Call us : 62711353414

Tawaran Pelatihan Verifikator SINTA

Pelatihan Verifikator SINTA

13 FEB 2018

Kepada Yth.:

  1. Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri
  2. Koordinator Kopertis
  3. Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta
  4. Ketua Lembaga Penelitian PTN/PTS

di seluruh Indonesia

Dengan hormat,

Untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas pendaftar penulis di SINTA maka pada tahun anggaran 2018 Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan akan mendelegasikan verifikasi pendaftar di SINTA kepada perguruan tinggi serta kopertis di masing-masing wilayah. Oleh karena itu mohon kiranya setiap perguruan tinggi dan kopertis dapat mengirimkan satu usulan nama sebagai verifikator. Usulan verifikator dapat dilakukan dengan mengisi borang di alamat:

https://goo.gl/JTevwF

Pengisian dilakukan dengan melampirkan surat tugas beserta pernyataan kesediaan mengirimkan verifikator untuk dilakukan pelatihan oleh Kemenristekdikti. Biaya selama mengikuti pelaksanaan kegiatan akan ditanggung oleh Kemenristekdikti, sedangkan biaya perjalanan dan honor, baik selama pelatihan maupun penugasan verifikasi, dibebankan kepada masing-masing perguruan tinggi dan kopertis untuk wakil dari kopertis. Pelaksanaan pelatihan bagi verifikator akan dilaksanakan pada bulan Maret-Mei di 14 (empat belas) wilayah kopertis. Daftar nama dan lokasi akan diumumkan kemudian.

Sebagai bahan informasi Bapak/Ibu, bersama ini kami sampaikan progres peningkatan konten SINTA tahun 2017 sebagai berikut:

  1. Jumlah Penulis dari Dosen dan Peneliti yang telah diverifikasi sebanyak 77.400.
  1. Jumlah jurnal yang sudah melalui proses akreditasi dan evaluasi sebanyak 1.682 jurnal dengan rincian:
  • SINTA 1 dengan kategori sudah terindeks Scopus atau akreditasi melalui Arjuna dengan nilai di atas 84 (akreditasi A) sebanyak 40 Jurnal;
  • SINTA 2 dengan kategori akreditasi melalui Arjuna dengan nilai 70-84,9 atau jurnal yang sudah terakreditasi LIPI dan sesuai dengan tata kelola akreditasi jurnal elektronik sebanyak 429 Jurnal;
  • SINTA 3 dengan kategori mendaftar di Arjuna dan dilakukan evaluasi dengan nilai 60-69,9 sebanyak 397 jurnal;
  • SINTA 4 dengan kategori mendaftar di Arjuna dan dilakukan evaluasi dengan nilai 50-59,9 sebanyak 462 jurnal;
  • SINTA 5 dengan kategori mendaftar di Arjuna dan dilakukan evaluasi dengan nilai 40-49,9 sebanyak 287 jurnal;
  • SINTA 6 dengan kategori mendaftar di Arjuna dan dilakukan evaluasi dengan nilai 30-39,9 sebanyak 67 jurnal.
  1. Bagi penulis yang datanya tidak lengkap (NIP/NIDN, e-mail), serta tidak sesuai dengan karyanya, maka akunnya di SINTA akan dihapus dan diminta mendaftar ulang kembali. Bagi akun yang memiliki e-mail valid, kami akan informasikan terlebih dahulu melalui e-mail tersebut.
  2. Bagi jurnal yang tidak termasuk dalam SINTA 2 sampai dengan SINTA 6 meskipun sudah terakreditasi LIPI atau terdaftar di Arjuna sampai 31 November 2017, memiliki masalah sebagai berikut:
  • Tidak memiliki akun Google Scholar;
  • Alamat URL yang didaftarkan tidak valid;
  • Terbitan terakhir tahun 2017 tidak ada;
  • Belum memiliki nomor e-ISSN;
  • Terbitan dalam satu nomor terakhir kurang dari 5 (lima) terbitan.
  1. Jurnal yang sudah masuk SINTA 3 hingga SINTA 6, apabila ingin meningkatkan klasifikasi hanya dapat dilakukan dengan mendaftar akreditasi di Arjuna sesuai periode yang sudah ditetapkan, sehinga peningkatan kelas tidak bertahap, tetapi langsung dengan status terakreditasi (minimal SINTA 2) sesuai dengan hasil penilaian akreditasi jurnal.

Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual

ttd

Sadjuga

NIP. 195901171986111001

Download:

Pengumuman Kegiatan Administrasi Akademik dan Registrasi Ulang Semester Genap Tahun Akademik 2017/2018

Berdasarkan Kalender Akademik tahun 2017/2018 , maka dengan ini diumumkan kepada seluruh mahasiswa bahwa kegiatan Administrasi Akademik dan Registrasi Ulang adalah sebagai berikut :

 

A. Kegiatan Akademik:

  1. Tanggal 22 — 26 Januari 2018, Ujian Semester Ganjil 2017/2018.
  2. Tanggal 9 Februari 2018, Yudisium Semester Ganjil 2017/2018.
  3. Tanggal 12 – 23 Februari 2018, Libur Semester Ganjil 2017/2018
  4. Tanggal 12 – 23 Februari 2018, Pendaftaran ( Registrasi ) Ulang Semester Genap 2017/2018
  5. Tanggal 26 Februari 2018, Awal Perkuliahan Semester Genap 2017/2018.

 

B. Pendaftaran ( Registrasi ) Ulang Semester Genap Tahun Akademik 2017/2018:

  1. Mahasiswa wajib melaksanakan pendaftaran (registrasi) ulang sebelum mengikuti kegiatan akademik.
  2. Registrasi bagi setiap mahasiswa meliputi registrasi administrasi dan keuangan.
  3. Registrasi Ulang dilaksanakan melalui Bank Mandiri.

 

a. Cara pembayaran: <=======(klik ini untuk detail tata cara pembayaran)

  1. Secara online, dengan sistem pembayaran melalui Student Payment Mandiri pada seluruh cabang Bank Mandiri di seluruh Indonesia
  2. Melalui Counter/Teller, dengan memberitahu NPM, Nama dan Program Studi yang bersangkutan.
  3. Melalui ATM (Automatics Teller Machine pada menu pendidikan), dengan cara memasukkan NPM  (Nomor Pokok Mahasiswa) Keterangan lebih lanjut, hubungi Bank Mandiri terdekat.

 

b. Ketentuan pembayaran:

  1. Mahasiswa yang bersangkutan telah dinyatakan lulus pada semester ganjil tahun akademik 2017/2018.
  2. Mahasiswa yang Status Yudisiumnya TUNDA tidak dapat melakukan daftar ulang sebelum menyelesaikan permasalahan melalui jurusan masing-masing.
  3. Rincian pembayaran uang kuliah seperti terlampir.
  4. Berdasarkan Peraturan Direktur nomor : 1 tahun 2017 tentang Peraturan Akademik dan Tata Tertib Mahasiswa ; Bab.III Bagian 1 Pasal 6 dan Bagian ke-3 Pasal 8, apabila mahasiswa tidak melaksanakan registrasi pada waktu yang telah ditentukan, mahasiswa tersebut dinyatakan mengundurkan diri.

 

c. Registrasi bagi mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi dan ADik:

  1. Melapor ke Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan dengan cara mengisi formulir yang disediakan
  2. Melampirkan Kartu Hasil Studi (KHS)

 

Demikian pengumuman ini disampaikan untuk dapat diperhatikan.

Lampiran Pengumuman Daftar Ulang

 

UKM Olahraga POLSRI Tidak Henti Mendulang Prestasi yang Membanggakan

Pakubumi Open IV 2018 sendiri merupakan kejuaraan pencak silat tingkat Asia dan Eropa yang diselenggarakan oleh Pencak Silat Pakubumi Bogor di GOR Tri Lomba Juang, Jalan Padjajaran, Bandung.

Sebagai satu-satunya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bergerak di bidang olahraga, UKM Olahraga Politeknik Negeri Sriwijaya (POLSRI) tidak henti mendulang prestasi yang membanggakan. Salah satu atlet dari UKM Olahraga berhasil menyabet medali emas dalam ajang Pakubumi Open IV 2018 pada hari Minggu (4/2/2018).

Ia adalah Jasra Amelia, seorang mahasiswi aktif jurusan Akuntansi, program studi D3 Akuntansi yang berhasil menjadi juara 1 dalam cabang olahraga pencak silat untuk kategori fighter dalam ajang yang diikuti oleh peserta mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, Mahasiswa, dan Dewasa.

UKM Olahraga berharap agar kemenangan tersebut dapat menjadi motivasi dan semangat untuk meraih kemenangan-kemenangan dan prestasi lain selanjutnya. (UKM-WPS-RP)

Pengumuman Program Bantuan Pengembangan Pusat Karir dan Pusat Karir Lanjutan 2018

Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi
di Seluruh Indonesia

Bersama ini kami sampaikan bahwa Direktorat Kemahasiswaan, Direkrorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, pada tahun 2018 ini akan kembali memberikan bantuan pengembangan layanan Pusat Karir dan Pusat Karir Lanjutan (Tracer Study) di tingkat Perguruan Tinggi.

Bantuan ini sangat penting bagi terselenggaranya pengembangan layanan pusat karir dan terlaksananya pusat karir lanjutan (tracer study) yang telah terstandardisasi.

Perguruan Tinggi dapat mengirimkan proposal kegiatan dengan syarat dan ketentuan seperti tertera di panduan dalam bentuk softcopy (format pdf) melalui portal http://pkts.belmawa.ristekdikti.go.id dan hardcopy (1 eksemplar) dijilid dengan sampul warna merah untuk bantuan pengembangan layanan pusat karir dan warna hijau untuk pusat karir lanjutan (tracer study), ditujukan kepada:

Direktorat Kemahasiswaan
u.p Kasubdit Penyelarasan Kebutuhan Kerja
Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan
Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
Gedung D lantai 4
Jln. Jenderal Sudirman Pintu Satu, Senayan Jakarta 10270

Informasi panduan pengajuan dapat diunduh di http://belmawa.ristekdikti.go.id
dan dapat menghubungi Ade Irmanto  pada no telp 0856-8948-880

Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya diucapkan terimakasih.

Direktur Kemahasiswaan

TTD
Didin Wahidin

Tembusan:
Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan

Lampiran :

  1. Panduan_bantuan pusat karir lanjutan_2018
  2. Panduan_bantuan pusat karir_2018

Nomenklatur Program Studi pada Perguruan Tinggi Februari 2018

Kepada yth.
Pimpinan

  1. Perguruan Tinggi Negeri (PTN)
  2. Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH)

Terkait Surat kami sebelumnya No.712/B/TU/2017 tanggal 19 Desember 2017 tentang Penyesuaian dan pengusulan nama Program Studi, bersama ini dengan hormat kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Sesuai dengan Pasal 6 Permenristekdikti No.15 Tahun 2017 tentang Penamaan Program Studi pada Perguruan Tinggi diatur tentang penyesuaian dan usul nama program studi dengan langkah-langkah sebagai berikut:
    1. Perguruan tinggi yang nama program studinya berbeda dengan Lampiran Kepmenristekdikti No. 257/M/KPT/2017 dan akan menyesuaikan nama program studinya sesuai dengan lampiran Kepmenristekdikti No. 257/M/KPT/2017, maka melakukan penyesuaian sesuai dengan Surat Edaran No.712/B/TU/2017 dengan mengirimkan surat ke Direktur Penjaminan Mutu dan melalui surel ke kompetensilulusan@ristekdikti.go.id dengan subyek surel “Nama PT_Penyesuaian Nama Program Studi”. Selama dalam proses penyesuaian, SK ijin program studi sebelumnya dinyatakan tetap berlaku.
    2. Perguruan tinggi yang program studinya sudah memiliki SK Pendirian namun namanya tidak tercantum dalam Lampiran Kepmenristekdikti No. 257/M/KPT/2017 wajib melaporkan nama program studi tersebut untuk disesuaikan padanan nama program studinya berdasarkan Capaian Pembelajarandan Kurikulum yang dimiliki. Usulan tersebut diajukan dengan mengirimkan surat ke Direktur Penjaminan Mutu dan melalui surel ke kompetensilulusan@ristekdikti.go.id dengan subyek surel “Nama PT_Usulan Nama Program Studi”.
    3. Perguruan tinggi yang akan mengusulkan nama program studi baru (belum ada di lampiran Kepmenristekdikti No. 257/M/KPT/2017), diusulkan melalui ristekdikti.go.id sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek Dikti No. 20/C.C4/KL/2018 tanggal 3 Januari 2018 tentang Pengumuman Pengusulan Penambahan Nama Program Studi pada Perguruan Tinggi Periode I Tahun 2018.
  1. Pimpinan PTN-BH melaporkan nama program studi yang belum tercantum di Kepmenristekdikti 257/M/KPT/2017 kepada Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi sesuai dengan Undang Undang No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi melalui surel ke kompetensilulusan@ristekdikti.go.id dengan subyek surel “Nama PT_Pelaporan Nama Program Studi”.

Demikian untuk diketahui, atas perhatian dan kerjasama Saudara, kami ucapkan terimakasih.

Direktur Jenderal,

TTD

Intan Ahmad

Tembusan:

  1. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
  2. Direktur Jenderal Kelembagaan IPTEK DIKTI

Lampiran:

  1. Surat Edaran ke PTN_PTNBH (08022018)
  2. Lampiran 1 – Form Penyesuaian Nama Program Studi PTNBH_PTN
  3. Lampiran 2 – Surat penyesuaian prodi PTNBH_PTN 2018

Teliti Pilih Jurusan Agar Tak Sesal Kemudian

Kompas.com – 03/02/2018, 15:53 WIB



JAKARTA, KOMPAS.com – Berpendidikan tinggi tidak menjamin kamu bisa masuk dunia kerja. Persoalan mismatch atau ketidaksesuaian antara pendidikan dengan kebutuhan industri menjadi salah satu pangkal soalnya.

Menteri Tenaga Kerja Muhammad Hanif Dhakiri mengatakan, kompetensi yang tidak sesuai kebutuhan pasar kerja juga ikut menghambat.

Bahkan, sejumlah alumni penerima beasiswa pascasarjana Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) juga tak lepas dari persoalan itu. Selain tak sesuai kualifikasi, pengalaman kerja yang sama sekali tidak dimiliki juga menghambat lulusan kampus beken di luar negeri bisa masuk dunia kerja.

Saat Musyawarah Nasional Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) medio 2017, Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Ali Ghufron Mukti mengatakan, relevansi lulusanperguruan tinggi terhadap kebutuhan tenaga kerja menjadi faktor penting dalam upaya mencegah sarjana menganggur.

Salah satu kendala yang dihadapi calon mahasiswa saat memilih jurusan di perguruan tinggi adalah tidak memahami bidang pekerjaan secara mendalam. Maka tak jarang, pelajar salah pilih jurusan pendidikan tinggi.

Agar terjebak dalam masalah seperti itu, ada baiknya kamu mengenali potensi dan minat sebelum menentukan jurusan di perguruan tinggi.

Sejak lahir, manusia dikaruniai bakat dan potensi yang unik. Kecerdasan alami yang dimiliki manusia tak hanya satu aspek, melainkan ada beragam yang biasa disebut multiple intelegences(kecerdasan jamak). Di antaranya kecerdasan verbal, musikal, spasial, dan logika.

Perlu dicamkan, setiap profesi yang nantinya kamu jalani perlu ditunjang kualitas kepribadian tertentu. Untuk itu, kamu perlu tahu bagaimana kemampuan adaptasi, daya tahan terhadap stres, stabilitas emosi, tingkat ketelitian, kecepatan kerja, motivasi diri.

Mahasiswa Universitas Pertamina tengah melakukan uji coba di laboratorium
Mahasiswa Universitas Pertamina tengah melakukan uji coba di laboratorium(KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI)



Mengapa itu dibutuhkan? Ada sejumlah pekerjaan yang memerlukan pribadi dengan daya tahan stres, stabilitas emosi, dan kemampuan beradaptasi yang cukup baik. Misalnya, dokter.

Dalam menjalani profesinya, seorang dokter harus mampu mengelola emosi dengan baik dalam menghadapi pasien maupun keluarga pasien. Selain itu, dokter juga mesti bisa beradaptasi dengan cepat bila ditugaskan di daerah terpencil. Oleh karena itu, bukan hanya kecerdasan intelektual yang bisa menjadi modal agar kamu bisa berprofesi sebagai dokter.

Masih ada lagi yang perlu diperhatikan, yakni minat kamu. Seseorang bisa mengerjakan tugas apa pun dengan sepenuh hati dan semangat membara bila melakukan hal-hal yang diminatinya. Nah, kamu perlu tahu apa minat tertinggi hingga minat terendahmu, sebagai dasar menentukan jurusan di perguruan tinggi.

Peran orang tua sangat dibutuhkan agar kamu bisa mengenali potensi, minat, dan kepribadian. Orang tua merupakan orang terdekat yang mengetahui tumbuh kembang seorang anak sejak dalam kandungan hingga duduk di bangku sekolah.

Orang tua mendapingi calon mahasiswa dalam mencari jurusan di perguruan tinggi yang sesuai dengan minat dan bakat pada pameran pendidikan di Hotel Pullman Jakarta, Kamis (2/2/2018).
Orang tua mendapingi calon mahasiswa dalam mencari jurusan di perguruan tinggi yang sesuai dengan minat dan bakat pada pameran pendidikan di Hotel Pullman Jakarta, Kamis (2/2/2018).(KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI)



“Perlu pendampingan orang tua untuk mengarahkan pilihan yang tepat, supaya bakat dan minatnya sesuai dengan jurusan yang akan dipilih,” kata Client Assistant Tes Bakat Indonesia, Listia Qisthy di Jakarta, Kamis (2/2/2018).

Lalu bagaimana tiga hal itu bisa dikenali?

Sejumlah lembaga konsultasi psikologi menyediakan fasilitas tes potensi, minat, dan kepribadian bagi pelajar yang akan meneruskan jenjang studi yang lebih tinggi.

Tes tertulis akan diberikan untuk pelajar yang ingin mengetahui potensi, minat, serta kepribadiannya. Ketika hasil tes telah tersedia, kamu bisa berkonsultasi dengan psikolog untuk bisa menggali informasi lebih detail.

Tes psikologi tersebut juga bisa membantu para pelajar dan orang tua untuk memastikan agar proses belajar akan sangat terfokus.

“Sebaiknya kalau hanya berminat tapi tidak berbakat, tidak perlu dipaksakan. Kalau pilihannya sesuai bakat dan minat, maka mereka tentu akan berprestasi dengan jurusan kuliah yang diambil,” ujarnya.

EditorKurniasih Budi

PTN Coret Sekolah yang Ubah Rapor

PTN Coret Sekolah yang Ubah Rapor
PTN Coret Sekolah yang Ubah Rapor. (Ilustrasi).

 

JAKARTA – Perguruan tinggi negeri (PTN) memperingatkan pengolah sekolah menengah atas agar tidak memanipulasi data rapor siswa yang dimasukkan dalam pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS). Sekolah yang nakal dan melanggar terancam bakal di-blacklist.

Panitia seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) akan mengawasi dan meneliti kebenaran data rapor siswa yang disampaikan melalui PDSS. Pengawasan dilakukan dengan sistem teknologi informasi (TI) yang mampu melacak keaslian data rapor. Sejumlah kejadian manipulasi data dalam beberapa tahun terakhir telah terungkap.

Langkah tegas akhirnya dilakukan PTN di antaranya yang dilakukan Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan memasukkan ke daf tar hitam (blacklist) sekolah yang memanipulasi data rapor siswa yang mendaftar ke jurusan favorit.

Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Fathur Rokhman mengakui langkah tersebut memang pernah dilakukan. Namun, demi nama baik sekolah yang bersangkutan, dia tidak mau menyebut nama sekolah tersebut.

”Sekolah mana pun jangan sampai memanipulasi data sebab akan ketahuan. Kita punya sistem TI yang bisa melacak. Terakhir tiga tahun lalu kita mem-blacklist sekolah yang ketahuan manipulasi,” katanya kepada KORAN SINDO.

Fathur mengatakan, jika ma suk daftar hitam, tidak hanya siswa yang datanya palsu itu. Namun, sekolah tersebut akan mendapatkan catatan khusus dari panitia sehingga akan berdampak juga kepada siswa yang lain. PTN menjadikan PDSS yang telah diberi catatan khusus itu sebagai basis data nilai rapor.

Karena itu, sekolah diharapkan jujur dalam pengisian data tersebut. Sementara itu, Direktur Administrasi Pendidikan IPB Drajat Martianto membenarkan bahwa kampusnya juga pernah mem-blacklist sekolah yang sengaja memanipulasi data di PDSS.

Hal ini merupakan bentuk ketegasan IPB agar dapat menjaring siswa yang benar-benar berprestasi dan siap menyelesaikan kuliah tepat waktu. Drajat mengatakan, saat panitia menyeleksi berkas-berkas pendaftaran memang ada saja data yang tidak sinkron. Antara data yang tertera di PDSS dan berkas fisik.

”Banyak kasus nilai yang tidak sinkron. Setelah ditelusuri ada kesalahan gurunya yang salah saat memasukkan data nilai siswa. Kasus ini banyak, tapi tidak masalah karena terbukti tidak disengaja,” urainya.

Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri menyatakan, sekolah yang nekat menaikkan hasil evaluasi pendidikan yang terekam di rapor bisa saja terjadi. Tentang seberapa banyak manipulasi bisa dilakukan, hal ini sangat bergantung dengan sekolah. Apakah mau menjaga kredibilitasnya atau tidak. Bila sekolah tetap menjunjung tinggi kredibilitas, tidak mungkin dia mengorbankan nama baik sekolah dan keberlanjutan penerimaan siswanya melalui SNMPTN.

Dia berharap semua PTN me miliki alat evaluasi terhadap semua alumni yang sudah diterima di kampus tersebut, yakni apakah terbukti mahasiswa dari jalur SNMPTN itu benar berprestasi atau malah jeblok.

”Kita kan bisa tahu apakah siswa itu benar stabil prestasinya dari sekolah sampai kuliah atau tidak. Ini juga untuk ukuran kuota dari sekolah itu harus naik tiap tahun atau turun,” katanya.

Abdul Fikri mengatakan, SNMPTN memang penerimaan mahasiswa tanpa tes sehingga data yang paling relevan untuk mengukurnya ialah nilai rapor. Dia mengatakan, nilai rapor lebih relevan daripada tes tertulis sesaat. Hal ini disebabkan jawaban siswa saat tes sangat dipengaruhi kondisi siswa baik fisik dan psikis, waktu, tempat, dan suasana tes.

Sedangkan nilai rapor adalah dokumen pencapaian daya serap siswa selama sekolah di tiap mata pelajaran. Selain itu, rapor juga menunjukkan prestasi siswa sehingga dinilai sedikit lebih akurat daripada tes sesaat.

Pengamat pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Said Hamid Hasan menyebut, jika niatnya mau menipu, memang bisa saja sekolah memanipulasi data.

Namun, sekolah harus melakukan pengolahan data yang sangat rumit. Sekolah diwajibkan juga memasukkan data siswa melalui data pokok pendidikan (Dapodik). ”Sebab sekolah harus melalui Dapodik. Itu sangat rumit dan hampir dikatakan tidakmung kin,” katanya.

Terpisah, Ketua Panitia SNMPTN dan Seleksi Ber sama MasukPerguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 Ravik Karsidi menyatakan, siswa yang berprestasi tinggi dan konsisten menunjukkan prestasinya di jenjang SMA layak men da patkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa melalui SNMPTN.

Dalam kerangka integrasi pendidikan menengah dan tinggi, sekolah diberi peran da lam proses seleksinya. Dengan asumsi bahwa sekolah sebagai satuan pendidikan dan guru sebagai pendidik selalu menjunjung tinggi ke hormatan sebagai bagian dari pendidikan karakter.

”PDSS merupakan basis data yang berisi rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswa yang dijadikan sumber utama SNMPTN,”katanya. (Neneng Zubaidah)

Polsri Tanda tangan MoU antara Remote AMTO dengan PT. GMF di Singapure

Singapore/7/2/18, Dalam rangka memperkuat kelas kerjasama Perawatan mesin Pesawat Polititeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) kerjasama  PT. Garuda Maintenace Facilities (GMF), pada hari Rabu 7 Februari 2018, Pembantu Direktur IV Polsri Drs. Zakaria, M.Pd, menandatangani nota kesepahaman dengan Remote AMTO di Singapure bersama dengan PT. GMF Aero Asia. Kerjasama ini sebagai upaya Polsri untuk memperkuat sertifikasi keahlian para mahasiswa dibidang perawatan mesin Pesawat yang nantinya pada saat selesai pendidikan di Kampus ini memiliki Ijazah Polsri dan sertifikasi Internasional Aircraft Maintenance Training Organization (AMTO) yang meratifikasi Civil Aviation Safety Regulation (CASR) 147 Perawatan Mesin Pesawat .

 

Setelah menandatangani MoU Zakria dan Team berkunjung ke Airshow di Singapure untuk melihat secara langsung bagaimana proses perawatan Mesin pesawat yang ada di Singapure.


Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur PMDK-PN 2018 sudah dibuka

Polsri.15/1/18; Penerimaan mahasiswa baru Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) dari jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDK-PN) Se-Indonesia 2018 atau jalur undangan sudah dibuka.

Penerimaan mahasiswa baru harus memenuhi prinsip adil dan tidak diskriminatif dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa serta tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi.

Perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan setelah SMA/SMK/MA/MAK menerima calon mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi dan diprediksi akan berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan prestasi akademik dan rekomendasi Kepala Sekolah. Siswa yang berprestasi tinggi dan secara konsisten menunjukkan prestasinya tersebut layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa di PTN.

Sekolah sebagai satuan pendidikan dan guru sebagai pendidik diyakini selalu menjunjung tinggi kehormatan dan kejujuran sebagai bagian dari prinsip pendidikan berkarakter. Dengan demikian sekolah diberi kepercayaan merekomendasikan siswanya untuk mendaftar.

Pada saat ini sudah mulai melakukan pendaftaran oleh sekolah SMA/SMK/MA/MAK, jadwal yang ditetapkan secara nasional melalui forum direktur politeknik negeri se-Indonesia mulai tanggal 15 Januari – 14 April 2018 Pengisian data oleh Sekolah, 15 Januari – 14 April 2018 Pengisian data oleh Siswa, Batas akhir pengiriman Maksimal 1 Minggu Setelah Finalisasi (Cap Pos), Pengumuman hasil Seleksi tanggal 8 Mei 2018. Pendaftaran dilakukan secara online dilaman http://pmdk.polsri.ac.id/  atau  http://www.pmdk.politeknik.or.id/

Ketentuan Umum, PMDK-PN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi – prestasi lainnya. Sekolah yang berhak mengikutsertakan siswanya dalam PMDK-PN adalah sekolah yang mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Siswa pelamar wajib membaca ketentuan yang berlaku pada masing-masing PTN di laman PTN yang dipilh.

Ketentuan Khusus, Persyaratan Sekolah yang siswanya berhak mengikuti PMDK-PN adalah : SMA/SMK/MA/MAK negeri maupun swasta, termasuk sekolah RI diluar negeri. Terdaftar sebagai peserta Ujian Nasional (UN) 2018. Persyaratan Siswa Pelamar, Pendaftaran Bagi Siswa SMA/SMK/MA/MAK kelas terakhir yang mengikuti UN pada tahun 2018, Memiliki Nomer Induk Siswa Nasional (NISN), Memperoleh rekomendasi dari Kepala Sekolah, Memiliki prestasi akademik di sekolah pada semua semester.

Mekanisme Seleksi dilakukan secara bertahap, yaitu : Semua peserta akan diseleksi di Politeknik Negeri pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi. Apabila peserta tidak lolos pada pilihan pertama, maka akan dialihkan ke pilihan keduanya berdasarkan ketersediaan daya tampung. Dan, apabila peserta tidak lolos juga pada pilihan kedua, maka akan dialihkan ke pilihan ketiganya berdasarkan ketersediaan daya tampung.

Bagi Siswa yang akan melanjutkan studi di PTN tetapi terkendala dengan biaya dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan melalui program beasiswa Bidik Misi yang informasinya dapat diakses www.polsri.ac.id atau http://bidikmisi.dikti.go.id.