VALTER III 2019 (Festival Teknik Komputer)

Polsri. 11/8/2019. HMJ Teknik Komputer mengadakan acara Valter ke 3 tahun 2019 di Gedung Graha Pendidikan Polsri. Valter merupakan Event tahunan berskala Nasional yang dilaksanakan oleh HMJ Teknik Komputer Politeknik Negeri Sriwijaya. Ajang unjuk kualitas dan silaturahim seluruh Mahasiswa di dalam maupun diluar kampus.

Kegiatan dilaksanakan tanggal 3-7 november 2019. terdapat beberapa lomba diantaranya design grafis, e-sport dan call of duty mobile. acara puncak diisi dengan seminar nasional dengan narasumber Maya Arvini dari chief commercial officer of qlue & author of career first dan Cevi Nurgraha yang merupakan kepala bidang teknologi informasi dan persandian dinas komunikasi dan informatika kota palembang. Tema seminar “tantangan kerja di bidang teknologi”.

Workshop on Public Speaking and Excellent Service

Polsri. 4/11/2019. Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa inggris Polsri mengadakan workshop on public speaking and excellent Service. Adapun tema acara workshop pada hari ini “Unlocking the secrets of great public speaking and excellent service skill” di Gedung graha Pendidikan Polsri.

Pembicara dari training specialist regis institute dari Thamrin Group yaitu Risa Agustina dan Nais Saraswati. Acara di hadiri 124 mahasiswa dari jurusan Bahasa inggris

Kemampuan Public Speaking penting dimiliki oleh setiap mahasiswa, banyak tips dan trik yang dapat digunakan untuk mendapat perhatian dari audience. Adapun matari lain yaitu Teknik tampil percaya diri, bagaimana tampil di depan umum, membuka rahasia menjadi pembicara menarik, Teknik public speaking dan kunci rahasia tampil di depan umum

Acara Puncak Dies Natalis Polsri Ke 37 Adakan Jalan Santai

Palembang,  3/11/2019, Politeknik Negeri Sriwjaya (Polsri) telah berusia 37 tahun. Polsri merupakan salah satu perguruan tinggi Negeri yang ada di Palembang, telah berdiri sejak tahun 1982 dengan awal mula hanya ada 2 Jurusan  Teknik Sipil dan Teknik Mesin. Sampai dengan diusianya ke 36 Polsri telah memiliki 9 Jurusan terdiri dari 11 Program Sudi Diploma III, 11 Program Studi Sarjana Terapan (DIV) dan satu Program Studi Magister Terapan.

Dies Natalis ke-37 dengan tema “Kreativitas dan Inovasi Teknologi untuk Meningkatkan Sumber Daya Pendidikan Vokasi yang Unggul di Era Revolusi Industri 4.0” hari ini merupakan rangkaian terakhir acara. Dies Natalis ditutup dengan kegiatan jalan santai dengan rute kampus Polsri, Jalan Sungai Sahang , Jalan Demang Lebar,Lingkaran Taman, Jalan Srijaya Negara dan  finish di kampus Polsri. Setelah jalan satai untuk memeriahkan acara ini panitia menyediakan panggung hiburan dengan berbagai hadiah Doorprize dengan hadiah utama satu Unit Sepeda Motor dan hadiah Hiburan lainnya.

Direktur Polsri, Ahmad Taqwa mengatakan,  jalan sehat ini merupakan acara puncak Dies Natalis Polsri ke 37. Acara ini diikuti mahasiswa,  dosen, pimpinan dan civitas akademika Polsri. “Dengan adanya acara jalan santai ini, kita mengajak mahasiswa untuk olahraga bersama, agar sehat jasmani. Selain itu,  ini sebagai ajang silaturahmi dengan para civitas akademika Polsri, ” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut,  Direktur Polsri beterima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung acara jalan santai ini.  “Terima kasih kepada perusahaan, dan lembaga yang senantiasa mendukung Polsri dalam bentuk bantuan hadiah untuk doorprize. Alhamdulilah acara berjalan meriah,  dan sukses, ” tandasnya.

Orasi Ilmiah Dies Natalis Polsri 37 Oleh Ir Hari Purwanto, MSc, DIC.

Polsri. 2/11/2019Dalam rangka Dies Natalis yang ke 37, Polsri mengadakan sidang senat khusus terbuka. Tema perayaan Dies Natalis ke 37 tahun ini adalah “Kreativitas dan Inovasi Teknologi untuk Meningkatkan Sumber Daya Pendidikan Vokasi yang Unggul di Era Revolusi Industri 4.0”. Hal ini sangat relevan dengan visi Polsri. Perayaan Dies Natalis ke-37 ini diisi dengan Orasi ilmiah oleh Ir Hari Purwanto, MSc, DIC. yang merupakan Staf Ahli Menristekdikti Bidang Infrastruktur, Turut hadir Asisten 3 Pemprov Sumsel Prof Dr Edward Juliartha, dan intansi pendidikam terkait di Gedung Graha Polsri, Sabtu (2/11)

Direktur Polsri memberikan sambutan sebagai salah satu Politeknik Negeri bergengsi di Indonesia, Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan sehingga benar-benar siap masuk ke dunia usaha dan dunia industri. Apalagi, memasuki usia ke 37, Polsri berupaya meningkatkan kualitas lulusan dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

 “Saat ini kita terus meningkatkan kualitas SDM melalui berbagai program penguatan. Terlebih lagi kita perlu Kreativitas dan inovasi teknologi untuk meningkatkan sumber daya pendidikan vokasi yang unggul di era revolusi industri 4.0,”ujar Ahmad Taqwa.

Ia menambahkan meski diusia ke 37 Polsri memiliki banyak pencapaian dengan siklus lulusan yang terserap di dunia usaha dan dunia industri namun ia berharap seluruh civitas akademika tak berpuas diri.

“Tingkatkan kualitas SDM yang link and match antara pendidikan dan industri. Artinya vokasi di era revolusi industri 4.0 ini harus ‘nikah massal’. Sehingga revitalisasi vokasi bisa mencapai sasaran,” jelasnya

Senada dengan itu dikatakan oleh Staf Ahli Menristekdikti Bidang Infrastruktur Ir Hari Purwanto MSc DIC bahwa sebagai salah satu Politeknik unggulan di Indonesia, Polsri diharapkan mampu menjadikan era revolusi Industri 4.0 sebagai sebuah peluang.

“Sehingga Polsri kita ingin menjadi ujung tombak, menjadi champion dalam membangun SDM unggul, posri diharapkan champion baik itu di level Sumatera maupun Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu Asisten III Pemprov Sumsel Prof Edward Juliartha mengatakan bahwa sebagai Pemerintah menginginkan diusia ke 37 Polsri terus berbenah diri. Apalagi Pemda juga telah menyiapkan lahan seluas 6,3 hektar yang bisa digunakan Polsri dalam pengembangan kampus utama dan kelengkapan gedung Polsri yang selama ini berada di Kompleks Unsri.

“Artinya Pemda terus mensupport, visi Indonesia maju untuk mengembangkan SDM lewat management talenta yang ada. Bahwa program 2045 bukan mudah untuk ditaklukkan, kita butuh membentuk satu strategi meningkatkan daya saing lulusan,” pungkasnya.

Ratusan Mahasiswa Polsri Ikuti Pembekalan dan Uji Sertifikasi Bidang Jasa Konstruksi

Palembang, 28/10/2019 – Ratusan mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya mengikuti kegiatan pembekalan dan uji sertifikasi mahasiswa terampil tingkat I (SKT) Bidang Jasa Konstruksi di graha Pendidikan Polsri. Acara dilaksanakan pada tanggal 28-29 Oktober 2019.

Pembekalan dan uji sertifikasi yang bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, itu dalam rangka menfasilitasi mahasiswa dalam meningkatkan kompetensi di bidang kontruksi dan mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan sesuai bidang keahlian.

Peserta sebanyak 395 mahasiswa dari jurusan Teknik sipil, Teknik mesin dan Teknik elektro polsri. Pembekalan akan diberikan oleh dosen polsri dan balai jasa konstruksi kementerian PUPR. Uji Sertifikasi dilaksanakan secara gratis. Jika lulus, mahasiswa polsri akan memiliki Sertifikat Keterampilan (SKT) Tingkat I Bidang Jasa Konstruksi.

Direktur Polsri  mengatakan bahwa sesuai dengan rencana Pendidikan khusunya Pendidikan vokasi, mahasiswa polsri telah diberikan kurikulum sesuai kebutuhan industri/relevansi dengan kebutuhan dunia kerja/usaha. Dan pemerintah harus menjamin kompetensi yang dimiliki dan up to date dalam setiap proses pendidikan dengan salah satunya sertifikasi sesuai dalam UU no 2 tahun 2017.

Kementerian PUPR melalui direktorat jenderal untuk proses sertifikasi LPJK , bahwa sertifikasi yang dilakukan untuk pelaksana tenaga pekerjaan, pengawas lapangan, juru ukur pemetaan, teknisi instalasi listrik dan pelaksana tenaga pekerjaan mekanikal.

“Kita berharap pada pembekalan ini, para mahasiswa dapat mengikuti dengan seksama. Bahwa keterampilan dalam proses pembelajaran suatu kekuatan utama mahasiswa. Pelatihan ini menjelaskan juga metoda, prosedur yang benar-benar dapat di validasi dan dinyatakan layak dan berkompeten dan targetkan tahun ini harus 100% lulus seperti tahun sebelumnya.”ungkapnya.

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-91 Tahun 2019

Polsri. 28/10/2019. Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) melaksanakan upacara peringatan hari sumpah pemuda ke- 91 tahun 2019. Bertempat di lapangan Polsri.

Direktur Polsri dalam amanatnya menyampaikan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. ” Hari Sumpah Pemuda ke-91 kali ini mengambil tema “Bersatu Kita Maju”. Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang teiah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda. Bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari parnografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dari terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila pemuda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara.

Pemuda yang memiliki karakter yang tangguh adalah pemuda yang memiliki karakter moral dan karakter kinerja, pemuda yang beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan tuntas. Pemuda juga harus memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan yang mumpuni, serta pemuda harus memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam kancah internasional.

Semangat para pemuda dalam menatap dan ikut membangun dunia harus terus menjadi obor penyemangat bagi pengabdian pemuda Indonesia dalam ikut serta berpartisipasi mengangkat bangsa dan tanah air tercinta di kancah dunia. “

Polsri Kampus Banyuasin Menerima Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2019/2020

Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menerima mahasiswa baru Jalur Ujian Masuk Mandiri tahun akademik 2019/2020 . Pendaftaran dimulai tanggal 25 Oktober s/d 30 Oktober 2019, ujian akademik  tanggal 31 Oktober 2019 dan daftar ulang tanggal 4 – 6 November 2019. pendaftaran dilakukan secara on-Line di http://umm.polsri.ac.id.

Program Pendidikan: Program Diploma IV (Sarjana Terapan)

  • Program studi akuntansi sektor publik
  • Program studi manajemen informatika
  • Program studi manajemen bisnis

MEKANISME PENDAFTARAN

  1. Calon Peserta menelusuri informasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) melalui website http://www.polsri.ac.id
  2. Calon Peserta melakukan pembayaran ke Bank Mandiri : ATM/Teller dengan menginput data Nomor Kartu Identitas calon peserta berupa NIK tertera pada KTP/Kartu Keluarga dan dibawa pada saat ujian. Biaya ujian masuk adalah Rp. 300.000,- untuk 1 (satu) pilihan Diploma IV, Rp. 325.000,- untuk 2 Pilihan Diploma IV. Setelah melakukan pembayaran calon peserta akan menerima bukti pembayaran yang berisi (a) Nomor Identitas calon peserta (b) PIN UMM (nomor registrasi).
  3. Calon peserta melakukan pendaftaran secara online (melalui internet) dengan mengunjungi website (laman) dengan alamat http://umm.polsri.ac.id. Untuk melakukan pendaftaran secara online, calon peserta harus menyiapkan :
    1. Bukti pembayaran
    2. Kartu Identitas yang dipakai ketika melakukan pembayaran
    3. Fotokopi ijazah/tanda lulus
    4. File pasfoto berwarna terbaru ukuran 4×6 atau maksimal 300 x 400 pixel berformat *.jpg atau gif dengan ukuran maksimal 100kb. Calon peserta harus melakukan login dengan memasukan Nomor Identitasdan PIN UMM yang tercantum dalam bukti pembayaran, mengisi borang (formulir) pendaftran online sesuai dengan petunjuk yang ada secara benar. Kesalahan/kecurangan dalam pengisian borang ini berakibat pembatalan penerimaan di Politeknik yang dituju.
    5. Registrasi online dengan cara mengisi borang / formulir yang tersedia secara ONLINE sesuai dengan asal sekolah dan Jurusan yang relevan (daftar asal sekolah/Jurusan yang relevan dapat dilihat pada http://umm.polsri.ac.id/panduan/jurusan-dan-program-studi/)
    6. Proses pendaftaran selesai setelah calon peserta mendapatkan TANDA BUKTI PENDAFTARAN.

Direktur Polsri Siapkan Kerjasama Teaching Factory dengan Pemerintah Muba

Muba /22/10/19. Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) terus memperkuat jaringan kerjasama di berbagai bidang tidak hanya dengan dunia industri dan Perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri tetapi Polsri terus memperkuat jaringan kerjasama dengan beberapa pemerintah daerah.

Pada hari Selasa 22 Oktober Polsri jajaki kerjasama dengan pemerintah Musi Banyuasin (Muba), dalam kunjungan tersebut direktur Polsri Ahmad Taqwa bertemu langsung dengan Bupati Muba Dodi Reza Alex Nurdin, dalam pertemuan tersebut Ahmad Taqwa menjelaskan beberapa program kerja yang ada di Polsri yang kiranya dapat memperkuat program kerja pemerintah Muba dalam bidang pendidikan.

Setelah melakukan paparan ada beberapa sektor yang bisa di lakukan dengan pemerintah muba salah satunya memperkuat bidang Pendidikan Vokasi memalui program Teaching Factory bidang pengolahan minyak dan gas.  Gagasan ini disambut langsung oleh Bupati Muba beliau mengatakan ini suatu hal yang selaras dengan program kerja pemerintah Muba sebagai kota pendidikan dan kota Industri.

Harapannya rencana kerjasama ini segera ditindaklanjuti melalui dinas – dinas terkait untuk melakukan kanjian yang mendalam jika sudah di dapatkan polanya maka segera dituangkan dalam bentuk Nota Kesepahaman Memorendum Of Understading (MoU).

Kuliah Umum Program Magister Terapan Teknik Energi Terbarukan Tahun 2019

Palembang/12/10/19, Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Melantik 44 orang mahasiswa baru Program Magister Terapan (S2 Terapan) Teknik Energi Terbarukan. Kemudian dilanjutkan dengan kuliah umum,  dalam materi pengenalan sistem pendidikan tinggi Direktur mengajak semua mahasiswa Magister untuk mengembangkan kemampuan dalam bidang energy terbarukan sebagai solusi untuk mengatasi kekurangan Energi Fosil yang kian hari kian berkurang, dengan adanya program Studi Teknik Energi Terbarukan kita bisa menemukan energy baru yang bahan bakunya berada disekitar kita, tentu hal ini mendukung program Sumatera Selatan sebagai lumbung energy.

Kuliah umum bagi mahasiswa baru dilakukan setiap awal masuk proses perkuliahan supaya para mahasiswa baru mengenal dan mengetahui tujuan serta mengengenal  lingkungan kampus sebelum mengikuti proses perkuliahannya nanti. Turut hadir dalam acara tersubut para unsur pimpinan dan anggota senat Polsri.

Polsri Gelar Internasional Conference dari lima negara dan Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Pada Masyarakat 2019

Polsri. 9/10/2019. Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) untuk kali ketiganya menggelar International Conference.Acara dilaksanakan di Hotel Excelton Palembang. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya  untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas dibidang penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.

Gubernur Sumsel H. Herman Deru melalui Kepala Dinas Kominfo Prov. Sumsel, H. Achmad Rizwan, SSTP, M.M saat membuka The 3rd First International Conference 2019 dan Seminar Nasional Aplikasi Teknologi untuk Masyarakat. .
.
“Pemprov Sumsel mengikuti perkembangan teknologi dengan memanfaatkan teknologi seiring dengan kebutuhan dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” ujarnya.

Ketua Pelaksana Dr Rita Martini SE MSi Ak, mengatakan, bahwa kegiatan ini tak hanya Internasional Conference dari lima negara peserta yakni Indonesia, Brunai Darussalam, Taiwan, Malaysia dan Jepang. Akan tetapi juga diikuti Seminar Nasional Aplikasi Teknologu untuk Masyarakat (Snaptekmas) 2019.

“Jadi ini kegiatan tahunan untuk mempertemukan para peneliti, para akademisi untuk sharing informasi berkaitan dengan penelitian berdasarkan hasil kerja masing-masing bidang,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Polsri , Dr Ing Ahmad Taqwa MT, melalui Pembantu Direktur I Carlos RS ST MT, mengatakan, bahwa di era saat ini dosen harus benar-benar meningkatkan kualitasnya yakni dengan mengoptimalkan tujuan Tridarma Perguruan Tinggi.

“Yaitu selain pengajaran yakni penelitian dan pengabdian. Dan lewat The 3 RD First International Conference 2019 yang digelar Polsri diharapkan meningkatkan publikasi jurnal dan juga pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa International Conference ini menyoroti perkembangan tentang penelitian digital melalui perkembangan teknologi aplikasi. Apalagi, pada Internasional Conference ini ada sekitar 250 peserta yang submit. “Dari semua hasil submit ada 191 jurnal penelitian atau paper dan 59 artikel pengabdian,” tutupnya

Dialog Pelibatan Civitas Akademika di Polsri dalam Pencegahan Terorisme melalui FKPT Sumsel

Polsri. 1/10/2019. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar kegiatan Dialog Pelibatan Civitas Academica di Politeknik Negeri Sriwijaya dalam Pencegahan Terorisme. Menggandeng Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatera Selatan dalam pelaksanaannya, kegiatan ini bertujuan membangun kewaspadaan terhadap terorisme di lingkungan kampus

Untuk kegiatan dialog di Polsri, BNPT dan FKPT akan menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Direktur Pencegahan BNPT, Brigadir Jenderal (Pol) Hamli, mantan anggota jaringan pelaku terorisme, Kurnia Widodo,Kepala FKPT,  Kepala Dinas Pendidikan, Wakil Direktur Polsri Bidan 1 dan III, para dosen dan 300 mahasiswa.

Dialog pelibatan civitas academica dalam pencegahan terorisme dilaksanakan sebagai wujud hadirnya pemerintah untuk terus membentengi masyarakat dari pengaruh paham radikal terorisme. “Ini adalah wujud silaturahmi pemerintah, dalam hak ini diwakili oleh BNPT, dengan masyarakat yang direpresentasikan oleh FKPT dan civitas academica,” ujarnya.

Melalui dialog ini diharapkan mampu memotivasi civitas academica untuk terus berupaya mensterilkan kampus dari pengaruh paham radikal terorisme. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menyadarkan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan perguruan tinggi, bahwa kampus dan sekitarnya dapat disasar oleh kelompok radikal terorisme untuk memupuk intoleransi dan hal ini harus diatasi bersama-sama

“Keterlibatan Pak Kurnia akan sangat menarik, karena beliau sosok yang pernah terlibat secara langsung bagaimana terorisme berkembang di lingkungan kampus, sehingga diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran untuk semua,” pungkas Hamli.

“Dibutuhkan perhatian seluruh pemangku kepentingan di lembaga pendidikan tinggi, bahwa terorisme senantiasa bermutasi dengan cepat, semakin hari semakin bervariasi, baik dalam bentuk, metode, pelaku, dan sasaran,” jelasnya.

Celah yang dapat dimanfaatkan kelompok radikal terorisme untuk menyebarkan ideologinya harus ditutup civitas academika.

Sebab itu, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatera selatan menyelenggarakan kegiatan Pelibatan Civitas Academica dalam Pencegahan Terorisme di Balikpapan dan sekitarnya.”Ini sebagai upaya menggalang kebersamaan seluruh pemangku kepentingan menghadang laju pergerakan ideologi radikal dan penetrasi kelompok terorisme di perguruan tinggi. Kemudian menjadikan kampus episentrum damai di tengah masyarakat, dan perekat bangsa yang majemuk, dalam bingkai NKRI,” bebernya.

Mahasiswa MI Dapat Peringkat Kedua Nasional KMIPN 2019

Kompetisi Mahasiswa bidang Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) Ke-2 yang diadakan pada Tahun 2019 di Politeknik Caltex Riau sebagai momentum penyaluran bakat dan minat serta mendorong para mahasiswa untuk berinovasi di berbagai bidang ilmu Teknlogi dan Informatika (TIK) dalam kegiatan ini setiap Politeknik yang memiliki Program studi TIK ikut dalam kegiatan ini yang diselenggarakan pada tanggal 11 – 12 September 2019 di Politeknik Kaltek Riau. Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa manajemen informatika dan teknik komputer Polsri.

Dalam ajang setiap tahun ini yang di selenggarakan oleh Badan Koordinasi Mahasiswa Politeknik Indonesia (BAKORMA) mengadakan dengan beberapa kompetisi yaitu : Hackathon, Animasi, Bisnis TIK, aplikasi e-Government, Keamanan Jaringan, Cipta Inovasi Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, Internet of Things (IoT) Smart Innovation Challenge, dan Pengembangan Aplikasi Permainan.

diharapkan dapat mengajak serta mendorong kreativitas mahasiswa Politeknik seluruh Indonesia untuk dapat berperan serta dalam mendukung tercapainya masyarakat yang smart dan bermartabat. Selain berkompetisi, acara ini juga menyuguhkan pameran teknologi serta workshop teknologi guna meningkatkan kualitas dan wawasan generasi muda untuk mencapai target IT for Smart Society.

Pada tahun kedua kegiatan ini Polsri kembali memperbaiki peringkatnya yang pada tahun sebelumnya (tahun pertama) Polsri hanya menempati peringkat ke tiga, namun pada tahun ini di ajang yang sama Polsri mendapat peringkat kedua di bidang Games Development. Yang lebih menggembirakan para peserta tidak lama dari hasil pengumuman langsung di hubungi oleh Founder gamebrott.com ditawarkan kerjasama dengan mereka.

Indra Satriadi selaku ketua Jurusan Manajemen Informatika Polsri, mengucapkan terimakasih kepada mahasiswanya Jurusan Manajemen Informatika yang telah berjuang untuk mendapatkan yang terbaik, walau tahun ini masih di peringkat kedua, Alhamdulillah ujarnya, karena tentu untuk mendapatkan peringkat tersebut bukan sesuatu yang mudah apalagi setingkat nasional, yang pasti anak-anak sudah membawa nama baik Polsri di tingkat Nasional.

Tiga Calon Direktur Siap Maju Ke Tahap Pemilihan Senat Bersama Kemenristekdikti

Ketua Panitia Pemilihan Direktur Polsri Dicky Seprianto mengatakan dari empat tahapan pemilihan direktur yang dimulai penjaringan, penyaringan, pemilihan dan penetapan.

“Saat ini sudah memasuki penyaringan yang dilakukan dengan penyampaian visi misi dan progran kerja yang dihadiri oleh pejabat  Kemenristek Dikti,” jelas dia.

Setelah visi misi dan pemaparan dilakukan tanya jawab dserta akan dilakukan rapat senat tertutup untuk mendapatkan tiga calon direktur.

Setelah rapat senat khusus terbuka ditutup dengan agenda pemaparan Visi dan Misi serta program kerja Balon. Rapat senat tertutup dibuka kembali dengan agenda tunggal Penyaringan Balon, setelah dilakukan pemilihan oleh anggota senat Polsri maka didapat tiga nama calon direktur yaitu Dr. Ing. Ahmad Taqwa, M.T., Ir. Sairul Efendi, M.T. kemudian Ir. A. Rahman, M.T. ketiga nama ini akan dikrimkan ke Kemenristek dikti untuk dilakukan pemilihan pada tahap berikutnya senat Polsri bersama suara Menteri.

Selanjutnya proses laporan secara resmi oleh Senat ke Kemenristekdikti kemudian tahap berikutnya dilakukan pemilihan oleh senat bersama dengan Kemenristekdikti yang memiliki persentase suara 35 persen dan senat 65 persen,” jelas dia.

Setelah itu, akan dirapatkan untuk penetapan  siapa yang akan terpilih sebagai Direktur Polsri dan akan dilantik.

Empat Balon Direktur Polsri Paparkan Visi, Misi dan Program Kerja.

Empat bakal calon Direktur Politehnik Sriwijaya periode 2020-2024 yakni Ir Sairul Efendi MT, Drs Zakaria MPd, Ir A Rahman MT dan Dr. Ing. Ahad Taqwa, M.T.,  Kamis (12/9/2019) menyampaikan visi, mmisi dan program kerja di Aula KPA.

Paparan Visi, Misi dan Program kerja dilakukan dalam Rapat Senat Terbuka, Ketua Senat, Zamheri, ST, MT. mengatakan, Karena memenuhi syarat anggota senat yang hadir maka rapat senat terbuka dengan agenda tunggal penyampaian visi, misi dan program kerja bakal calon direktur periode 2020 – 2024, dalam rapat senat tersebut di hadiri langsung Direktur Pembinaan Kelembagaan Kemenristek Dikti Dr. Totok Prasetyo, B. Eng M.T.

Sebelum menyampaikan visi, misi dan program kerja empat bakal calon ini mengambil nomor urut untuk menyampaikan visi misi dan program kerja.  Nomor urut satu untuk pemaparan visi misi dan program kerja yakni Drs Zakaria MPd,  nomor urut dua penyampaian yakni Ir A Rahman MT, nomor urut tiga yakni Dr Ing Ahmad Taqwa MT dan terakhir yakni Ir Sairul Efendi MT. Setiap penyampaian visi, misi dan progran kerja ini diberikan waktu selama lima belas menit.

Setelah memaparkan Visi, Misi dan Program Kerja ke empat calon langsung di berikan pertanyaan dari Kemenristek Dikti. Sairul yang mendapatkan kesempatan pertama menjawab pihaknya akan berusaha untuk kerja keras semua pihaknya. Menurutnya dalam menangani kearsipan data , sarana dan prasaran masih kurang dan ini menjadi penghambat. “Ini menjadi PR dan tantangan besar bagi kami bakal calon Direktur. Kedepan pola pendataan, dokumentasi yang belum rapi ini akan dirapikan. Kalau rapi tak akan tergeser clusternya dari 5 besar,” ujar Zakaria.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh calon petahanan, Taqwa mengatakan penilaian ini titik terlemah ada di sistem administrasi, hampir semua di kelembagaan turun karena ini. “Dari data tersebut memancing kita semua untuk memperbaiki titik ini. Itu juga yang akan kita perbaiki contoh data kerjasama dan lain sebagianya. skema pola pencatatan di pusat kunci pengembangan adminsitrasi,” tegasnya dalam waktu tiga menit , waktu yang diberikan oleh panitia.

Bakal calon Direktur, Rahman juga mengatakan langkah konkrit yang akan dilakukan jika dirinya terpilih yakni selalu aktif dan kontrol administrasi. “Jika ini kita lakukan maka predikat ini akan kita geser, bukan nomor dua lagi tapi bisa menjadi nomor satu,” tegas dia.

Empat bakal calon ini adalah orang politeknik sehingga harus tahu dengan semua keadaan. “Baguslah niatnya dan nawaitunya untuk memajukan Polsri. Kami menyerahkan semuanya ke Polsri untuk memilih pemimpin yang terbaik,”beber Pak Totok Prasetyo.

Kata dia, untuk melakukan upaya peningkatan Polsri ada tiga  hal yakni dari pimpinannya atau leadership, komitmen  yang kuat dan  sistem yang terintegrasi dengan baik.

 “Saya lihat sistem belum baik, saya lihat data menjadi hambatan dan harapan kami Polsri  bisa kembali ke posisi dua ,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Direktur Polsri Dicky Seprianto mengatakan dari empat tahapan pemilihan direktur yang dimulai penjaringan, penyaringan, pemilihan dan penetapan.

“Nah saat ini sudah memasuki penyaringan yang dilakukan dengan penyampaian visi misi dan progran kerja yang dihadiri oleh pejabat  Kemenristek Dikti,” jelas dia.

Setelah visi misi dan pemaparan dilakukan tanya jawab dserta akan dilakukan rapat senat tertutup untuk mendapatkan tiga calon direktur.

“Selanjutnya proses laporan secara resmi oleh Kemenristek Dikti yang nanti akan dilakukan pemilihan yang akan dihadiri oleh kuasa menteri yang memiliki persentase suara 35 persen dan senat 65 persen,” jelas dia.

Setelah itu, akan dirapatkan untuk penetapan  siapa yang akan terpilih sebagai Direktur Polsri dan akan dilantik.

Setelah rapat senat khusus terbuka ditutup dengan agenda pemaparan Visi dan Misi serta program kerja Balon. Rapat senat tertutup dibuka kembali dengan agenda tunggal Penyaringan Balon, setelah dilakukan pemilihan oleh anggota senat Polsri maka didapat tiga nama calon direktur yaitu Dr. Ing. Ahmad Taqwa, M.T., Ir. Sairul Efendi, M.T. kemudian Ir. A. Rahman, M.T. ketiga nama ini akan dikrimkan ke Kemenristek dikti untuk dilakukan pemilihan pada tahap berikutnya senat Polsri bersama suara Menteri.

Penyambutan mahasiswa SEA-TVET Malaysia, Mahasiswa Permata, dan Mahasiswa Asing serta mahasiswa ADIK Papua

Polsri. 9/9/2019. Selamat datang mahasiswa SEA-TVET Malaysia, Mahasiswa Permata, dan Mahasiswa Asing serta mahasiswa ADIK Papua di kampus Politeknik Negeri Sriwijaya . Penyambutan di hadiri pembantu Direktur IV, Ketua jurusan Teknik Sipil,Ketua Jurusan Teknik Mesin, Ketua Jurusan Bahasa Inggris, Ketua Jurusan Akuntansi, dosen dan 13 mahasiswa dalam acara Cross Culture Understanding Events.

Melalui program ini diharapkan agar para mahasiswa yang mengikuti kegiatan pertukaran magang dapat mengaplikasikan apa yang telah mereka peroleh selama di kampus ke dunia kerja yang sesungguhnya. Selain itu, para mahasiswa juga diajak untuk belajar dan memahami budaya dan kebiasaan di negara tempat mereka magang.

Balon Direktur Polsri Akan Menyampaikan Visi, Misi dan Program Kerja 4 tahun kedepan.

Print

Pemilihan Calon Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri)  Periode 2020-2024 dengan tahapan penjaringan bakal calon (Balon) yang prosesnya dimulai dari tanggal 12 Agustus 2019 hingga tanggal 3 September 2019. Pada tahap akhir penjaringan balon terdapat 20 nama yang di usulkan menjadi balon, semuanya berasal dari Dosen Polsri dan tidak terdapat calon dari luar Polsri.

Dari 20 nama tersebut, empat balon yang mengembalikan formulir dan persyaratan balon Direktur. Setelah dilakukan verifikasi oleh panitia pemilihan terhadap dokumen dan persyaratan semuanya dinyatakan memenuhi persyaratan. Selanjutnya pada tanggal 5 September 2019 dilakukan rapat senat tertutup untuk menetapkan ke empat bakal calon.

yaitu : Ir. Sairul Efendi, M.T. (Jurusan Teknik Mesin), Drs. Zakaria, M.Pd. (Jurusan Bahasa Inggris), Ir. A. Rahman, M.T (Jurusan Teknik Elektro) dan Dr. Ing. Ahmad Taqwa, M.T (Jurusan Teknik Elektro), Selanjutnya senat polsri akan mengundang pejabat dari Kemenristek Dikti untuk dapat hadir mengikuti penyampaian visi, misi dan program kerja  dari masing – masing balon yang dilaksanakan Antara tanggal 12 -17 September 2019.

Kuliah Umum Mahasiswa Baru Kelas Kerjasama Polsri dan MSU Malaysia

Palembang, 9/5/19. Politeknik Negeri Sriwijaya bekerja sama dengan Management of Science University (MSU)-Malaysia membuka Double Degree Program (DDP) yang dirancang untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas serta memiliki kemampuan softkill dan hardskill yang handal .

Acara ini dihadiri Pembantu Direktur IV , Ketua jurusan manajemen informatika, ketua jurusan akuntansi dan ketua jurusan mesin.  77 mahasiswa MSU dari jurusan Akuntansi Sektor Publik, Manajemen Informatika dan Teknik Mesin 

Kuliah umum yang diadakan Polsri memberikan pendidikan kepada mahasiswa mengenai hubungan kerjasama antara polsri dan MSU . Pembicara yaitu Prof. Dr. Eddy Yusuf (VP for Global Affairs Management & Science University).  Adapun pembahasan didalamnya mengenai program MSU  dan politeknik international program yaitu Double Degree Program, Progression Program, Fast Tract Master Program, Post Graduate Program, Visiting Lecturer program, lecturer exchange program, research collaboration , Joint Publication, Joint Conference/seminar, dan GMP Program dan dengan Kuliah umum ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat mahasiswa dalam belajar

POLSRI WISUDA 1.918 Lulusan D3 hingga S2

Minggu, 25/8/2019, Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri)  Menggelar Acara Wisuda ke-35. Sebanyak 1918 orang wisudawan terdiri dari Diploma (D3) berjumlah 1321 orang, Sarjana Terapan (D4) Sebanyak 585 Orang dan Magister (S2) Terapan 12 orang.

Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri), Ahmad Taqwa mengungkapkan, era revolusi industri 4.0 menjadi tantangan yang harus dihadapi alumni. Sehingga dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dalam ilmu yang ditekuninya termasuk ilmu berbahasa asing dan penguasaan informasi teknologi (IT). Untuk itu teruslah berlajar dan belajar tanpa mengenal tempat dan waktu. “Tuntutlah ilmu dari ayunan sampai ke liang lahat” ujarnya.

Selama di Poslri, mahasiswa selaku calon pemimpin bangsa telah ditempa dengan Pendidikan bidang soft skill meliputi kedisiplinan dalam bentuk DIKSARLIN, kepemimpinan, organisasi, karakter, minat dan bakat. Sedangkan Pendidikan Hard skill meliputi pembelajaran ipteks baik teori praktis maupun praktek di lab/bengkel termasuk kerja praktek di industry/perusahaan dengan metode Pendidikan tersebut, Polsri yakin para wisudawan akan menjadi sumber daya manusia (SDM) yang terampil, siap kerja dan usaha serta mempunyai keunggulan kompetitif dan komparatif.

Selain itu juga, Program penelitian sebagai upaya pengembangan dosen dan institusi menjadi perhatian serius bagi Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri). Tahun ini, total dana penelitian dan pengabdian yang diterima dosen Polsri mencapai Rp3,671 miliar. Dana tersebut diberikan Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) RI berdasarkan dari jumlah judul dan orang yang meneliti.

Direktur Polsri Dr. Dipl. Ing Ahmad Taqwa, M.T menjelaskan, kegiatan meneliti merupakan salah satu kewajiban dosen dalam melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi. Melalui penelitian, banyak hasil dan dampak yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni termasuk mengembangkan Pendidikan.

Sebagai sarana mendiseminasi luaran penelitian dan pengabdian, pada Oktober 2019 yang akan datang Polsri akan menyelenggarakan konferensi Internasional penelitian FIRST (Forum in Research, science and Technology) yang ketiga . Selain itu Polsri juga akan menyelenggarakan seminar nasional pengabdian kepada masyarakat SNAPTEKMAS (Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Kepada Masyarakat). Semua upaya ini dimaksudkan untuk meningkatkan capaian hasil penelitian, pengabdian dan juga luaran /publikasi bagi dosen Polsri

Pelepasan Mahasiswa Teknik Komputer Angkatan 2015 & 2016

Rabu, 21/08/19. Bertempat di Gedung Graha Pendidikan Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) acara pelepasan Mahasiswa/I Teknik Komputer Polsri 2019 berjalan lancar. Pada tahun ini akan melepaskan lulusan-lulusan terbaiknya yang berjumlah 177 mahasiswa yang terbagi dalam 2 prodi yaitu Teknik Komputer D3 dan Teknologi Informatika Multimedia Digital.

Ir. Ahmad Bahri Joni Malyan., M.Kom selaku ketua jurusan Teknik komputer memberikan sambutan bahwa Pelepasan calon alumni bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antar alumni Teknik komputer. Dan jagalah nama baik almamater setelah wisuda dan semoga mendapatkan pekerjaan terbaik, ujarnya.

Dr. Ing. Ahmad Taqwa selaku Direktur Polsri memberikan tambahan dalam sambutannya yang berguna bagi calon alumni . ada 5 kunci dalam mencapai tujuan dalam pekerjaan. 1. Doa orangtua, 2. Harus punya softskill komunikasi dan adab yang baik, 3. Dapat bekerjasama dengan tim dan bekerja tidak menghitung waktu, 4. Adaptasi dan 5. Inovasi dan maju kedepan

“Bersainglah dengan para orang hebat , sehingga sekalipun anda kalah maka anda masih menjadi juara” ujarnya.

Kita doakan semoga para calon alumni dapat bermanfaat bagi bangsa dan Negara sesuai dengan jalur pengabdiannya.

Hasil Pengusulan Nama Bakal Calon Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya Periode 2020-2024 Secara Daring

Pengusulan Bakal Calon Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya Periode 2020-2024 oleh warga Politeknik Negeri Sriwijaya secara daring dari tanggal 12 s/d 18 Agustus 2019 telah dilaksanakan. Pada rapat Senat tanggal 20 Agustus 2019 telah ditetapkan 20 (dua puluh) nama yang masuk dalam usulan Bakal Calon Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya periode 2020-2024.

Untuk dapat menjadi Bakal Calon Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya periode 2020-2024, nama-nama yang masuk dalam usulan Bakal Calon Direktur harus melengkapi persyaratan dan menyerahkan dokumen-dokumen paling lambat tanggal 3 September 2019.

Terlampir nama-nama bakal calon Direktur Polsri periode 2020-2024.

Pemandian Teknik Kimia Polsri 2019

Rabu, 21/08/19. Bertempat di Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) acara pemandian dan pelepasan Mahasiswa/I Teknik Kimia Polsri 2019 berjalan lancar. Pemandian calon alumni telah dilaksanakan sejak jurusan teknik kimia melepaskan angkatan pertamanya. Pada tahun ini akan melepaskan lulusan-lulusan terbaiknya yang berjumlah 204 mahasiswa yang terbagi dalam 3 prodi yaitu Teknik kimia D3 berjumlah 88 mahasiswa, Teknik Energi berjumlah 79 mahasiswa dan Teknologi Kimia Industri berjumlah 37 mahasiswa. Pemandian calon alumni memiliki makna sebagai proses pensucian calon alumni agar dapat menghadapi kehidupan sesungguhnya di dunia kerja dan masyarakat.

Adi Syakdani, S.T,M.T selaku ketua jurusan Teknik kimia memberikan sambutan bahwa calon alumni setelah lulus jangan beri waktu untuk bersantai , segeralah mencari pekerjaan setelah wisuda. Dan semoga mendapatkan pekerjaan yang terbaik sesuai ilmu yang didapatkan selama kuliah, ujarnya.

Dr. Ing. Ahmad Taqwa selaku Direktur Polsri memberikan tambahan dalam sambutannya yang berguna bagi calon alumni . ada 5 kunci dalam mencapai tujuan dalam pekerjaan. 1. Doa orangtua, 2. Harus punya softskill komunikasi dan adab yang baik, 3. Dapat bekerjasama dengan tim dan bekerja tidak menghitung waktu, 4. Adaptasi dan 5. Inovasi.  

“Bersainglah dengan para orang hebat , sehingga sekalipun anda kalah maka anda masih menjadi juara” ujarnya.

Kita doakan semoga para calon alumni dapat bermanfaat bagi bangsa dan Negara sesuai dengan jalur pengabdiannya.

Polsri Selenggarakan Workshop Metodologi Pembelajaran Bagi Dosen Polsri

Polsri, 19/08/2019. Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) meneyelenggarakan Workshop Metodologi Pembelajaran bagi dosen Polsri. Acara yang berlangsung dari tanggal 19 – 28 Agustus 2019 bertempat di Aula KPA Polsri di ikuti oleh 32 dosen CPNS.

Acara dibuka oleh Direktur Polsri Dr.Ing. Ahmad Taqwa, M.T., dalam sambutannya menyampaikan tentang pembekalan pembelajaran lengkap dengan teknologi. Dr.Ing. Ahmad Taqwa, M.T mengawali materi dengan memaparkan tentang peran perguruan tinggi dalam meningkatkan daya saing bangsa dalam mewujudkan Indonesia sebagai kekuatan baru dunia.  Dan tantangan-tantangan yang dihadapi para dosen saat ini. Dilanjutkan pada bagaimana proses pembelajaran serta visi dan misi perguruan tinggi saling terkait dan harus selaras untuk menghasilkan lulusan yang berkompetensi. Saat mengajar, dosen perlu menyusun strategi pembelajaran agar materi materi yang disampaikan dapat terserap dan dipahami oleh mahasiswa bahkan sampai mahasiswa mampu mempraktekkannya.

Tujuan diselenggarakannya workshop ini adalah untuk menunjang dan meningkatkan kegiatan akademis di lingkungan Polsri, secara spesifik yaitu meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar melalui variasi metode pembelajaran oleh dosen-dosen Polsri. Selain itu, kegiatan ini juga untuk meningkatkan kompetensi dosen dalam mengajar. Diharapkan dengan metode pembelajaran yang bervariasi akan mengurangi tingkat kejenuhan mahasiswa saat kuliah dan juga dapat meningkatkan motivasi dan partisipasi mahasiswa saat di kelas sehingga materi kuliah dapat diserap secara optimal oleh mahasiswa.

RD.Kusumanto, ST, MM memberikan materi tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dimana KKNI merupakan sebuah kualitas SDM Iindonesia sehingga Tujuan workshop ini juga untuk meningkatkan mutu kurikulum prodi di masing-masing jurusan peserta. Workshop juga diharapkan meningkatkan kemampuan para dosen dalam penyusunan kurikulum.

Carlos, ST., MT selaku wakil direktur 1 dalam sambutannya mengatakan sesuai dengan Permenristedikti Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.terdapat tentang Standar pembelajaran , standar kelulusan perguruan tinggi  dan Salah satunya yaitu standar kurikulum.

Diharapkan para peserta memiliki kompetensi yang dituju yakni memahami kurikulum perguruan tinggi dan standar proses pembelajaran, landasan filosofis dan pedagogis pengembangan kurikulum pendidikan tinggi berbasis standar nasional, kemudian mampu merumuskan capaian pembelajaran, serta dapat menyusun RPS dan RAP berpedoman pada kurikulum pendidikan tinggi berbasis standar nasional pendidikan.

Silaturahmi dan Pembahasan Kerjasama Polsri dengan Paguyuban Sinar Mas Sumsel

Polsri, 15/8/2019. Bertempat di Gallery Smartfren Jakabaring, telah berlangsung Silaturahmi dan Pembahasan Kerjasama dengan Grup Perusahaan Sinar Mas dan Peguyuban Perusahaan.

Acara dihadiri oleh Dr. Ing. Ahmad Taqwa, M.T , Drs. Zakaria, M.Pd,Yudi Wijanarko, S.T., M.T,  Iwan Setiawan, S.Hut., M.Si, Wandha Yudhistira, Yansia, Ernita Sri Wahyudi , dan masing-masing perwakilan dari 11 unit bisnis dari sinarmas group,  Dosen Polsri dan mahasiswa HMJ Teknik Elektronika Polsri.

Penguyuban Sinar Mas bertujuan untuk menjalin komunikasi terkait program sosial dan hubungan kemitraan bisnis. Serta dapat semakin memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat dan bersinergi satu dengan yang lain.  Keanggotaan Peguyuban Sinar Mas Sumsel terdiri dari PT. OKI Pulp & Paper Mill, Bank Sinarmas Palembang, SMMF, SMF Muba & Banyuasin, Asuransi Sinarmas Palembang (ASM), mitra sinar MAS Forestry OKI, Smart Agribisnis/Sawit Mas Sejahtera, Smartfren, Asset Management, KBRU, My Republik.

Menurut Dr. Ing Ahmad Taqwa selaku Direktur Polsri, telah berinisiatif menerapkan pendekatan dual system. “Dimana pihak Sinarmas Group dapat menjaring sumber daya manusia, khususnya potensi setempat, dengan kapasitas yang sesuai kebutuhan dan karakteristik Sinarmas Group. Selain itu, langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah mendorong keterlibatan sektor industri guna berbagi pengetahuan, kompetensi dan kecakapan dalam menghasilkan sumber daya siap kerja,” ujarnya.

Sistem ini melibatkan sektor industri turut dalam penyusunan kurikulum pendidikan tinggi yang memadukan pembelajaran sebanyak 70 persen praktek dan 30 persen teori. selebihnya berupa praktik di lingkungan kerja, sesuai kebutuhan industri terkait

Semoga akan berlanjut kerjasamanya dalam beberapa agenda kegiatan bagi kampus Polsri.  Rencana diskusi dan teknis pelaksanaan akan berlanjut pada hari Selasa minggu depan di Kampus Polsri.

Dirlantas Polda Sumsel Goes to Campus Polsri

Polsri. 6/8/2019. Bertempat di Lapangan Polsri. Acara Sisdikti diisi oleh Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol Dwi Asmoro. kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para mahasiswa/i bahwa pencegahan dan himbauan terkait laka lantas ini tidak hanya merupakan tugas polisi saja, melainkan tugas bersama untuk memberikan sentuhan dan sosialisasi akan pentingnya keselamatan berkendara guna menghindari kecelakaan.

“Lewat kegiatan ini kita mengajak mahasiswa dan akademisi untuk bersama-sama menosialisasikan bahaya laka lantas dan himbauan keselamatan dalam berkendara,” ujarnya.
Lanjutnya, dalam kegiatan tersebut juga dijelaskan beberapa faktor penyebab terjadinya kecelakaan, salah satunya human error atau kelalaian manusia.

pada kegiatan itu juga dihadirkan testimoni dari korban laka lantas agar menjadi pembelajaran dan evaluasi bagi para peserta, sehingga saat acara sudah selesai dapat tertanam dipikiran para peserta bahwa kecelakaan itu tidak ada untungnya.
“Rata-rata korban kecelakaan itu kondisinya menyedihkan dan kecelakaan itu tidak ada untungnya,” ucapnya.

Disela kegiatan Sisdikti yang dilaksanakan oleh Korlantas dibagikan berbagai hadiah doorprize untuk mahasiswa baru Polsri tahun 2019. Berbagai hadiah ini tentu menjadi penyemangat bagi sekitar 3080 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang ikut kegiatan Sisdikti.

Dirlantas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Dwi Asmoro mengatakan kegiatan yang dilaksanakan terkait program Police Goes To Campus dengan tema Disiplin Lalu Lintas Sebagai Cerminan Disiplin Diri” bertujuan untuk menggugah para kalangan akademisi kampus untuk mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.

“Kecelakaan itu tidak dapat diprediksi, namun bisa diminimalisir” ungkapnya. dan seluruh peserta sangat antusias mengikuti kegiatan hingga akhir acara.