya Politeknik pendidikan ini diberi nama Pendidikan Dasar Militer (DIKSARMIL),dengan bekerjasama dengan Kodam II Sriwijaya,  namun sejak tahun 1998 Polsri meroba  Diksarmil menjadi Diksarlin yang dilakukan di kampus Polsri, setelah dilakukan Diksarlin dikampus sejak tahun 1998 sampai 2015, sejak tahun 2016 Diksarlin dilakukan tidak dikampus Polsri lagi melainkan pada tahun 2016 dilaksanakan di Ajendam II Sriwijaya di Palembang, tahun 2017 dilaksanakan di Rindam II Sriwijaya Lahat berdasarkan kegiatan tahun lalu Polsri terus melakukan evaluasi hasil yang ingin dicapai dari kegiatan tersebut.pada tahun 2018 ini Polsri bekerjasama dengan Kodam II Sriwijaya menyelenggarakan Diksarlin bagi mahasiswa baru dilakukan di Palembang bertempat di Jasmani Daerah Militer II Sriwijaya (Jasdam II Sriwijaya) KM 10.

Pada tahun ini peserta yang akan mengikuti Diksarlin sebanyak 2900 peserta yang terbagi dalam dua gelombang. Gelombang satu sebanyak 1500 peserta dan gelombang kedua sebanyak 1400 peserta. Kegiatan ini dimulai dari tanggal 30 Juli – 4 Agustus 2018 untuk gelombang satu dan gelombang kedua dilakukan mulai tanggal 6 – 11 Agustus 2018.

Pembukaan pelasanaan diksarlin hari ini dibuka oleh Komandan Teritorial Kodam II Sriwijaya dalam menyampaikan sambutannya kegiatan ini dengan materi Wawasan Kebangsa, Froxy war, Bendera, PBB, Juruitmalam dll. Materi-materi ini diberikan untuk meningkatkan wawasancalon mahasiswa sebelum memasuki proses perkuliahan dikampus.

Direktur Polsri Dr. Ing. Ahmad Taqwa menyampaiakan dalam arahanya menyampaikan bahwa kegiatan ini wajib di ikuti oleh mahasiswa baru Polsri jika tidak lulus di kegiatan ini boleh mengulang tahun berikutnya dan jika sudah dua kali tidak lulus maka mahasiswa tidak dapat mengikuti lagi proses perkuliahan dikampus. Hal ini tertuang dalam perturan Akademik Polsri ucapnya.